Senin Pagi Jalan Diponegoro Berubah Arah, Pemkab Jember Gebrak Kepadatan Pasar Tanjung

Senin Pagi Jalan Diponegoro Berubah Arah, Pemkab Jember Gebrak Kepadatan Pasar Tanjung

Oktober 03, 2026 | Oktober 03, 2026 WIB Last Updated 2026-10-02T19:08:13Z
Jember , detiksatu.com || Arus lalu lintas di sekitar Pasar Tanjung kembali diutak-atik. 
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember menyiapkan skema baru untuk membongkar kepadatan yang muncul setelah penerapan rekayasa lalu lintas sebelumnya.

Kali ini, Jalan Diponegoro menjadi sasaran perubahan arus.

Mulai Senin, 5 Oktober 2026 pukul 06.00 WIB, kendaraan dari arah utara akan diarahkan menuju selatan ke Jalan Trunojoyo.

Perubahan tersebut merupakan hasil evaluasi Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Kabupaten Jember bersama Dinas Perhubungan (Dishub) setelah memantau pergerakan kendaraan di sekitar kawasan Pasar Tanjung.

Kepala Dishub Jember Gatot Triyono mengatakan, rekayasa lalu lintas sebelumnya memang mengubah distribusi kendaraan. 

Namun, perubahan tersebut juga memunculkan kepadatan baru di sejumlah ruas.

“Dari hasil monitoring, terjadi perubahan distribusi arus lalu lintas pada jaringan jalan di sekitar kawasan Pasar Tanjung,” ujar Gatot, Jumat (2/10/2026) malam.

Sejumlah titik yang menjadi perhatian antara lain Jalan Ahmad Yani segmen Pemkab Jember–Tugu Koperasi, Jalan Trunojoyo segmen Tugu Koperasi–Simpang Fore, hingga Simpang Tiga Gatot Subroto.

Antrean kendaraan pada periode tertentu menjadi sinyal bahwa pola lalu lintas di kawasan tersebut masih membutuhkan penyesuaian.

Tak hanya mengandalkan hasil pengamatan petugas, Pemkab Jember juga memasukkan keluhan masyarakat sebagai bahan evaluasi. 

Masukan itu disampaikan melalui media sosial maupun kanal pengaduan Wadul Gus'e.

Salah satu yang banyak menjadi perhatian adalah akses kendaraan dari arah Gebang dan Sultan Agung menuju Talangsari serta Pasar Tanjung.

Perubahan jalur dinilai membuat sebagian pengguna jalan harus menempuh jarak lebih jauh dan waktu perjalanan lebih lama. 

Di sisi lain, kendaraan justru masuk ke sejumlah ruas yang sedang mengalami peningkatan kepadatan.

Karena itu, Forum LLAJ memilih melakukan penyesuaian kembali.

Jalan Diponegoro akan diuji coba sebagai jalur yang mengarahkan arus dari utara menuju selatan ke Jalan Trunojoyo.

Skema tersebut diharapkan dapat memecah konsentrasi kendaraan yang selama ini menumpuk di koridor Jalan Ahmad Yani–Tugu Koperasi.

“Uji coba ini diharapkan dapat mendistribusikan sebagian arus lalu lintas yang sebelumnya terkonsentrasi pada koridor Jalan Ahmad Yani–Tugu Koperasi,” kata Gatot.

Namun, Pemkab Jember tidak menjamin skema tersebut langsung menjadi pola permanen.

Justru, lima hari ke depan menjadi fase penting untuk melihat apakah perubahan itu benar-benar mampu mengurai kepadatan atau justru memunculkan titik macet baru.

Dishub akan memantau kondisi lalu lintas secara langsung. Tingkat kepadatan, panjang antrean, waktu tempuh hingga kemudahan akses masyarakat akan menjadi bahan evaluasi.

Pengamanan pun diperkuat.

Dishub Jember bersama Satlantas akan melakukan penyesuaian rambu dan perlengkapan jalan, mengatur simpul-simpul lalu lintas serta melakukan pengendalian parkir.

Segmen Simpang Semar menuju Simpang Samanhudi menjadi salah satu titik yang mendapat perhatian. Hambatan samping di sepanjang koridor tersebut juga akan dipantau secara ketat.

Begitu pula kawasan Simpang Jalan Trunojoyo. Titik ini dinilai membutuhkan pengaturan khusus karena perubahan arus berpotensi memicu pelanggaran maupun kecelakaan jika tidak diantisipasi.

Gatot meminta masyarakat bersiap dengan perubahan tersebut.

Pengendara yang biasa menggunakan Jalan Diponegoro diminta tidak terpaku pada pola perjalanan lama. Rambu baru dan arahan petugas di lapangan harus menjadi acuan selama uji coba berlangsung.

“Mohon masyarakat memperhatikan rambu dan petunjuk petugas di lapangan serta menyesuaikan perjalanan dengan perubahan arus lalu lintas,” imbaunya.

Hasil uji coba nantinya akan menjadi bahan Forum LLAJ untuk menentukan apakah skema tersebut perlu dipertahankan, disempurnakan, atau kembali disesuaikan.

Intinya, Pemkab Jember kini tidak sekadar memindahkan arus. Pola lalu lintas di sekitar Pasar Tanjung sedang diuji ulang agar kepadatan tidak hanya bergeser dari satu ruas ke ruas lainnya.

(Wiwik)
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Senin Pagi Jalan Diponegoro Berubah Arah, Pemkab Jember Gebrak Kepadatan Pasar Tanjung

Trending Now