TPQ Baburroyyan, Wadah Pendidikan Al-Qur'an Terpadu di Griya Antang Harapan Makassar

Follow

TPQ Baburroyyan, Wadah Pendidikan Al-Qur'an Terpadu di Griya Antang Harapan Makassar

Biro Makassar
Kamis, 23 Juli 2026 | Kamis, Juli 23, 2026 WIB Last Updated 2026-07-23T12:19:36Z




MAKASSAR,DETIKSATU.COM || Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) Baburroyyan yang berlokasi di lingkungan Griya Antang Harapan, Kelurahan Tamangapa, Kecamatan Manggala, Makassar, kini berkembang menjadi salah satu pusat pendidikan agama Islam yang diminati warga sekitar. Mengusung metode pembelajaran Wafa Indonesia serta program tambahan belajar malam bernuansa Islami, lembaga ini hadir untuk melayani kebutuhan pendidikan agama bagi seluruh tingkatan usia anak mulai dari jenjang TK hingga SD, hingga kelompok usia remaja setingkat SMP.


 
Ketua RT.05/RW.01, Griya Antang Harapan, H. Muliadi, dalam keterangannya mengatakan bahwa keberadaan TPQ Baburroyyan menjadi kebanggaan sekaligus kebutuhan mendasar bagi warga lingkungan. "Kami selaku perangkat lingkungan sangat mendukung penuh kegiatan TPQ ini. Kehadirannya sangat membantu orang tua dalam mendidik anak-anak mengenal ajaran agama sejak usia dini, sekaligus menjaga generasi muda dari pengaruh negatif yang tidak sesuai dengan nilai-nilai agama," ujar H. Muliadi, Kamis (23/7).
 

Dukungan serupa disampaikan oleh Ketua Takmir Masjid Baburroyyan, H. Ambo Tuo S.Ag., M.A. Ia menuturkan bahwa TPQ merupakan unit pendidikan yang menjadi prioritas pengelola masjid untuk melahirkan generasi yang berilmu dan berakhlak mulia. "Masjid bukan hanya tempat ibadah, tapi juga pusat pembinaan umat. Melalui TPQ ini, kami berharap lahir anak-anak dan remaja yang tidak hanya pandai membaca Al-Qur'an, tapi juga memahami maknanya dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari," jelas H. Ambo Tuo.

 
Sementara itu, Ketua Pengurus TPQ Baburroyyan, Ustadz Muhaimin, menjelaskan bahwa pihaknya menerapkan metode Wafa Indonesia yang dirancang agar proses belajar membaca Al-Qur'an lebih terarah, sistematis, dan mudah dipahami oleh anak-anak. Metode ini mengutamakan kemampuan membaca dengan benar sesuai kaidah tajwid, sekaligus menanamkan rasa cinta terhadap Al-Qur'an sejak dini.

 
"Kami membagi kelompok belajar sesuai jenjang usia, yaitu kelompok TK hingga SD, dan kelompok usia remaja setingkat SMP. Hal ini dilakukan agar kami bisa menyesuaikan cara mengajar dan materi yang disampaikan sesuai dengan kemampuan dan perkembangan psikologis mereka," ungkap Ustadz Muhaimin.

 
Selain kegiatan belajar rutin siang hari menggunakan metode Wafa Indonesia, TPQ Baburroyyan juga menghadirkan program tambahan belajar malam yang berisi pembelajaran Islami. Dalam kegiatan malam tersebut, anak-anak dan remaja tidak hanya memperdalam bacaan Al-Qur'an, tetapi juga mempelajari hafalan doa harian, kisah-kisah teladan para Nabi dan orang saleh, serta dasar-dasar ibadah sehari-hari.

 
Para pengurus dan tokoh lingkungan berharap ke depannya TPQ Baburroyyan Griya Antang Harapan dapat terus berkembang, mendapatkan dukungan yang lebih luas dari warga, dan mampu melahirkan generasi muda yang cerdas secara agama maupun umum, serta menjadi kebanggaan bagi lingkungan Griya Antang Harapan dan kota Makassar pada umumnya.
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • TPQ Baburroyyan, Wadah Pendidikan Al-Qur'an Terpadu di Griya Antang Harapan Makassar

Trending Now

Iklan