Pengikut

Sampah Menumpuk di Pasar Wonomulyo, Tata Kelola dan Tanggung Jawab Pemerintah Daerah Dipertanyakan

Januari 07, 2026 | Januari 07, 2026 WIB Last Updated 2026-01-07T14:22:49Z

Polewali Mandar-Detiksatu.com — Persoalan sampah kembali menjadi sorotan di Pasar Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Pada Rabu, 7 Januari 2026, tumpukan sampah terlihat di sejumlah sudut pasar, memicu bau tidak sedap dan mengganggu aktivitas jual beli pedagang maupun pengunjung.

Sampah yang didominasi sisa sayuran, plastik, dan limbah rumah tangga tampak menumpuk di area los pasar hingga ke jalur lalu lintas pejalan kaki. Kondisi ini dinilai tidak hanya menurunkan kenyamanan, tetapi juga berpotensi menimbulkan masalah kesehatan, terutama di kawasan pasar yang setiap hari dipadati masyarakat.

Sejumlah pedagang mengeluhkan kondisi tersebut. Mereka menyebut tumpukan sampah kerap terjadi ketika pengangkutan tidak dilakukan secara rutin atau tempat pembuangan sementara tidak memadai. Dalam beberapa kesempatan, sampah bahkan dibiarkan menumpuk hingga berhari-hari tanpa penanganan yang jelas.

Persoalan sampah di Pasar Wonomulyo dinilai tidak bisa diselesaikan secara parsial. Pengelolaan kebersihan pasar membutuhkan peran aktif pemerintah daerah melalui penyediaan sarana dan prasarana yang memadai, pengaturan sistem pengangkutan yang terjadwal, serta pengawasan yang konsisten di lapangan. Di sisi lain, kesadaran pedagang dan pengunjung untuk membuang sampah pada tempatnya juga menjadi faktor penting.

Pengamat lingkungan menilai pasar tradisional merupakan titik krusial pengelolaan sampah karena tingginya aktivitas harian. Tanpa sistem pengelolaan yang terpadu dan kepemimpinan yang kuat dari pemerintah daerah, persoalan sampah di pasar akan terus berulang dan berpotensi menimbulkan dampak lingkungan yang lebih luas.

Kondisi ini memunculkan pertanyaan publik mengenai sejauh mana komitmen pemerintah daerah, termasuk kebijakan di tingkat pimpinan daerah, dalam menangani persoalan sampah di ruang-ruang publik. Warga menilai persoalan kebersihan pasar tidak semata soal teknis, melainkan juga menyangkut tata kelola dan keberpihakan anggaran.

Warga berharap pemerintah daerah Polewali Mandar segera melakukan pembenahan menyeluruh, mulai dari penambahan fasilitas tempat sampah, peningkatan frekuensi pengangkutan, hingga edukasi berkelanjutan kepada pedagang dan pengunjung pasar. Langkah-langkah tersebut dinilai mendesak demi menciptakan lingkungan pasar yang bersih, sehat, dan layak.

Persoalan sampah di Pasar Wonomulyo menjadi cermin tantangan pengelolaan lingkungan di daerah. Tanpa sinergi antara kebijakan pemerintah dan kesadaran masyarakat, persoalan sampah di pasar tradisional akan terus menjadi masalah yang berulang.

Liputan:Rd
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Sampah Menumpuk di Pasar Wonomulyo, Tata Kelola dan Tanggung Jawab Pemerintah Daerah Dipertanyakan

Trending Now