Wakil Bupati Nagekeo Terima Kunjungan Ketua Asosiasi Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Indonesia

Wakil Bupati Nagekeo Terima Kunjungan Ketua Asosiasi Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Indonesia

September 01, 2026 | September 01, 2026 WIB Last Updated 2026-09-01T08:43:07Z
NAGEKEO,DETIKSATU.COM || Wakil Bupati Nagekeo yang juga merupakan Komandan Posko Tanggap Darurat Bencana Gempa Bumi Kabupaten Nagekeo Gonzalo Gratianus Muga Sada, menerima kunjungan Ketua Asosiasi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Indonesia. 

Kunjungan yang diinisiasi oleh FKUB Nusa Tenggara Timur (NTT) tersebut berlangsung di Posko Tanggap Darurat Bencana Gempa Bumi, Mbay, pada Senin (31/08/2026).

Turut hadir, Ketua DPRD Kabupaten Nagekeo, Shafar SE, Ketua Umum Asosiasi FKUB Indonesia, Ida Pangelingsir Putra Agung Sukshet beserta jajaran, Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Nagekeo, Drs.Immanuel Ndun, para tokoh agama serta undangan lainnya.

Pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat komunikasi antara pemerintah daerah dan organisasi yang bergerak dalam bidang kerukunan umat beragama. Dialog dan koordinasi dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga suasana kehidupan masyarakat yang aman, damai, dan saling menghargai.

Kunjungan ini dilaksanakan sebagai bentuk solidaritas dan dukungan moral, sekaligus penyerahan santunan tali kasih bagi masyarakat Nagekeo guna pemulihan pasca bencana gempa bumi.

Ketua Umum Asosiasi FKUB Indonesia, Ida Pangelingsir Agung Putra Sukshet, menyampaikan rasa simpati mendalamnya atas bencana yang terjadi dan mengajak masyarakat Nagekeo untuk tetap tabah, sabar dan optimis dalam menghadapi masa pasca bencana. 

"Kami hadir membawa doa, harapan untuk membangkitkan kembali semangat masyarakat Nagekeo. Semoga seluruh warga tetap sabar, kuat, dan ikhlas. Kita meyakini bahwa Tuhan akan membawa NTT kembali pulih dan bergembira," ujarnya.

Ia menyampaikan rasa kepedulian dan empati yang mendalam untuk seluruh masyarakat Nagekeo yang terdampak gempa bumi. 

Ida Pangelingsir Agung Putra Sukshet juga berharap, kepedulian ini  menjadi pemantik motivasi agar semua  pihak turut ambil bagian dalam membantu meringankan duka para korban bencana. Semoga motivasi kecil ini dapat membangkitkan semangat dan menggerakkan empati seluruh masyarakat Indonesia untuk bersama-sama memulihkan Flores dan NTT."

"FKUB juga menyerahkan tanda tali kasih ala kadarnya. Memang tidak seberapa, karena kami juga tidak memiliki penghasilan besar. Namun ini adalah wujud empati dan kepedulian kami sebagai sesama anak bangsa," ujarnya.

Kegiatan ini juga dilakukan  doa bersama lintas agama. Doa dipimpin oleh Ketua Umum Asosiasi FKUB Indonesia menurut tata cara agama Hindu dan diikuti oleh seluruh perwakilan umat beragama yang hadir, yang kemudian rangkaian doa ditutup dengan Berkat Penutup dari RD. Kristo Betu. 

Sementara itu, Komandan Posko Tanggap Darurat Penanggulangan Bencana Kabupaten Nagekeo, Gonzalo Gratianus Muga Sada, menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam atas perhatian dan dukungan dari FKUB Indonesia.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Nagekeo, kami mengucapkan terima kasih setinggi-tingginya. Bantuan dan kehadiran FKUB sangat membantu serta memunculkan semangat solidaritas yang kuat, membuktikan bahwa kita semua adalah bersaudara," ungkapnya.

Sebagai Komandan Posko, ia juga memaparkan perkembangan terkini  penanganan bencana di Kabupaten Nagekeo. Disampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Nagekeo telah memperpanjang Status Tanggap Darurat tahap kedua yang berlaku hingga 13 September 2026 dengan fokus pada penyediaan hunian sementara sebelum pembangunan hunian tetap. 

Hal ini berbeda dengan tahap satu yang lebih fokus pada  pemenuhan kebutuhan pangan. Meskipun demikian, bantuan logistik natura tetap diberikan secara proporsional.

Selanutnya, Gempa bumi telah mengakibatkan kerusakan signifikan pada infrastruktur daerah, termasuk gedung perkantoran, fasilitas keagamaan, pendidikan, serta layanan kesehatan.

“Untuk sementara, kami semua termasuk Bupati, dan seluruh ASN berkantor di luar atau di posko agar semua pelayanan bisa tetap berjalan,”tambahnya.

Hingga saat ini, pemerintah daerah terus mengimbau warga secara bertahap untuk dapat kembali ke rumah masing-masing. Sosialisasi terus dilakukan agar masyarakat merasa aman serta tidak panik berlebihan,"pungkas Komandan Posko.

Kunjungan ini ditutup dengan penyerahan bantuan tali kasih secara resmi serta foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan persatuan dalam pemulihan pascabencana di Kabupaten Nagekeo.

Jurnalis: Stef
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Wakil Bupati Nagekeo Terima Kunjungan Ketua Asosiasi Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Indonesia

Trending Now