Kapuas hulu,detiksatu.com || Kondisi jalan akses utama menuju Desa Samarantau, Kecamatan Kalis, Kabupaten Kapuas Hulu, hingga kini masih memprihatinkan. Jalan yang menghubungkan antar desa menuju kecamatan tersebut masih berupa tanah di sertai berbatu kerikil.
Keluhan warga pun tak henti-hentinya dilayangkan, mengingat usulan perbaikan Menurut Rusmandi sebagai Tokoh Masyarakat infrastruktur ini sebenarnya sudah diajukan sejak beberapa tahun silam namun belum juga terealisasi.
Jalan yang berada tepat dari depan Pintu gerbang "Selamat Datang di Desa Samarantau" menuju akses desa lain ini merupakan satu-satunya akses darat vital. Tidak hanya melayani warga Desa Samarantau, ruas jalan ini juga menjadi jalur penghubung bagi empat desa lainnya, yakni : Desa Segiam, Sebintang, Peniung, dan Lebangan.
Akses ini sangat berpengaruh karna fungsinya sebagai Jalur transportasi. Saat musim hujan, jalanan berubah menjadi lumpur dan licin sehingga membahayakan pengendara. Sebaliknya, saat kemarau tiba jalan sangat berdebu sehingga menganggu jarak pandang pengendara.
Berdasarkan Keterangan dari masyarakat setempat kepada awak media di lapangan Selasa, (8/9/2026). Rusmadi menegaskan bahwa ruas jalan ini belum pernah mengalami perbaikan signifikan dalam kurun waktu yang lama. Ada pun perbaikan/ timbunan jalan,dan lobang yang berada di desa samarantau itu ada nya kolaborasi dari pihak pemerintah desa samarantau dengan pihak PT. Batu Bara, yang dilakukan secara swadaya dari masyarakat setempat.
Rusmadi dan sejumlah tokoh masyarakat lainnya mengungkapkan kekecewaannya atas lambatnya respons instansi terkait. Mereka menyatakan bahwa usulan perbaikan jalan telah disampaikan secara resmi kepada Dinas Cipta Karya dan Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas Hulu. Sayangnya, hingga saat ini belum ada kabar tindak lanjut maupun kejelasan Dari pihak Pemerintah daerah maupun dinas cipta karya.
"Warga menilai lambatnya respon pemerintah daerah membuat perekonomian desa jalan ditempat dan biaya transportasi semakin mahal," ujar Rusmadi salah satu tokoh masyarakat.
Warga kini menuntut kepastian dari Pemerintah Daerah. Mereka berharap kepada dinas terkait untuk melakukan survei ulang dan mengalokasikan anggaran setidak nya untuk pengerasan, dan pembukaan badan jalan. Perbaikan ini dinilai mendesak demi kelancaran bersama, penurunan biaya logistik, dan peningkatan kesejahteraan warga.
"Jangan sampai usulan yang sudah disampaikan bertahun-tahun lalu hanya menjadi arsip. Warga butuh kepastian dan aksi nyata dari Pemerintah Daerah. Kalau bukan kepada pemerintah daerah, kepada siapa lagi kami harus mengadu?" Ujar Rusmadi, salah satu Tokoh masyarakat Desa Samarantau, mewakili aspirasi masyarakat setempat.
Harapan Masyarakat Desa Samarantau kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas Hulu, dan Dinas Cipta Karya, agar dapat merespon dengan cepat, mengingat jalan menuju Desa Samarantau bukan sekadar infrastruktur fisik, melainkan urat nadi kehidupan ekonomi dan sosial bagi warga Masyarakat di wilayah Kecamatan Kalis dan sekitar nya. ( Joko )