Tegal- detiksatu.com II Beredarnya surat edaran/ undangan di medsos dari Pemerintah Kota Tegal yang ditandatangani Sekda Agus Dwi Suliastono tertanggal 13 Pebruari 2026 bernomor: 400.14.1.1/22 mendapat reaksi keras dari berbagai warganet yang mengecam kegiatan Kirab Budaya Kota Tegal pada Minggu,15 Pebruari 2026 dengan menampilkan Tari Geol, karena sarat dengan muatan Politik.
Dalam surat Undangan Sekda Kota Tegal mengerahkan jajaran OPD diantaranya Asisten Sekda, Staf Ahli Walikota, Direktur RSUD Kardinah, Kepala Badan/ Dinas/ Bagian, Kepala Satpol PP, Camat , Lurah di lingkungan Pemerintah Kota Tegal.
Sekelompok Orang Tegal Asli ( Ortega Cyndicate) yang tersebar di beberapa daerah sangat menyayangkan adanya kegiatan Kirab Budaya dengan polesan kegiatan politik dari Partai Solidaritas Indonesia ( PSI) .
Ali Ortega(AO) yang berdomisili di Pekalongan melihat unggahan yang ada di medsos sangat terkejut adanya acara Kirab Budaya namun disandingkan dengan kegiatan PSI.
Dalam komentarnya AO sangat menyayangkan apa yang dilakukan Pemerintah Kota Tegal.
"Walikota dan Sekda paham tidak adanya PP. 94/2021 , Kirab Budaya malah dicampur kegiatan PSI , Walikota Tegal secara tidak langsung mengerahkan seluruh jajaranya untuk ikut serta dalam kegiatan Politik" ujar AO.
Selanjutnya dikatakan bahwa dengan adanya undangan dari Sekda Kota Tegal dengan dalih menghadiri acara senam dan tari geyol bersama 2026 , menjadkan banyak pertanyaan bahkan pteseden buruk bagi marwah Pemerintahan Kota Tegal.
"Memang Tegal Laka laka, ana ana bae. (red: memamg Kota Tegal Tiada duanya.. Ada ada saja) " tutup AO. (AR)

