Sekadau,detiksatu.com — Dugaan praktik judi kolok-kolok di kawasan Hiburan Bobo, SP2 Sungai Maboh, Kecamatan Belitang, Kabupaten Sekadau, kembali menjadi sorotan. Nama TM disebut sebagai sosok yang diduga mengatur aktivitas di lapangan, sementara dugaan setoran mencapai Rp1,7 juta per lapak setiap malam.
Informasi yang dihimpun tim investigasi menyebut TM diduga berperan mengatur lapak serta mengoordinasikan dugaan setoran kepada pihak tertentu. Bahkan, informasi yang diterima menyebut setoran tersebut diduga mengarah kepada oknum Aparat Penegak Hukum (APH).
Benarkah TM mengatur aktivitas tersebut? Benarkah setoran Rp1,7 juta per lapak diberlakukan setiap malam? Dan ke mana uang tersebut diduga mengalir?
Pertanyaan itu kini menunggu jawaban TM.
TIM SUDAH KONFIRMASI, TM BELUM BUKA SUARA
Tim investigasi telah menghubungi TM melalui pesan WhatsApp untuk meminta klarifikasi terkait dugaan perannya sebagai pengurus lapangan maupun informasi mengenai mekanisme setoran.
Namun hingga berita ini diterbitkan, TM belum memberikan tanggapan.
Sikap diam tersebut tentu tidak dapat dianggap sebagai bukti bahwa informasi yang beredar benar. Namun, sebagai pihak yang namanya disebut dalam informasi lapangan, TM memiliki kesempatan untuk menjelaskan secara terbuka dan membantah apabila tudingan tersebut tidak benar.
Tim investigasi juga mempertanyakan, jika TM bukan pengurus atau tidak terlibat dalam pengaturan lapak, siapa sebenarnya yang mengendalikan aktivitas tersebut?
PUBLIK MENUNGGU JAWABAN
Besarnya dugaan setoran serta informasi mengenai dugaan keterlibatan oknum APH membuat persoalan ini tidak cukup berhenti pada informasi lapangan.
Tim akan terus menelusuri peran TM, jumlah lapak, mekanisme setoran, pihak yang mengumpulkan uang, serta pihak yang diduga menerima aliran dana.
Jika informasi tersebut terbukti, aparat berwenang diminta tidak tinggal diam. Sebaliknya, jika informasi mengenai TM tidak benar, publik menunggu klarifikasi langsung dari TM.
Pemberitaan ini masih merupakan bagian dari proses investigasi dan bukan vonis terhadap TM maupun pihak lainnya. Hak jawab dan klarifikasi tetap terbuka.
Media detiksatu.com akan terus mengawal persoalan ini hingga terang.