Pekalongan, detiksatu.com II Seorang santriwati di salah satu Pondok Pesanten Simbang Kulon Kabupaten Pekalongan berinisial F(22) warga desa Kedungkebo Kecamatan Karang Dadap Kabupaten Pekalongan mengaku hamil tanpa disentuh laki-laki sehingga membuat warga bingung, netizen pecah,gaduh dan mendadak menjadi buah bibir Netizen karena kejadian yang irasional.
Pasalnya, perempuan tersebut dikabarkan mengaku tidak pernah berhubungan dengan laki-laki manapun. Alhasil, masyarakat pun langsung heboh.
Sebagaimana di viralkan melalui media sosial dengan akun " Pekalongan Berita " mengabarkan bahwa F(22) hamil tanpa melakukan hubungan dengan laki laki dan menurut orangtuanya ,Slamet bahwa sesuai keterangan putri nya F(22) selama ini tidak punya pacar atau laki laki yang dekat dengannya.
" Keterangan anak saya F tidak pernah berhubungan dengan laki laki siapapun, dia memang sering bermimpi berhubungan dengan laki laki lewat mimpi ":terang Slamet.
Menurutnya kejadian yang menimpa anaknya adalah ujian dari Allah.
" Saya ikhlas karena ini adalah ujian dari Allah . Adapun bayi yang lahir sudah di adopsi oleh keluarga di Banjarnegara " pungkasnya.
Slamet pun berharap agar masalah keluarganya tidak dibesar besarkan.
" Saya berharap untuk menghormati privasi keluarga sehingga suasana kondusif" pinta Slamet.
Menanggapi kasus Perempuan hamil tanpa laki laki membuat pihak Lembaga Perlindungan Perempuan dan Anak (LPPA) Bina Pelangi Pekalongan ikut prihatin bahkan mendesak kepada aparat penegak hukum untuk ikut menyingkap misteri Perempuan yang Hamil tanpa Laki laki.
Ali Rosidin, selaku Ketua LPPA BINA PELANGI Pekalongan ikut menyoroti fenomena tersebut. Menurutnya, publik berhak mendapat kejelasan agar tidak muncul pola pembelaan serupa di kemudian hari.
“Kalau setiap ada kasus lalu alasannya hamil tanpa ada laki-laki yang menghamili, nanti lama-lama masyarakat bingung membedakan mana fakta dan mana drama berseri,” sindir Ali pada , Senin (25/5).
Ia menegaskan, persoalan seperti ini tidak boleh dianggap sepele karena menyangkut moral, tanggung jawab, dan masa depan anak yang akan lahir. Menurutnya, jika memang ada pihak yang terlibat, maka harus ada keberanian untuk jujur dan bertanggung jawab, bukan malah membuat publik masuk lorong misteri ala sinetron azab episode spesial.
“Kasihan masyarakat kecil. Baru mau percaya informasinya, eh malah dikasih cerita yang bikin logika jungkir balik,” tambahnya.
Di sisi lain, sejumlah warga berharap pihak terkait bisa memberikan pendampingan psikologis dan penyelesaian yang bijak terhadap perempuan tersebut. Sebab di balik ramainya komentar netizen, tetap ada persoalan sosial yang membutuhkan penanganan serius.
" Instansi terkait diminta untuk turut membantu perempuan yang hamil tanpa laki laki secara pskologis agar tidak trauma. Apalagi kalau ada dugaan intimidasi dari oknum atas kejadian ini" pungkasnya.
Namun hingga berita ini ditulis, kisah “hamil tanpa laki-laki” masih menjadi perdebatan hangat di tengah masyarakat..(AR)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar