Saluran Air Jebol di Ciherang Cianjur, Lima Rumah Terdampak dan Dua Warga Luka-Luka

Saluran Air Jebol di Ciherang Cianjur, Lima Rumah Terdampak dan Dua Warga Luka-Luka

Oktober 31, 2026 | Oktober 31, 2026 WIB Last Updated 2026-10-31T12:56:35Z

CIANJUR, DETIKSATU.COM || Hujan deras memicu jebolnya fondasi saluran air di Kampung Baros, RT 001/RW 010, Desa Ciherang, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, Jumat (30/10/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Akibat kejadian tersebut, lima rumah warga terdampak luapan air dan dua orang mengalami luka-luka.
Dari lima rumah terdampak, satu rumah mengalami kerusakan berat hingga hancur, sementara empat rumah lainnya turut terkena dampak luapan air. Dua warga yang terluka diketahui bernama Jaeludin (45) dan Urip Paridah (47).

Kepala Desa Ciherang, Acep Haryadi, saat diwawancarai media pada Sabtu (31/10/2026), menjelaskan bahwa derasnya hujan menyebabkan debit air meningkat. Kondisi saluran yang tersumbat membuat aliran air tidak tertampung hingga meluap dan mengakibatkan fondasi saluran jebol.
Kedua korban sempat dievakuasi ke Rumah Sakit Cimacan untuk mendapatkan penanganan medis. Setelah menjalani perawatan, keduanya dilaporkan telah diperbolehkan pulang dan sementara tinggal di rumah sanak saudara.

Acep menyebut posisi rumah warga yang berada tepat di tepi saluran air menjadi salah satu faktor yang memperbesar dampak kejadian. Selain itu, ia mengungkapkan adanya penyempitan saluran di bagian hulu akibat pemanfaatan lahan oleh warga yang diduga turut menghambat aliran air.

Penanganan darurat dan pendataan korban dilakukan pemerintah desa bersama pihak terkait hingga sekitar pukul 22.00 WIB pada hari kejadian.

Laporan bencana tersebut telah disampaikan kepada Bupati Cianjur melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Sosial, Dinas Ketahanan Pangan, serta sejumlah instansi terkait untuk tindak lanjut penanganan warga terdampak.

Sementara itu, kerugian material akibat satu rumah yang mengalami kerusakan berat diperkirakan mencapai lebih dari Rp100 juta. Angka tersebut masih merupakan taksiran awal.

Acep mengimbau masyarakat agar tidak mempersempit saluran air dan tidak membuang sampah ke selokan. Ia meminta warga menjaga kelancaran aliran air untuk mengurangi risiko luapan ketika hujan deras.

Peristiwa tersebut menjadi perhatian terhadap kondisi saluran air di kawasan permukiman, terutama terkait kapasitas aliran, penyumbatan, dan penyempitan saluran yang dapat memperbesar dampak ketika debit air meningkat.
(Bet)
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Saluran Air Jebol di Ciherang Cianjur, Lima Rumah Terdampak dan Dua Warga Luka-Luka

Trending Now