Dua Posko Dapur Umum Desa Jayalaksana Berharap Dukungan dari Pihak Dinas Terkait

Redaksi
Januari 28, 2026 | Januari 28, 2026 WIB Last Updated 2026-01-28T12:44:37Z
Bekasi - detiksatu.com ll Irwansyah Pemerintah Desa (Pemdes) Jayalaksana  Kecamatan Pebayuran Kabupaten Bekasi membuat dua dapur umum untuk Masyarakat Desa Jayalaksana  yang terdampak banjir.

Menurut Kepala Desa Irwansyah  genangan air di Kampung di Kampung Cangkring ujung sampai ke Cangkring Tengah  sangat parah dampak nya banjir ,kampung yang lain nya tidak terlalu parah .seperti Wates dan teluk ambulu yang ada di  Desa Jayalaksana    saat ini sekitar 30 cm sampai 70 centimeter .

“saya bikin dua posko Dapur umum  untuk warga yg terdampak Banjir yang terparah di Kampung Cangkring yg  sudah langganan disetiap musim hujan, karena luapan Kali Ciherang yg tidak kuat menahan debit nya air .” ungkap Kades dilokasi banjir. 
Rabu, 28/1/2026


Ia menjelaskan, pihaknya mencatat ada sekitar 700 lebih kartu keluarga jumlah jiwa mencapai 1500,  yang terdampak banjir. Sehingga, Ia menyiapkan posko dua dapur umum untuk bantuan sembako sekitar 

Perhari dapur menghasilkan kurang lebih 1000 bks,  Agar menjadi optimal utk memenuhi kebutuhan yg di inginkan warga kami berharap agar dinas terkait agar memperhatikan dan mendukung dapur mandiri yg sudah berjalan kurang lebih satu pekan.
"Saya juga berterimakasih kepada masyarakat yang sudah ikut serta peduli membantu baik tenaga maupun materi, dan juga pemerintah kecamatan yg selalu mendukung kami dalam kegiatan dapur mandiri untuk masyarakat," apresiasinya

“Ada sekitar 700  kartu keluarga yang terdampak, Namun kita siapkan 1000 bungkus  sembako perhari untuk warga.” ujarnya.

Dapur Umum : Kediaman Kades Jayalaksana BP. IRWANSYAH (Kp. Kandang Sapi RT. 006/001 Desa Jayalaksana Kec. Cabangbungin)

Dapur Umum : Kediaman Bp. Suparman (Kp. Cangkring RT. 010/003 Desa Jayalaksana Kec. Cabangbungin)

Sementara itu, Warga yang terdampak banjir  yg enggan disebutkan nama nya, mengatakan saat ini Ia belum sempat mengungsi dan masih bertahan rumahnya.

“Masih didalam rumah pake kayu dibikin ranjang, cuma mau gimana lagi tinggal dirumah, takut ada yang nyuri aja klo ditinggalin.”ungkapnya.


Ia mengatakan, emang sudah menjadi langganan  banjir di setiap tahun nya , ini paling terparah meskipun sebelumnya tidak separah ini. Banjir tersebut menurutnya akibat intensitas curah hujan tinggi dan luapan air sungai Ciherang .

“Dulu juga banjir  besar ,waktu Citarum Jebol di Desa Sumberurip itu cuman sekali ,tapi yg menjadi langganan setiap tahun sekali ini yang terparah sampai air tingginya 70 cm sampai masuk kedalam rumah, kalo dulu paling 10 sampe 20 cm.” ujarnya.



Reporter (Roan)
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Dua Posko Dapur Umum Desa Jayalaksana Berharap Dukungan dari Pihak Dinas Terkait

Trending Now