Presiden Prabowo Tekankan Amanah Rakyat kepada Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur BI

Redaksi
Februari 09, 2026 | Februari 09, 2026 WIB Last Updated 2026-02-09T13:11:44Z
Jakarta, detiksatu.com  || Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menghadiri agenda Rapat Pimpinan (Rapim) TNI–Polri yang digelar di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (9/2/2026).

Presiden hadir didampingi Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Kehadiran Presiden dalam forum strategis tersebut menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat soliditas dan sinergi TNI–Polri sebagai pilar utama pertahanan dan keamanan negara.

Dalam rangkaian agenda kenegaraan pada hari yang sama, Presiden Prabowo Subianto juga menyampaikan pesan penting terkait pelantikan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) periode 2026–2031. 

Presiden menekankan bahwa amanah yang diemban oleh Thomas harus dijalankan sepenuhnya untuk kepentingan rakyat, bangsa, dan negara.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa pesan Presiden selalu konsisten, yakni menempatkan kepentingan nasional dan kesejahteraan rakyat sebagai prioritas utama dalam setiap pelaksanaan tugas pejabat negara.

Menurut Prasetyo, Presiden mengingatkan bahwa negara berdiri atas jaminan dan kepercayaan rakyat, sehingga setiap kebijakan dan pengabdian harus berorientasi pada kepentingan publik.
“Pesan selalu dari Bapak Presiden adalah terus bekerja untuk kepentingan bangsa dan negara, untuk Merah Putih, untuk rakyat. Rakyatlah yang menjadi jaminan berdirinya negara. Oleh karena itu, setiap amanah harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan kesadaran historis bahwa negara terbentuk atas dasar pengabdian kepada rakyat,” ujar Prasetyo Hadi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.

Prasetyo menambahkan, Presiden Prabowo juga menegaskan pentingnya rasa cinta tanah air dalam menjalankan setiap tugas dan tanggung jawab, apa pun bidang pengabdiannya. Menurutnya, jabatan bukan sekadar posisi struktural, melainkan sarana pengabdian yang menuntut integritas, dedikasi, dan keberpihakan pada kepentingan nasional.

Dalam kesempatan tersebut, Prasetyo Hadi turut menyampaikan apresiasi atas pengabdian Thomas Djiwandono selama menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan. Pemerintah menilai pengalaman dan kontribusi Thomas selama di Kementerian Keuangan menjadi modal penting dalam menjalankan peran barunya di Bank Indonesia.
“Pemerintah berharap pelaksanaan amanah ini dapat berjalan dengan lancar demi kepentingan bangsa dan negara. Itu bukan pekerjaan atau amanah yang ringan. Oleh karena itu, kami menyampaikan selamat bertugas dan semoga selalu diberikan kelancaran serta kekuatan dalam pengabdian kepada bangsa dan negara,” kata Prasetyo.

Sebelumnya, Thomas Djiwandono resmi dilantik sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia periode 2026–2031 melalui prosesi pengambilan sumpah jabatan yang dipimpin oleh Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia Sunarto di Jakarta, Senin. Pelantikan tersebut menandai dimulainya tanggung jawab baru Thomas dalam menjaga stabilitas moneter dan sistem keuangan nasional.

Dalam sumpah jabatannya, Thomas berjanji akan melaksanakan tugas dan kewajibannya dengan sebaik-baiknya serta penuh rasa tanggung jawab. Ia juga menegaskan komitmennya untuk menjaga integritas dan profesionalisme selama menjabat.
“Saya berjanji bahwa saya akan melakukan tugas dan kewajiban Deputi Gubernur Bank Indonesia dengan sebaik-baiknya dan penuh rasa tanggung jawab,” ujar Thomas dalam prosesi pelantikan.

Thomas juga menyatakan tidak akan memberikan, menerima, maupun menjanjikan sesuatu kepada siapa pun yang dapat memengaruhi pelaksanaan tugasnya. Selain itu, ia menegaskan kesetiaannya kepada negara, konstitusi, dan haluan negara.
“Saya berjanji bahwa saya akan setia terhadap negara, konstitusi, dan haluan negara. Kiranya Tuhan menolong saya,” imbuhnya.

Acara pelantikan tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara, antara lain Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara, Wakil Menteri Keuangan Juda Agung, serta Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti. Turut hadir pula Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun, Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Anggito Abimanyu, serta Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML) OJK Agusman.

Dengan pelantikan tersebut, pemerintah berharap Bank Indonesia semakin solid dalam menjalankan perannya menjaga stabilitas nilai rupiah, mengendalikan inflasi, serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan demi kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia.

Red-Ervinna
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Presiden Prabowo Tekankan Amanah Rakyat kepada Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur BI

Trending Now