Wamena, detiksatu.com || Petugas Transportasi Pengantaran Sembako Berupa Beras Di wilayah Wamena Provinsi Papua Pengunungan Terjadi Keanehan dan tidak Punya Moral Bertangungjawaban Adalah Transportasi Pengantar Sembako Untuk Distrik Mebarok Kabupaten Nduga dibuang di Jalan Raya Wamena Lani Jaya sekitar Pukul:11.00 Wita. Pada (18/9/26)
"Tujuan Antar Sembako Sebenarnya Dikampung Muliama Yang disebut lokasi baru Tempat pengungsi distrik Mebarok akan tetapi Petugas Transportasi Pengantar Sembako Beras diduga buang di jalan Raya Wamena Lani Jaya
Ada dugaan alasan kuat membuang beras tersebut, adalah supir merupakan DPO terhadap warga nduga Papua.
Pelaku mengaku diri Bahwa dirinya telah DPO dan tidak Berani memasuk di wilayah Muliama Distrik Mebarok Kabupaten Nduga.
Selain itu Intelektual Distrik Mebarok Melalui ngamuk Via telpon,. Ujarnya.
" Dengan hari ini masyarakat nduga ,minta Kepala Dinas pertanian Kabupaten Nduga dan Petugas Transportasi Domestik Sembako Segera tanggung jawab dan Klarifikasi atas insiden tersebut:
1.Petugas Transportasi Pengantar Sembako, (Beras) , Untuk Masyarakat Distrik Mebarok yang Merupakan Orang Nduga Segera Klarifikasi DPO kan itu Dari siapa, TPNPB, atau dari TNI-POLRI, dan kapan Ada di DPO kan? Dan siapa yang di DPO kan ? Dan Kejahatan Ada seperti apa sampai Ada di DPO kan.
2.Kami minta Kepada Kepala Dinas pertanian Kabupaten Nduga, Provinsi Papua Pengunungan, lain kali tidak boleh menaruh orang- orang seperti Pengantaran atau pembagian Sembako Untuk warga sipil Nduga di wilayah Wamena.
3.kami tegaskan Bahwa jangan takut Dengan bahu tahinya, Sendiri karena rambo kuru enepem min, Dan Enenget, pem min, Semua orang Nduga hias, baik tua, muda, laki-Laki, Perempuan.Oleh karena itu, tidak boleh takut dengan bahu tahihnya Sendiri"Ujar Karungu Intelektual Distrik Mebarok kabupaten nduga.
Reporter. Andinus Kogoya

