Lanny jaya,detiksatu.com || Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Wilayah Balim Barat, Kabupaten Lanny Jaya, menggelar aksi penyampaian aspirasi di Tiom, Kabupaten Lanny Jaya, Rabu (30/9/2026).
Aksi tersebut membawa sejumlah tuntutan yang disampaikan KNPB sebagai aspirasi terkait persoalan Papua.
Dalam aksi itu, massa KNPB menyerukan agar pemerintah meninjau kembali Perjanjian Roma serta memberikan ruang bagi penentuan nasib sendiri yang menurut mereka menjadi bagian dari solusi penyelesaian persoalan Papua.
KNPB Wilayah Balim Barat menyampaikan empat tuntutan utama, yakni:
1. Segera meninjau kembali Perjanjian Roma yang mereka nilai ilegal serta memberikan hak penentuan nasib sendiri sebagai solusi penyelesaian akar masalah Papua Barat.
2. Segera menarik militer nonorganik dari wilayah Papua.
3. Menyerukan kepada masyarakat Lanny Jaya agar tidak menjual tanah, sebagai bagian dari upaya menjaga tanah dan ruang hidup masyarakat.
4. Mengimbau masyarakat Lanny Jaya agar tidak terpancing konflik atau perang suku, karena menurut KNPB konflik tersebut dapat memecah persatuan masyarakat Papua.
Kecewa DPRD Tidak Berada di Kantor
Sebelumnya, massa aksi berencana menyampaikan aspirasi secara langsung di Kantor DPRD Kabupaten Lanny Jaya. Namun, menurut KNPB, ketika massa tiba di lokasi, tidak ada anggota DPRD yang berada di kantor untuk menerima aspirasi.
KNPB menyebut pihaknya telah menyampaikan surat pemberitahuan aksi kepada DPRD Kabupaten Lanny Jaya pada Senin sebelum pelaksanaan aksi.
Karena tidak ada anggota DPRD yang menerima aspirasi, massa kemudian diarahkan untuk melanjutkan penyampaian aspirasi di depan Tugu Salib, di kawasan ibu kota Kabupaten Lanny Jaya.
Dalam orasinya, perwakilan massa menyampaikan kekecewaan terhadap DPRD Kabupaten Lanny Jaya sebagai lembaga yang dianggap memiliki fungsi representasi masyarakat.
Mereka menilai seharusnya DPRD dapat hadir untuk mendengarkan secara langsung aspirasi yang disampaikan masyarakat melalui aksi tersebut.
KNPB Sebut Aksi Berlangsung Aman
KNPB Wilayah Balim Barat menyatakan akan terus menjalankan peran yang mereka sebut sebagai media atau wadah penyampaian aspirasi masyarakat Papua di wilayah Balim Barat, khususnya Kabupaten Lanny Jaya.
KNPB juga menyampaikan apresiasi kepada massa aksi yang disebut bertahan mengikuti kegiatan hingga selesai meskipun berada di bawah terik matahari.
Menurut KNPB, seluruh rangkaian aksi kemudian berakhir dengan massa membubarkan diri dan kembali ke tempat masing-masing dalam keadaan aman dan terkendali.
Koordinator Lapangan aksi, Jefron Wanimbo, menyampaikan bahwa aksi tersebut merupakan bagian dari penyampaian aspirasi KNPB Wilayah Balim Barat.
Sementara itu, Demin Tabuni, selaku Ketua KNPB Balim Barat, turut menyampaikan sikap organisasi terkait tuntutan yang dibawa dalam aksi tersebut.
Balim Barat, 30 September 2026
Reporter: Ejayo Kamarigi