Tanjab Barat, detiksatu.com || Persoalan infrastruktur dasar, peningkatan mutu pendidikan, hingga penguatan fasilitas pelayanan publik menjadi sejumlah isu strategis yang mengemuka dalam kegiatan reses Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Hamdani, S.E., di Desa Lubuk Bernai.
Hamdani yang juga merupakan legislator PDI Perjuangan dari Daerah Pemilihan (Dapil) IV, melaksanakan agenda penyerapan aspirasi masyarakat yang mencakup wilayah Kecamatan Tungkal Ulu, Batang Asam, dan Tebing Tinggi. Kegiatan tersebut menjadi ruang komunikasi antara wakil rakyat dengan masyarakat untuk mengidentifikasi kebutuhan pembangunan yang dinilai mendesak.
Sejumlah aspirasi disampaikan oleh unsur pendidikan. Kepala SMPN 39 Tanjab Barat, Zaimastri, mengusulkan pembangunan pagar sekolah serta fasilitas tempat wudhu guna menunjang kenyamanan dan kelayakan lingkungan pendidikan.
Sementara itu, Guru SDN 067 Tanjab Barat, Jamuris, menyoroti keterbatasan sarana pembelajaran dengan mengusulkan penambahan dua ruang kelas baru beserta kelengkapan mebelair, termasuk pembangunan mushola sekolah.
Di bidang pelayanan kesehatan, Kepala Puskesmas Pembantu (Pustu) Lubuk Bernai, Romi Iskandar, mengajukan pembangunan pagar lingkungan fasilitas kesehatan. Usulan tersebut dinilai penting untuk mendukung keamanan sekaligus menciptakan lingkungan pelayanan yang lebih tertata.
Persoalan konektivitas wilayah turut menjadi perhatian masyarakat. Tokoh masyarakat, Rusman, meminta perhatian terhadap pemeliharaan Jembatan Kuala Tutuhan yang memiliki peran penting dalam menunjang mobilitas warga.
Senada dengan itu, Kepala Desa Lubuk Bernai, Fauzi, mengusulkan perbaikan fasilitas umum serta peningkatan kualitas jalan sepanjang kurang lebih 500 meter di kawasan RT 26 menuju masjid.
Dari kalangan pemuda, Ketua Karang Taruna Andi Nuryansyah mendorong penyediaan sarana olahraga atau gedung serbaguna sebagai ruang pembinaan kreativitas, aktivitas sosial, dan pengembangan potensi generasi muda.
Adapun Kepala Dusun 6, Ansor Alam, menyampaikan dua persoalan mendasar, yakni kebutuhan tambahan tenaga pendidik untuk Sekolah Dasar Kelas Jauh yang berinduk pada SDN 39 Tanjab Barat serta pemenuhan jaringan penerangan listrik bagi masyarakat setempat.
Menanggapi berbagai masukan tersebut, Hamdani menyatakan bahwa seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat akan menjadi bagian dari catatan perjuangan legislatif untuk ditindaklanjuti sesuai mekanisme dan skala prioritas pembangunan daerah.
"Seluruh usulan ini akan kami catat dan perjuangkan agar dapat segera terwujud serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ungkap Hamdani.
Menurutnya, kegiatan reses bukan sekadar agenda formal kedewanan, melainkan instrumen penting untuk memastikan kebijakan pembangunan daerah tetap berorientasi pada kebutuhan riil masyarakat.
Berbagai aspirasi yang terhimpun di Desa Lubuk Bernai tersebut selanjutnya diharapkan menjadi bahan pertimbangan dalam proses perencanaan dan penganggaran pembangunan, sehingga program pemerintah dapat dilaksanakan secara lebih terarah, proporsional, dan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.(Hen)