Dedi Mulyadi Soroti Perkebunan di Lereng Gunung Gede, Pemkab Cianjur dan BB TNGGP Diminta Bertindak

Dedi Mulyadi Soroti Perkebunan di Lereng Gunung Gede, Pemkab Cianjur dan BB TNGGP Diminta Bertindak

September 02, 2026 | September 02, 2026 WIB Last Updated 2026-09-02T09:15:13Z
CIANJUR,DETIKSATU.COM ||  Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyoroti aktivitas perkebunan di lereng kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP), Kabupaten Cianjur. Dedi meminta Pemerintah Kabupaten Cianjur dan Balai Besar TNGGP memperhatikan aktivitas pertanian di kawasan tersebut karena dinilai dapat berdampak terhadap banjir di wilayah Cipanas dan Cianjur sekitarnya.

Pernyataan itu disampaikan Dedi saat melakukan kunjungan kerja sekaligus bertemu relawan dan masyarakat yang terlibat dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kawasan TNGGP di Wisata Alam Pangsalatan, Dusun 3, Kampung Dauwan, RT 07/05, Desa Cimacan, Kecamatan Cipanas, Cianjur, Rabu (2/9/2026).

Dedi tiba di lokasi sekitar pukul 10.55 WIB dan disambut Wakil Bupati Cianjur Ramzi Gays Tebe. Pertemuan tersebut dihadiri sekitar 800 orang.

Dalam sesi tanya jawab bersama relawan dan masyarakat, Dedi meminta petani tidak berkebun di lereng kawasan TNGGP. Ia menyebut aktivitas tersebut dapat menimbulkan dampak terhadap risiko banjir di wilayah Cipanas, Cianjur, dan sekitarnya.

Dedi meminta Pemkab Cianjur dan pihak TNGGP memperbaiki sarana dan prasarana di jalur pendakian. Fasilitas yang disebut antara lain jalan, jembatan, dan toilet.

Ia juga meminta penanaman pohon dilakukan di kawasan TNGGP, termasuk wilayah yang disebut sebagai Kawah Wadon di luar kawasan konservasi.

Selain persoalan perkebunan, Dedi meminta jumlah pendaki yang masuk ke kawasan TNGGP dibatasi.

Dedi juga menegaskan Gunung Gede tidak boleh dijadikan kawasan komersial. Ia menyoroti keberadaan warung di sepanjang jalur pendakian maupun bentuk kegiatan komersial lainnya.

Persoalan sampah turut menjadi perhatian. Dedi meminta relawan mengawasi pendaki agar membawa kantong sampah. Pendaki juga diminta mengumpulkan sampah yang dihasilkan selama pendakian dan membawa kembali sampah tersebut keluar dari kawasan.

486 Relawan Mendapat Apresiasi

Dalam kunjungan tersebut, Dedi juga memberikan bantuan kepada relawan dan masyarakat yang terlibat dalam penanganan karhutla kawasan TNGGP.

Berdasarkan data yang disampaikan dalam kegiatan, sebanyak 486 orang mendapatkan bantuan sebesar Rp600 ribu, dengan besaran yang disesuaikan berdasarkan lama keterlibatan dalam penanganan karhutla.

Bantuan diberikan untuk masa keterlibatan maksimal 10 hari. Dana tersebut akan ditransfer melalui Bank BJB kepada relawan yang telah terdaftar.

Kunjungan Dedi Mulyadi berlangsung dalam rangka memberikan apresiasi kepada relawan dan masyarakat yang terlibat dalam penanganan karhutla kawasan TNGGP. (Bet)
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Dedi Mulyadi Soroti Perkebunan di Lereng Gunung Gede, Pemkab Cianjur dan BB TNGGP Diminta Bertindak

Trending Now