SMKN 3 Sibolga Jalin MoU dengan Akademi Pelayaran Maritim Sumbar

SMKN 3 Sibolga Jalin MoU dengan Akademi Pelayaran Maritim Sumbar

September 30, 2026 | September 30, 2026 WIB Last Updated 2026-09-30T16:05:04Z

SIBOLGA,DETIKSATU.COM || Membangun kedisiplinan dan tanggung jawab serta mencetak calon tenaga profesional di bidang kemaritiman, SMK Negeri 3 Sibolga resmi menjalin kerja sama melalui Memorandum of Understanding (MoU) dengan Akademi Pelayaran Maritim Sumatera Barat.
Kerja sama ini bertujuan menyelenggarakan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Basic Safety Training (BST) Tahun 2026 bagi siswa jurusan Nautika (Navigasi Kapal) dan Teknika (Teknik Kapal). 

Pelatihan ini membekali peserta didik dengan pengetahuan serta keterampilan dasar keselamatan, penanganan keadaan darurat, dan penguasaan peralatan keselamatan di laut.
 
Kepala Sekolah SMK Negeri 3 Sibolga, Frensi Lumban Tobing, menyampaikan hal tersebut kepada awak media di ruang kerjanya, Rabu (30/9/2026).
 
"Pihak sekolah mendorong siswa jurusan pelayaran untuk tidak hanya mengandalkan ijazah sekolah, tetapi juga membekali diri dengan sertifikasi kompetensi kemaritiman melalui diklat BST ini," ujarnya.
 
Dikatakannya, sekolah memfasilitasi siswa kelas XI dan XII yang berminat mengikuti pelatihan tanpa paksaan. Tahun ini, sekitar 52 dari 144 siswa telah menyatakan minatnya untuk mengikuti program tersebut.
 
"Pada dasarnya kami tidak memaksakan siswa. Ini kembali kepada minat dan kemampuan masing-masing. Namun bagi anak-anak yang memang bertekad ingin bekerja di laut, sertifikasi ini tentu sangat diperlukan," tegasnya.
 
Salah satu keunggulan kerja sama ini adalah keterjangkauan biaya. Jika mengikuti secara mandiri, biaya diklat dan sertifikasi dapat mencapai Rp8 juta hingga Rp10 juta per peserta. Melalui skema MoU ini, biaya yang dibebankan kepada siswa hanya sekitar Rp3,5 juta.
 
"Biaya Rp3,5 juta itu bukan untuk sekolah, melainkan langsung digunakan peserta untuk mengikuti program di Padang. Sekolah hanya berperan memfasilitasi dan mengoordinasikan nama-nama siswa yang mendaftar," jelas Frensi.
 
Dengan terselesaikannya diklat BST yang bersertifikasi kompeten, lulusan jurusan Nautika dan Teknika akan memiliki bekal resmi untuk bekerja di perusahaan pelayaran maupun kapal penangkap ikan yang beroperasi secara sah.
 
"Ketika mereka tamat dan sudah memegang sertifikat ini, mereka diakui sebagai tenaga profesional yang kompeten untuk masuk ke kapal. Harapan kami, setelah lulus mereka dapat bekerja di dunia pelayaran secara profesional,"Pungkasnya.
 
Kegiatan ini berlangsung di lingkungan SMK Negeri 3 Sibolga, beralamat di Jalan Prof. Mr. Dr. M. Hazairin, Kelurahan Sibuluan Raya, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah."(Rinaldi Bakkara).
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • SMKN 3 Sibolga Jalin MoU dengan Akademi Pelayaran Maritim Sumbar

Trending Now