Jakarta,detiksatu.com || Mantan Guru Besar Ilmu Politik UGM, HM Amien Rais mendukung perjuangan Roy Suryo, Rismon Hasiholan Sianipar dan dokter Tifa yang ketiganya disingkat dengan “RRT”. Amien mengakui terus mengikuti perkembangan antara yang yang pro dan kontra menyangkut ijazah Jokowi yang diduga palsu oleh RRT.
Amien tahu bahwa kini Eggi Sudjana dan Damai Lubis sudah menyeberang. “Itu no problem._Terus saja kita maju ke depan. Tokoh-tokoh pemburu ijazah palsu Jokowi berjuang tanpa pamrih. Hanya ingin menegakkan kejujuran.
Karena apa? Karena dengan ijazah palsunya Jokowi bisa mengibuli bangsa sampai bisa menjadi Wali Kota Solo hampir dua periode, Gubernur DKI dan 10 tahun jadi presiden Indonesia dari 2014 sampai 2024,” kata Amien dalam podcast-nya.
Menurutnya, stamina para tokoh pemburu ijazah Jokowi itu mengagumkan. “Mereka didamprat oleh para piaraan Mulyono atau termul. Namun sama sekali tak terpengaruh. Ditekan polisi lewat segala macam cara tetap tenang. Ya, para ternak Mulyono ini baik yang berseragam maupun yang bersenjata maupun ternak bayaran mencoba dengan segala upaya berusaha meyakinkan masyarakat bahwa ijazah S1 Jokowi sebagai lulusan Fakultas Kehutanan UGM itu asli,” terang Ketua Majelis Syura Partai Ummat ini.
Amien melihat, Jokowi selalu mengatakan bahwa pada waktunya nanti dia akan menunjukkan ijazah aslinya di forum yang tepat yaitu di forum pengadilan. Amien kesal, ”Nah, maaf kita sudah muak dengan omongan Jokowi itu ya sehingga dia dicap sebagai pengecut karena tidak pernah berani menunjukkan ijazah asli yang memang tidak dia miliki.”
Amien memprediksi nasib Jokowi pada tahun 2029 pasti akan berubah. Menurutnya, Jokowi akan merosot drastis jualannya, Gibran tidak laku lagi.
“Itu saya yakin selaku orang awam, saya punya persepsi bahwa tawaran untuk menempuh restorative justice dari pihak termul Jokowi sepintas terdengar baik. Tetapi jangan lupa menurut saya restorative justice itu menjadi restorative injustice. Jadi restoratif kezaliman. Mengapa? Karena pihak yang sudah membuka kedok Jokowi dengan segala cara dan sudah berakhir dengan kesimpulan Jokowi tidak punya ijazah asli itu dipaksa harus berdamai,” terangnya.
Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah ini melihat bahwa Eggi Sudjana dan Damai Lubis sudah jadi korban politik barbarik Jokowi. Sementara trio RRT akan terus diteror supaya mengalami mental breakdown.
Amien mengaku, ia membaca artikel pada 15 Januari 2026, dimana Sutoyo Abadi menulis artikel cukup panjang tentang strategi operasi blokade total untuk mengamankan ijazah palsu yang dimuat dalam zonanews.com.
“Artikel panjang Pak Sutoyo Abadi ini bila saya formulasikan secara singkat adalah kekuatan politik Jokowi yang masih mendompleng dalam rezim Prabowo akan melakukan apa saja untuk memblokade supaya pembuktian ijazah palsu Jokowi tidak terjadi di ruang pengadilan.
Nah, cara paling jitu untuk melemahkan dan menakut-nakuti trio RRT dan TPUA adalah lewat kriminalisasi terhadap trio RRT dan TPUA (Tim Pengacara Aktivis dan Ulama). Bagi Jokowi, ini pendapat saya ya, kasus ijazah palsunya telah menghantui Jokowi siang malam sampai Jokowi sakit-sakitan.
Tetapi kalimat terakhir dalam artikel Pak Sutoyo Abadi itu sepatutnya kita perhatikan. Beliau mengakhiri dengan kalimat selamat berjuang. Kita terus berjuang bersama. Percayalah ketika telah datang yang hak, sekuat apapun kebatilan akan musnah dan lenyap.
Nah, itu juga yang diajarkan oleh Al-Qur’an dalam surah Al-Isra ayat 81. Saya bacakan:
Audzubillahiminasyaithanirrajim. Waqul ja’al haqqu wazahaqal batilu innal batila kana zahuqa. Jadi apabila kebenaran telah datang secara otomatis ya kepalsuan atau kebatilan akan musnah. Nah sesungguhnya kebatilan itu akan musnah atau punah sepunah-punahnya,“ paparnya.
Amien mengajak mengajak semua anak bangsa bahwa rencana busuk dan sangat licik dari Jokowi itu menyelinap di kekuasaan Pak Prabowo itu sungguh tidak elok dan harus dipukulbalik.
“Mudah-mudahan kita dibimbing oleh Yang Maha Esa, Yang Maha Kuasa Allah Subhanahu wa Taala sehingga perjuangan kita insyaallah memetik hasil seperti yang kita inginkan,“ tutup Amien. []

