IDD PIK 2 Bawa 13 Desainer Indonesia Tampil di Salone del Mobile Milano 2026

April 11, 2026 | April 11, 2026 WIB Last Updated 2026-04-11T12:56:22Z
Jakarta – Detiksatu.com |||  Indonesia Design District (IDD) PIK 2 kembali menunjukkan komitmennya dalam mengangkat nama industri kreatif nasional. Kali ini, IDD PIK 2 membawa 13 brand desain terbaik Indonesia untuk tampil di ajang bergengsi internasional, Salone del Mobile Milano 2026.
 
Pameran yang menjadi salah satu event desain dan furnitur terbesar di dunia ini akan digelar pada 21–26 April 2026 di Milan, Italia. Partisipasi ini bukan sekadar ajang pameran, melainkan strategi kuat untuk memperluas eksposur karya desainer Tanah Air di kancah global.
 
Membangun Ekosistem Desain yang Mendunia
 
CEO IDD PIK 2, Ipeng Widjojo, menegaskan bahwa keikutsertaan ini merupakan bagian dari visi besar untuk mendorong produk desain Indonesia agar dikenal secara internasional.
 
"Kami punya visi membuat satu ekosistem agar produk desain dari Indonesia bisa dikenal lebih luas dan mendunia. Kami ingin membangun ekosistem yang tidak hanya menampilkan karya, tetapi juga menghubungkan seluruh elemen industri desain, mulai dari desainer, brand, hingga manufaktur agar mampu bersaing di pasar internasional," ujar Ipeng dalam acara di Elmirai Showroom, PIK 2, Kamis (9/4/2026).
 
IDD Pavilion: House of Indonesia
 
Di ajang ini, IDD PIK 2 menghadirkan IDD Pavilion dengan tema "House of Indonesia". Konsep ini mengusung ekosistem desain terintegrasi yang merepresentasikan wajah baru industri kreatif Indonesia.
 
Proses kurasi karya dilakukan oleh kurator senior, Alvin Tjitrowirjo. Ia menjelaskan bahwa pemilihan karya dilakukan dengan strategi khusus untuk menampilkan keragaman kemampuan desainer lokal.
 
"Strategi kurasi kami adalah mencari variasi keahlian yang ada. Produk yang dipilih cukup beragam untuk menunjukkan range kemampuan desainer Indonesia, mulai dari aspek craftsmanship hingga gagasan desain yang diusung, sekaligus menciptakan harmoni dari keberagaman tersebut," jelas Alvin.
 
Sementara itu, desain interior paviliun dipercayakan kepada Santi Alaysius dari Domisilium Studio. Ruang pameran dirancang khusus untuk menonjolkan eksplorasi material lokal serta narasi visual yang kuat, merepresentasikan semangat kolaborasi dalam ekosistem desain Indonesia.
 
Desainer Muda Juga Berlaga di SaloneSatellite
 
Tidak hanya 13 brand utama, semangat kreatif muda juga turut didukung. Sejumlah desainer berbakat akan ikut serta dalam SaloneSatellite, platform khusus yang didedikasikan untuk desainer muda.
 
Nama-nama seperti Studio Banda, Zulyo Kumara, dan Cynthia Margaret turut ambil bagian dalam kesempatan emas ini. IDD PIK 2 juga memberikan dukungan penuh mulai dari proses persiapan hingga pengiriman karya ke Milan.
 
Pemerintah Apresiasi Langkah Strategis
 
Direktur Arsitektur dan Desain Kemenparekraf, Sabar Norma Megawati Panjaitan, menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas inisiatif ini. Ia menilai langkah ini menjadi bukti nyata bahwa desain Indonesia semakin mendapat tempat di mata dunia.
 
"Partisipasi ini menjadi kebanggaan sekaligus bukti bahwa pemerintah terus mendukung desainer Indonesia untuk tampil dan bersaing di panggung global. Ini menunjukkan desain Indonesia semakin mendapat perhatian, sekaligus bukti dukungan kami dalam penguatan ekosistem industri kreatif nasional," ujar Sabar.
 
Keikutsertaan ini juga didukung penuh oleh berbagai pihak, antara lain Kementerian Ekonomi Kreatif, Kementerian Perdagangan RI, Indonesia Design Development Centre (IDDC), Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Milan, serta Kedutaan Besar Republik Indonesia di Roma.
 
melalui partisipasi di Salone del Mobile Milano 2026 ini, IDD PIK 2 membuka peluang kolaborasi bisnis baru sekaligus memperkuat posisi Indonesia di dunia desain kreatif
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • IDD PIK 2 Bawa 13 Desainer Indonesia Tampil di Salone del Mobile Milano 2026

Trending Now