SEMMI Sumbar Desak Kalapas IIA Padang Dicopot, Soroti Dugaan Peredaran Narkoba di Dalam Lapas

SEMMI Sumbar Desak Kalapas IIA Padang Dicopot, Soroti Dugaan Peredaran Narkoba di Dalam Lapas

Oktober 06, 2026 | Oktober 06, 2026 WIB Last Updated 2026-10-06T07:02:05Z

Padang,detiksatu.com || Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) Sumatera Barat menggelar aksi unjuk rasa di depan Lapas Kelas IIA Padang, Senin (5/10/2026).

Dalam aksi tersebut, SEMMI Sumbar menyampaikan sejumlah tuntutan yang menyoroti dugaan peredaran narkotika, pengawasan petugas, keamanan, serta tata kelola Lapas Kelas IIA Padang.

Tuntutan utama yang disuarakan adalah mendesak Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan mencopot Kalapas Kelas IIA Padang sebagai bentuk evaluasi atas dugaan persoalan peredaran narkotika yang menjadi sorotan mereka.

10 Tuntutan SEMMI Sumbar

Pertama, SEMMI Sumbar mendesak Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan mencopot Kalapas Kelas IIA Padang terkait dugaan persoalan peredaran narkotika.

Kedua, SEMMI meminta dilakukan pemeriksaan dan evaluasi terhadap pihak-pihak yang diduga mengetahui maupun terlibat dalam persoalan tersebut.

Ketiga, SEMMI mendesak dibukanya investigasi secara menyeluruh dan transparan untuk mengungkap dugaan masuk dan beredarnya narkotika di lingkungan Lapas.

Keempat, seluruh petugas yang berkaitan dengan persoalan tersebut diminta diperiksa, termasuk terhadap dugaan keterlibatan, pembiaran maupun penyalahgunaan wewenang.

Kelima, SEMMI meminta pengawasan keluar-masuk orang dan barang diperketat, termasuk pemeriksaan paket serta barang bawaan yang masuk ke lingkungan Lapas.

Keenam, pengawasan terhadap sarana komunikasi warga binaan juga diminta diperketat, termasuk penindakan terhadap penggunaan alat komunikasi ilegal.

Ketujuh, SEMMI mendorong penguatan program pembinaan dan rehabilitasi bagi warga binaan kasus narkotika agar dapat mencegah keterlibatan kembali dalam penyalahgunaan maupun peredaran narkoba.

Kedelapan, SEMMI meminta keterbukaan informasi mengenai hasil pemeriksaan dan penindakan terhadap dugaan pelanggaran narkotika di lingkungan Lapas.

Kesembilan, SEMMI meminta perlindungan terhadap pihak yang mengungkap dugaan peredaran narkotika serta memastikan tidak adanya intimidasi terhadap pemberi informasi.

Kesepuluh, SEMMI mendesak dilakukannya evaluasi dan pengawasan secara berkala terhadap sistem keamanan dan pembinaan Lapas Kelas IIA Padang dengan melibatkan pengawasan publik.

Aksi Sempat Memanas

Di tengah aksi, terjadi ketegangan antara peserta dengan aparat. Salah seorang peserta aksi, Fardian Pratama, mengaku mengalami tindakan kekerasan saat proses pengamanan.

 “Saya diinjak di bagian perut, punggung dan kepala,” ujar Fardian kepada detiksatu.com.


Fardian menyebut sejumlah peserta mengalami luka dan satu peserta sempat diamankan aparat sebelum akhirnya dilepaskan. Persoalan tersebut kemudian disebut akan dibawa kepada Kapolda Sumatera Barat untuk ditindaklanjuti.

Pada Senin malam, redaksi detiksatu.com juga menerima laporan dari Jalal, sebagai mantan LBH Padang dan kini berada di PB SEMMI Jakarta. Ia menyebut kader SEMMI mendapat perlakuan arogan dari aparat saat aksi berlangsung.

Foto dan video terkait aksi yang digunakan dalam pemberitaan ini merupakan dokumentasi yang diserahkan pihak SEMMI Sumbar kepada redaksi detiksatu.com.

Hingga berita ini diterbitkan, detiksatu.com masih mengupayakan konfirmasi dari pihak Lapas Kelas IIA Padang dan Polda Sumatera Barat terkait tuntutan SEMMI maupun dugaan tindakan terhadap peserta aksi. (R.Habibi)
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • SEMMI Sumbar Desak Kalapas IIA Padang Dicopot, Soroti Dugaan Peredaran Narkoba di Dalam Lapas

Trending Now