Bekasi - detiksatu.com ll Puluhan warga Desa Pantai Mekar, Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi, kembali menggelar aksi penyegelan kantor desa Pantai Mekar pada Jumat (13/2/2026).
Aksi Ketiga Menuntut Transparansi APBDes:
Aksi ini merupakan yang ketiga kalinya, di mana warga menuntut transparansi penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) dari tahun 2020 hingga 2024. Warga menilai penggunaan anggaran tersebut tidak jelas dan tidak dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Latar Belakang Aksi:
Aksi ini adalah kelanjutan dari aksi-aksi sebelumnya, di mana warga telah memberikan waktu kepada pihak desa untuk merespons tuntutan mereka. Namun, hingga tenggat waktu berakhir, tidak ada kejelasan dari Kepala Desa Pantai Mekar, yang memicu kemarahan warga dan kembali mendatangi kantor desa.
Melihat Kekecewaan Warga di Video
Beredarnya video salah satu warga yang marah dan merasa kecewa dengan tegas mengatakan, "Ya emang kemauan gw belain masyarakat kaga main-main banyak masyarakat dibohongin lurah goblok tu gw kata gitu enak aja bohongin duit orang banyak bikin perkaya sendiri, penipuan-penipuan polisi tidak mau nangkep ada apa ini," ucapnya dengan rasa kekecewaan.
Aksi Penutupan Kantor Desa:
Selain berunjuk rasa, warga juga melakukan aksi menutup kantor desa dan mencoret-coret tembok kantor sebagai bentuk protes atas ketidakjelasan penggunaan APBDes.
Sorotan Terhadap Kondisi Lingkungan:
Warga juga menyoroti kondisi lingkungan mereka yang kerap terendam air laut akibat abrasi. Mereka merasa tidak pernah ada intervensi atau pembangunan dari pemerintah desa untuk menanggulangi persoalan tersebut, meskipun anggaran desa seharusnya dapat dialokasikan untuk mengatasi masalah ini.
Tuntutan Warga:
Warga menuntut agar pemerintah desa segera memberikan penjelasan yang transparan dan akuntabel mengenai penggunaan APBDes dari tahun 2020 hingga 2024. Mereka juga mengancam akan terus melakukan aksi unjuk rasa hingga tuntutan mereka dipenuhi dan transparansi benar-benar ditegakkan.
Reporter .(roan)

