Nias barat detiksatu.Com II Menanggapi isu hangat yang sempat viral di berbagai media online terkait peredaran proposal bantuan, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Nias Barat, Tolosokhi Halawa, bergerak cepat memberikan klarifikasi resmi. Langkah ini diambil guna meluruskan persepsi publik serta menjaga transparansi tata kelola organisasi.(12-10-2026)
Dalam keterangan resminya, Tolosokhi menegaskan bahwa proposal yang beredar tersebut murni bersifat sukarela dan tidak ada unsur paksaan sama sekali kepada pihak mana pun.
"Kami sampaikan bahwa proposal itu tidak mengikat secara masif. Ini murni gerakan sukarela untuk mengetuk kepedulian bersama," ujar Tolosokhi kepada awak media.
Lebih lanjut, Tolosokhi menjelaskan bahwa latar belakang lahirnya inisiatif tersebut didasari oleh kondisi riil di lapangan. Para atlet Nias Barat yang saat ini tengah menjalani proses pelatihan intensif membutuhkan dukungan logistik dan operasional yang mendesak agar performa mereka tetap maksimal.
KONI Nias Barat memilih mengambil langkah proaktif atau "jemput bola" demi memastikan pembinaan prestasi olahraga di tingkat daerah tidak stagnan. Menurutnya, inovasi pendanaan sangat diperlukan agar program kerja tidak selalu bergantung penuh pada keterbatasan anggaran dana hibah daerah.
"Kami berinisiatif jemput bola supaya perkembangan olahraga di tingkat daerah bisa lebih mumpuni. Kita tidak boleh hanya terpaku atau berpatokan pada anggaran hibah KONI saja jika ingin melihat atlet kita maju," tambahnya.
Menutup klarifikasinya, Tolosokhi menyatakan bahwa seluruh jajaran pengurus harian KONI Nias Barat sangat menghargai fungsi kontrol sosial yang dijalankan oleh rekan-rekan media. Ia menegaskan pihaknya selalu terbuka terhadap masukan dan tidak pernah membatasi pemberitaan.
Ia juga mengimbau kepada masyarakat luas serta seluruh pengurus untuk lebih bijak dalam mencerna setiap informasi yang berkembang di ruang digital agar tidak terjadi misinformasi.
"Harapan kami sebagai pengurus harian KONI, mari kita cerna setiap informasi yang masuk secara jernih. Kami tidak pernah alergi dengan pemberitaan media manapun. Saatnya kita saling bergandengan tangan untuk membangun Nias Barat yang berkelanjutan melalui kolaborasi lintas sektoral," pungkasnya optimis.
Dengan adanya klarifikasi resmi ini, KONI Nias Barat berharap polemik di media sosial dapat mereda, sehingga fokus utama organisasi dapat kembali sepenuhnya pada peningkatan prestasi dan kesejahteraan para atlet daerah.(Redy Gea)