Semarang, detiksatu.com || Etika Halawa, S.E., salah satu tokoh pendidikan asal Kepulauan Nias sekaligus pemerhati adat dan budaya, menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas penyelenggaraan Wisuda ke-55 Universitas AKI (UNAKI) Semarang.
Dalam kesempatan tersebut, Etika Halawa yang juga menjabat sebagai Ketua Yayasan Pelita Terang Nusantara menegaskan pentingnya membangun generasi muda Kepulauan Nias yang memiliki integritas, komitmen, karakter, serta tanggung jawab terhadap masa depan daerah dan bangsa.
Melalui Yayasan Pelita Terang Nusantara, ia mendorong pemuda dan pemudi Kepulauan Nias agar tidak hanya mengejar gelar akademik, tetapi juga mampu menghasilkan karya, inovasi, dan ciptaan nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat serta mendorong kemajuan Kepulauan Nias.
"Pemuda Nias harus dan wajib menjadi agen kemajuan daerah. Setelah menyelesaikan pendidikan, jangan hanya membawa pulang gelar sarjana, tetapi bawalah ilmu, gagasan, karya, dan kontribusi nyata untuk membangun Kepulauan Nias menuju Indonesia Emas 2045," tegas Etika Halawa.
Ia juga menyampaikan pesan khusus kepada generasi muda Nias melalui sebuah prinsip perjuangan pendidikan:
"Pantang pulang sebelum memakai toga wisuda. Namun, jangan berhenti pada kebanggaan mengenakan toga. Pantang kuliah jika tidak memiliki komitmen untuk ikut membangun Kepulauan Nias."
Menurutnya, pendidikan tinggi harus menjadi instrumen perubahan sosial dan pembangunan daerah. Para lulusan perguruan tinggi diharapkan mampu menjadi pemimpin, pengusaha, inovator, tenaga profesional, serta pelopor perubahan yang membawa dampak positif bagi masyarakat.
Lebih lanjut, Etika menekankan bahwa kemajuan Kepulauan Nias tidak dapat hanya dibebankan kepada pemerintah. Diperlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda terdidik, untuk membangun sumber daya manusia, memperkuat ekonomi, menjaga adat dan budaya, serta menciptakan peluang kerja di daerah.
Ia berharap momentum Wisuda ke-55 Universitas AKI Semarang menjadi inspirasi bagi pemuda-pemudi Kepulauan Nias untuk terus mengejar pendidikan setinggi mungkin, menjaga integritas, dan mempersiapkan diri mengambil peran strategis dalam pembangunan daerah maupun nasional.
"Gelar adalah pencapaian, ilmu adalah kekuatan, tetapi karya dan pengabdian adalah bukti nyata bahwa pendidikan memberikan manfaat bagi kemajuan bangsa dan tanah kelahiran."
Etika Halawa, S.E.
Ketua Yayasan Pelita Terang Nusantara
Menerangi Hati, Memberdayakan Negeri.
( Gaba'atulo W. )