Lagi-Lagi Si Jago Merah Menghanguskan Hutan di Kaki Bukit Lukai hingga Kebun Warga Dusun Caram

Lagi-Lagi Si Jago Merah Menghanguskan Hutan di Kaki Bukit Lukai hingga Kebun Warga Dusun Caram

September 03, 2026 | September 03, 2026 WIB Last Updated 2026-09-03T02:14:53Z

KAPUAS HULU,DETIKSATU.COM || Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali terjadi di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. Kali ini, api membakar kawasan perbatasan Desa Kenerak dan Dusun Caram, Kecamatan Suhaid, pada Rabu (2/9/2026).

Kebakaran tersebut menjadi perhatian serius karena api dilaporkan sulit dikendalikan dan berpotensi meluas apabila tidak segera ditangani.

Berdasarkan laporan di lapangan yang diterima detiksatu.com, Buyung Malaysiadi selaku Kasi Polisi Pamong Praja (Pol PP) Kecamatan Semitau menyampaikan bahwa terdapat dua titik api yang telah masuk wilayah Kecamatan Suhaid.
Titik pertama berada di kaki Bukit Lukai, tepat di belakang Kampung Caram. Sementara titik kedua berada di area kebun milik warga Dusun Caram.

Api diketahui membakar semak belukar, ranting kering, serta vegetasi bawah di kawasan tersebut. Kondisi lahan yang relatif kering akibat cuaca panas membuat api lebih mudah menjalar.

Hingga berita ini diterbitkan, penyebab pasti kebakaran belum diketahui dan masih dalam penanganan serta pemantauan tim di lapangan.

Lokasi kebakaran berada di kawasan perbukitan dengan medan yang cukup terjal, akses terbatas, serta jauh dari sumber air. Kondisi tersebut menjadi salah satu faktor yang menyulitkan proses pemadaman.

Tim Gabungan Turun ke Lokasi

Penanganan kebakaran dilakukan oleh tim gabungan yang melibatkan unsur pemerintah kecamatan, TNI, Polri, pemerintah desa, serta masyarakat setempat.

Adapun personel yang terlibat di lapangan terdiri dari:

1. Pemerintah Kecamatan: Camat Semitau bersama Kasi Pol PP dan dua orang anggota.
2. TNI: Danramil Semitau bersama dua orang anggota.
3. Polri: Personel Polsek Semitau sebanyak empat orang.
4. Pemerintah Desa: Staf Desa Kenerak sebanyak sembilan orang.
5. Masyarakat: Warga setempat turut membantu proses pemadaman.

Tim gabungan melakukan pemadaman secara manual menggunakan peralatan yang tersedia. Selain itu, petugas juga melakukan penyekatan untuk mencegah api merambat lebih luas, terutama ke arah area yang berdekatan dengan kebun dan permukiman warga.

Tiga Kendala Utama

Berdasarkan laporan tim di lapangan, terdapat sejumlah kendala yang menyebabkan proses pemadaman belum maksimal.

Pertama, angin kencang membuat api lebih cepat menjalar dan berpotensi berpindah ke titik lain.

Kedua, keterbatasan sumber air, mengingat lokasi kebakaran cukup jauh dari sungai maupun sumber air lainnya.

Ketiga, keterbatasan peralatan pemadaman, sementara luas area yang terbakar membutuhkan penanganan lebih intensif.

Kondisi medan yang terjal serta banyaknya vegetasi kering turut menyulitkan petugas dalam melakukan pemadaman secara manual.

Hingga tim meninggalkan lokasi, api dilaporkan belum sepenuhnya padam. Pemantauan dan pengawasan masih dilakukan karena potensi munculnya kembali titik api cukup tinggi, terutama apabila kondisi cuaca tetap panas dan angin bertiup kencang.

Camat Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Menyikapi kejadian tersebut, pemerintah kecamatan mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan selama kondisi cuaca panas dan musim kemarau.

Masyarakat diminta tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar, berhati-hati terhadap puntung rokok maupun sumber api lainnya, serta segera melaporkan kepada aparat desa atau kecamatan apabila menemukan titik api.

Camat Semitau, Yohanes Rapli, juga mengimbau seluruh lapisan masyarakat, khususnya yang berada di wilayah Desa Kenerak dan Dusun Caram, agar bersama-sama menjaga lingkungan dan mencegah kebakaran meluas.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan mencegah meluasnya kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kapuas Hulu, khususnya di Kecamatan Suhaid dan Semitau,” pungkasnya.

(Joko)
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Lagi-Lagi Si Jago Merah Menghanguskan Hutan di Kaki Bukit Lukai hingga Kebun Warga Dusun Caram

Trending Now