Tanjab Barat,detiksatu.com || Kisruh soal pemasangan instalasi dan kWh di Desa Tungkal Satu, kecamatan Tungkal Ilir mendapat respon tegas dari warga setempat. Rabu (11/2/2026).
Menurut warga, soal pemasangan instalasi dan kWh di Desa Tungkal Satu itu hak masyarakat untuk menentukan menggunakan jasa siapa sistim nya bagaimana.
"Yang bayarkan masyarakat dengan uang mereka sendiri, jadi hak mereka untuk menentukan dan menggunakan jasa siapa, " kata warga kepada media ini.
Warga juga merasa bersyukur ada pihak yang telah memberikan jasa pemasangan instalasi dan kWh tanpa memungut uang masyarakat terlebih dahulu dan baru dibayar setelah lampu menyala di rumah warga.
"Dengan pembiayaan ditanggulangi oleh pihak insalatir terlebih dahulu tentu semua masyarakat setuju, jadi bagi kami tidak ada yang salah dengan penerapan sistim yang di laksanakan saat ini, " ujarnya.
Saat ditanya terkait adanya intervensi dan monopoli oleh pihak tertentu sebagaimana kabar yang beredar diduga pihak kecamatan dan desa ikut mengatur soal pemasangan instalasi dan kWh tersebut ?
Umar salah satu warga menegaskan jika kabar yang beredar itu tidak benar, karena sebelum disepakati oleh masyarakat semua berproses melalui musyawarah dan mufakat.
"Panitianya di bentuk masyarakat, dan yang memutuskan juga masyarakat melalui hasil musyawarah, jadi kabar yang beredar soal camat dan kades itu tidak benar, "tegasnya.
Terpisah ketua panitia Hermawan saat dikonfirmasi juga membantah adanya intervensi dari pihak manapun soal pemasangan instalasi dan kWh di Desa Tungkal Satu.
"Tidak ada yang intervensi, semua berdasarkan keputusan masyarakat dari hasil musyawarah, karena masyarakat yang punya uang mereka yang berhak menentukan kami panitia hanya mempasilitasi, "pungkasnya.(Tim)

