Gunungsitoli,detiksatu.com || Tokoh masyarakat sekaligus penggerak perubahan Kota Gunungsitoli, Yusman Dawolo (Bang YD), memberikan kritik strategis terkait pola kepemimpinan daerah saat ini. Menurutnya, sebuah daerah tidak akan pernah melahirkan karya-karya besar yang membawa kemajuan ekonomi, lapangan kerja, dan kesejahteraan jika pemimpin tertingginya masih sibuk mengurusi hal-hal teknis berskala kecil yang seharusnya bisa didelegasikan kepada jajaran bawahannya.
Hal tersebut ditegaskan oleh Bang YD menyikapi fenomena gaya kepemimpinan seremonial yang seringkali mengabaikan esensi kebijakan makro.
"Kalau seorang pemimpin masih sibuk dengan hal-hal kecil—seperti turun langsung membagikan akta kelahiran secara seremonial, ikut dalam seremonial menanam pohon, atau agenda-agenda teknis lainnya yang merupakan tugas administratif—maka daerah itu sudah pasti tidak akan menghasilkan karya besar," ujar Yusman Dawolo.
Menurut Bang YD, tugas utama seorang kepala daerah atau pemimpin tertinggi adalah menjadi arsitek pembangunan nasional maupun regional. Fokus energi, waktu, dan pikiran pemimpin seharusnya dialokasikan untuk merancang lompatan besar demi kemajuan daerah, pembukaan lapangan kerja seluas-luasnya, dan peningkatan kesejahteraan hidup rakyat.
Ia menambahkan bahwa fungsi manajemen modern yang paling dasar adalah delegasi. Urusan administratif kemasyarakatan seperti dokumen kependudukan seharusnya sudah selesai dan berjalan otomatis di tingkat dinas, camat, hingga lurah atau kepala desa melalui sistem yang terintegrasi dan efisien.
"Pemimpin itu memimpin visi, membuka jaringan investasi, menciptakan regulasi yang ramah kerja, dan membangun infrastruktur fundamental. Jika waktu habis untuk seremonial kecil demi citra semata, lalu siapa yang memikirkan nasib ekonomi rakyat dalam jangka panjang?" cetus penggagas Gerakan Peduli dan Pemersatu Gunungsitoli ini.
Melalui pandangan kritis yang inspiratif dan memotivasi ini, Bang YD mengajak masyarakat untuk lebih jeli dalam melihat kualitas kepemimpinan sejati. Pemimpin yang merakyat, sederhana, adil, dan menjunjung nilai kemanusiaan bukanlah pemimpin yang sibuk memamerkan hal-hal kecil di panggung seremonial, melainkan mereka yang mampu membawa perubahan nyata pada dompet dan meja makan rakyatnya melalui terobosan-terobosan besar.
Tentang Yusman Dawolo (Bang YD):
Yusman Dawolo, yang akrab disapa Bang YD, adalah tokoh perubahan asal Gunungsitoli yang aktif mengampanyekan Gerakan Peduli, persatuan, keadilan sosial, dan kesederhanaan. Ia terus berkomitmen memberikan gagasan konstruktif demi kemajuan wilayah Kepulauan Nias, khususnya Kota Gunungsitoli, agar mampu berdaya saing secara ekonomi dan menyejahterakan seluruh lapisan masyarakat.(Redy Gea )