Mengenal Filosofi Di Balik Logo Ikan Pada Kalis Cup Season V 2026

Mengenal Filosofi Di Balik Logo Ikan Pada Kalis Cup Season V 2026

Oktober 08, 2026 | Oktober 08, 2026 WIB Last Updated 2026-10-08T03:59:43Z
KAPUAS HULU,DETIKSATU.COM || Kalis Cup Season V Tahun 2026, yang digelar di Lapangan Bumi Mentaba, Desa Nanga Kalis, kecamatan Kalis kabupaten Kapuas hulu, ternyata menyimpan makna filosofis yang mendalam. Di balik logo, pemilihan warna, hingga slogan yang terpampang megah, terselip identitas budaya dan semangat gotong royong masyarakat setempat. 

Hal ini diungkapkan langsung oleh Mas Arik, salah satu pencetus juga putra daerah Desa Nanga Kalis yang juga sebagai salah seorang Panitia dalam Kalis Cup Season V, yang berlangsung di Desa Nanga Kalis, kepada detiksatu.com, rabu sore (7/10/2026).

  Filosofi Ikan Bauk: Simbol Kelimpahan dan Kebersamaan
Menurut Arik, pemilihan ikon ikan pada logo turnamen bukanlah tanpa alasan. Desain ini terinspirasi langsung dari lokasi lapangan sepak bola yang berdekatan dengan Danau Mentaba yang berada di Desa Nanga Kalis.

Gambaran Ikan Bauk jekuk kita, ikan kebanggaan orang Hulu . Sebagaimana ikan bauk yang selalu ramai dan berlimpah saat musim mudik, filosofi ini menggambarkan semangat kebersamaan. Intinya, kita semua bahu-membahu untuk menyukseskan turnamen terbuka ini, ujar Arik dengan nada bangga. 

Ikan Bauk dipilih bukan hanya sebagai identitas lokal masyarakat Nanga Kalis yang hidup berdampingan dengan alam Danau Mentaba, tetapi juga sebagai simbol kelimpahan rezeki dan persatuan yang erat.

Harmoni Merah dan Biru: Semangat Juang dan Harapan Masa Depan
Selain logo, dominasi warna merah dan biru pada identitas visual turnamen juga sarat akan makna:
   1. Merah: Mencerminkan bara semangat juang para pemuda-pemudi Desa Nanga Kalis. Warna ini menjadi representasi energi dan kerja keras para generasi muda untuk bergotong royong mewujudkan Open Tournament Kalis Cup Season V, dari nol hingga menjadi kenyataan.
   2. Biru: Melambangkan ketenangan, kepercayaan, dan optimisme. Pemuda Nanga Kalis percaya bahwa masa depan sepak bola di Kabupaten Kapuas Hulu akan terus berkembang. Warna ini juga menegaskan fungsi turnamen sebagai wadah silaturahmi yang menyejukkan antar-desa maupun antar-kecamatan.

"Nusah Lengah, Anang Gak Angah": Pesan Moral di Atas Tribun
Salah satu daya tarik utama turnamen ini adalah slogan lokal yang terpampang besar di tribun utama: "Nusah Lengah, Anang Gak Angah" . Bagi yang belum akrab dengan bahasa daerah, slogan ini menyimpan pesan moral yang sangat relevan bagi para pemain dan penonton.

"Nusah Lengah" bisa diartikan sebagai jangan mudah lengah atau terlena. Setiap ada kesempatan, kita harus memanfaatkannya untuk melakukan hal baik, belajar, dan berkembang," ujar mas Arik. 

Sedangkan "Anang Gak Angah" bermakna tetaplah tenang dan jangan mudah terpancing emosi. Karena pada dasarnya, turnamen ini adalah ajang silaturahmi untuk kita semua, menekankan pentingnya menjujung tinggi sportivitas dan kedewasaan dalam berolahraga.

Simbol Persatuan yang Resmi Dimulai
Dengan fondasi filosofi yang kuat tersebut, Kalis Cup Season V bukan sekedar kompetisi sepak bola menjadi simbol persatuan, pelestarian identitas budaya, dan bukti kedewasaan pemuda dalam berorganisasi.

Kalis Cup Season V pun siap menjadi panggung bukan hanya untuk mencari juara, tetapi juga untuk merayakan kebersamaan, warisan budaya, dan masa depan sepak bola Kapuas Hulu yang lebih cerah.

(Joko)
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Mengenal Filosofi Di Balik Logo Ikan Pada Kalis Cup Season V 2026

Trending Now