Damai Hari Lubis juga pernah menjabat sebagai Ketua Divisi Hukum PA 212 dan Koordinator Koalisi Ulama, Habaib, dan Pengacara Anti Penodaan Agama (KUHAP APA). Dia juga aktif dalam berbagai pergerakan sosial-politik dan sering tampil sebagai pembicara dan komentator isu hukum, sosial, dan politik di Indonesia [1][2].
Dalam beberapa tahun terakhir, Damai Hari Lubis juga terlibat dalam kasus tudingan ijazah palsu Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan menjadi tersangka bersama dengan Eggy Sudjana [1].
Jadi, bisa dikatakan bahwa Damai Hari Lubis merupakan salah seorang tokoh aktivis pergerakan nasional di Indonesia yang nampak selalu bersama dengan seniornya Tokoh Nasional Aktivis Muslim di tanah air Eggi Sudjana terutama dalam isu-isu hukum, sosial, dan politik.

