Rekening Dibekukan, Bank Mandiri Disorot: DPRD Jabar Minta Dasar Pemblokiran Dibuka

Rekening Dibekukan, Bank Mandiri Disorot: DPRD Jabar Minta Dasar Pemblokiran Dibuka

Agustus 26, 2026 | Agustus 26, 2026 WIB Last Updated 2026-08-26T14:17:24Z

CIANJUR,DETIKSATU.COM || Polemik pemblokiran rekening milik Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Supriyono alias Botok, membuat Bank Mandiri mendapat sorotan. Persoalan tersebut juga memicu reaksi di media sosial, termasuk unggahan warganet yang mengaku memindahkan tabungan dan rekening payroll ke bank lain.

Sejumlah unggahan di media sosial bahkan memperlihatkan aksi pemotongan kartu ATM Bank Mandiri sebagai bentuk kekecewaan atas kebijakan pemblokiran rekening yang dipersoalkan.

Anggota Komisi III DPRD Provinsi Jawa Barat, Onnie Soerono Sandi, meminta dasar dan mekanisme pemblokiran rekening tersebut dijelaskan secara terbuka. Menurutnya, pemblokiran rekening nasabah tidak boleh dilakukan tanpa landasan kewenangan yang jelas.

Onnie mengatakan pemblokiran rekening dapat dilakukan berdasarkan permintaan aparat penegak hukum (APH) sesuai ketentuan yang berlaku. Namun, apabila tidak terdapat permintaan dari pihak yang berwenang, dasar tindakan tersebut perlu dijelaskan.

"Kalau APH meminta kepada bank, itu bisa dilakukan. Tapi kalau tidak ada permintaan dari APH, tidak boleh, karena undang-undangnya mengatur seperti itu," kata Onnie, Rabu (26/8/2026).

Menurut Onnie, persoalan tersebut perlu segera dijelaskan karena industri perbankan sangat bergantung pada kepercayaan nasabah. Ia khawatir polemik yang tidak segera mendapat penjelasan dapat memengaruhi kepercayaan masyarakat.

"Bank itu kan bisnis kepercayaan. Jangan sampai tindakannya mencederai tingkat kepercayaan masyarakat kepada bank itu sendiri," ujarnya.

Karena itu, Onnie meminta Bank Mandiri memberikan penjelasan mengenai alasan dan dasar pemblokiran rekening yang menjadi sorotan publik.

"Harusnya segera memberikan alasan kalau memang terjadi pemblokiran itu," katanya.

Onnie mengaku hingga kini belum berkomunikasi dengan pihak Bank Mandiri wilayah Jawa Barat terkait persoalan tersebut.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mengambil kesimpulan berdasarkan informasi yang beredar di media sosial. Menurutnya, informasi mengenai kasus tersebut masih belum sepenuhnya jelas sehingga masyarakat diminta menunggu keterangan resmi dari pihak terkait.

"Berita ini masih simpang siur, belum ada kejelasan. Sebaiknya masyarakat bisa meredam, bijaksana dalam bermedia sosial dan menahan diri," kata Onnie.

Ia menegaskan masyarakat sebaiknya menunggu penjelasan resmi dan tidak melakukan tindakan yang berpotensi memperkeruh situasi. (Bet)
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Rekening Dibekukan, Bank Mandiri Disorot: DPRD Jabar Minta Dasar Pemblokiran Dibuka

Trending Now