Tokoh Masyarakat Nias Jakarta Gaba’atulo Waruwu Bertemu Dr. Sorni Paskah Daeli, Bahas Ketahanan Sosial, Ekologi, dan Budaya

Tokoh Masyarakat Nias Jakarta Gaba’atulo Waruwu Bertemu Dr. Sorni Paskah Daeli, Bahas Ketahanan Sosial, Ekologi, dan Budaya

September 15, 2026 | September 15, 2026 WIB Last Updated 2026-09-15T16:25:38Z

Jakarta,detiksatu.com || Tokoh masyarakat Nias Jakarta, Gaba’atulo Waruwu, melakukan pertemuan dengan Dr. Sorni Paskah Daeli, M.Si., Staf Ahli Bidang Ketahanan Sosial, Ekologi, dan Budaya pada Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK). ( 15/09/2026 )

Pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat komunikasi dan perhatian terhadap berbagai persoalan masyarakat, pembangunan, lingkungan, serta pelestarian nilai-nilai budaya yang menjadi bagian penting dari ketahanan bangsa.

Dr. Sorni Paskah Daeli, M.Si. dalam kapasitasnya sebagai Staf Ahli Bidang Ketahanan Sosial, Ekologi, dan Budaya memiliki ruang lingkup strategis yang berkaitan dengan penguatan ketahanan masyarakat, keberlanjutan lingkungan, serta pemajuan dan pelestarian budaya sebagai modal sosial bangsa.

Dalam aspek ketahanan sosial, perhatian diarahkan pada penguatan kapasitas masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk krisis, bencana, konflik sosial, ketimpangan, serta persoalan yang dapat memengaruhi kesejahteraan masyarakat. Ketahanan sosial juga berkaitan erat dengan upaya memperkuat solidaritas dan kemampuan masyarakat untuk bangkit serta pulih dari berbagai tekanan.

Sementara itu, ketahanan ekologi menjadi bagian penting dalam memastikan pembangunan berjalan secara berkelanjutan dan tetap memperhatikan kelestarian lingkungan. Pengurangan risiko bencana, pengelolaan lingkungan, serta peningkatan kemampuan masyarakat menghadapi dampak perubahan iklim merupakan bagian dari tantangan pembangunan yang membutuhkan sinergi berbagai pihak.

Adapun ketahanan budaya memiliki peran strategis dalam mempertahankan jati diri bangsa melalui pelestarian kearifan lokal, nilai-nilai luhur, karakter masyarakat, serta norma budaya yang berkembang di berbagai daerah Indonesia.

Bagi masyarakat Nias, ketahanan budaya memiliki arti yang sangat penting karena nilai-nilai kearifan lokal, adat istiadat, solidaritas, dan budaya gotong royong merupakan bagian dari identitas masyarakat yang perlu terus dirawat dan diwariskan kepada generasi muda.

Gaba’atulo Waruwu menilai komunikasi antara masyarakat dengan pemangku kebijakan di tingkat nasional perlu terus dibangun secara konstruktif. Aspirasi masyarakat daerah, termasuk masyarakat Kepulauan Nias, perlu disampaikan melalui ruang komunikasi yang tepat agar berbagai potensi dan persoalan daerah dapat menjadi bagian dari perhatian dalam agenda pembangunan nasional.

Pertemuan tersebut sekaligus mencerminkan pentingnya kolaborasi antara unsur masyarakat, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan dalam membangun masyarakat yang tangguh secara sosial, menjaga keberlanjutan lingkungan, serta mempertahankan kekayaan budaya Indonesia.

Dengan memperkuat ketahanan sosial, ekologi, dan budaya, pembangunan nasional diharapkan tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi dan pembangunan fisik, tetapi juga mampu memastikan masyarakat tetap memiliki daya tahan, lingkungan tetap terjaga, serta identitas dan nilai budaya bangsa tetap hidup di tengah perubahan zaman.

Gaba’atulo Waruwu menegaskan bahwa masyarakat Nias akan terus mengambil bagian dalam membangun komunikasi positif dan konstruktif dengan berbagai pihak sebagai bagian dari kontribusi masyarakat daerah terhadap pembangunan manusia dan kebudayaan Indonesia. (Fandi K)
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Tokoh Masyarakat Nias Jakarta Gaba’atulo Waruwu Bertemu Dr. Sorni Paskah Daeli, Bahas Ketahanan Sosial, Ekologi, dan Budaya

Trending Now