INAMA Gandeng HIPMIKINDO, Buka Peluang UMKM Indonesia Tembus Pasar Malaysia dan ASEAN

INAMA Gandeng HIPMIKINDO, Buka Peluang UMKM Indonesia Tembus Pasar Malaysia dan ASEAN

Oktober 12, 2026 | Oktober 12, 2026 WIB Last Updated 2026-10-12T15:17:56Z
Jakarta,detiksatu.com || Indonesia–Malaysia Hospitality Center (INAMA) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Dewan Pimpinan Pusat Himpunan Pengusaha Mikro dan Kecil Indonesia (DPP HIPMIKINDO) melalui penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) di Hotel The Premier Menteng, Jakarta, Minggu (11/10/2026).

Kolaborasi ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat ekosistem bisnis, mendorong investasi, meningkatkan daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta membuka akses pasar internasional, khususnya di Indonesia dan Malaysia.

Penandatanganan MoU tersebut dihadiri Presiden & CEO Global INAMA, Donny Pur, bersama jajaran pengurus INAMA Indonesia, termasuk Direktur MICE, UMKM & Industri Kreatif, Puthut Pujianto. Turut hadir Ketua Umum DPP HIPMIKINDO Syahnan Phalipi beserta jajaran pengurus, serta Ketua DPC PERADI Jakarta Pusat, Dr. Andar Manik.

Kerja sama kedua organisasi mencakup pertukaran pengetahuan, peningkatan kompetensi pelaku usaha, pelatihan kewirausahaan, penyelenggaraan forum bisnis, business matching, fasilitasi investasi, hingga perluasan akses pasar Indonesia–Malaysia.

Presiden & CEO Global INAMA, Donny Pur, menegaskan bahwa kerja sama ini tidak boleh berhenti pada penandatanganan dokumen, tetapi harus diwujudkan melalui program konkret yang memberikan manfaat langsung bagi pelaku usaha.

“Kami ingin menghadirkan peluang bisnis yang nyata untuk menembus pasar ASEAN, bukan sekadar kerja sama di atas kertas,” ujar Donny Pur, pengusaha nasional di sektor perhotelan yang merupakan alumni Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto.

Menurut Donny, INAMA dibangun sebagai jembatan kolaborasi bisnis dan hospitality antara Indonesia dan Malaysia, dengan mempertemukan akademisi, praktisi, profesional, investor, serta pelaku industri.

Mengusung semangat “People, Knowledge, A Better Hospitality Future”, INAMA berkomitmen mendorong pengembangan sumber daya manusia, pertukaran pengetahuan, serta penguatan ekosistem bisnis yang berkelanjutan.

Selain perhotelan dan pariwisata, INAMA juga mengembangkan jejaring di sektor MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition), ekonomi kreatif, UMKM, investasi, dan pengembangan bisnis lintas negara.

Melalui jaringan profesional dan akademisi di kedua negara, INAMA berupaya mendorong program peningkatan kompetensi, beasiswa, kolaborasi riset terapan, serta mempertemukan pelaku usaha dengan calon mitra bisnis dan investor potensial.

“Kami ingin mempertemukan tiga kekuatan utama, yakni akademisi, pelaku usaha, dan investor. Ketiganya harus berjalan bersama agar tercipta peluang bisnis baru, peningkatan kualitas SDM, dan pertumbuhan ekonomi yang saling menguntungkan,” kata Donny.

Donny Pur, yang juga menjabat sebagai presiden direktur PHI Group, dikenal memiliki pengalaman sebagai praktisi bisnis sekaligus akademisi. Ia tercatat sebagai Professor of Practice in Business Restructuring & Asset Management di Universiti Geomatika Malaysia.

Pengalaman tersebut diharapkan dapat memperkuat peran INAMA dalam menjembatani kebutuhan dunia usaha dengan pengembangan ilmu pengetahuan, sekaligus membuka peluang kemitraan lintas negara yang lebih luas.

HIPMIKINDO Siap Percepat Kolaborasi

Ketua Umum DPP HIPMIKINDO, Syahnan Phalipi, menyambut positif kerja sama tersebut. Ia menyatakan organisasinya siap bergerak cepat untuk mengoptimalkan jaringan anggota, mitra, dan pemangku kepentingan guna merealisasikan berbagai peluang kolaborasi.

“Kami akan bergerak cepat berkolaborasi dengan mitra, anggota, serta relasi agar dapat bekerja sama secara taktis dengan para pemangku kepentingan INAMA, yang kita ketahui diisi banyak ilmuwan maupun pelaku bisnis hospitality,” ujar Syahnan.

Melalui sinergi ini, HIPMIKINDO diharapkan dapat memperluas peluang bagi anggotanya untuk menjalin kemitraan dengan industri hospitality dan investor Malaysia.

Salah satu potensi yang akan dikembangkan adalah mendorong produk UMKM Indonesia masuk ke dalam rantai pasok industri perhotelan, restoran, dan pariwisata. Peluang tersebut juga mencakup sektor ekonomi kreatif yang memiliki prospek untuk dipasarkan di kedua negara.

Direktur INAMA, Puthut Pujianto, menilai perluasan akses pasar dan penguatan jaringan bisnis menjadi faktor penting untuk meningkatkan daya saing UMKM Indonesia.

“Potensi UMKM Indonesia sangat besar. Tantangannya adalah bagaimana membuka akses jaringan, meningkatkan standar kualitas, dan mempertemukan mereka dengan pasar yang tepat. Di sinilah INAMA ingin mengambil peran,” ungkap Puthut.

Siapkan Forum Bisnis hingga Promosi Produk UMKM

Sebagai tindak lanjut penandatanganan MoU, INAMA dan HIPMIKINDO merencanakan sejumlah agenda bersama. Program tersebut antara lain forum investasi, seminar internasional, pelatihan kewirausahaan, pertukaran delegasi bisnis, promosi produk unggulan UMKM, serta penjajakan kemitraan strategis dengan berbagai institusi di Malaysia dan kawasan ASEAN.

Agenda tersebut diharapkan dapat menjadi sarana bagi pelaku UMKM untuk memahami kebutuhan pasar internasional, meningkatkan kualitas produk, serta membangun hubungan bisnis yang berkelanjutan.

Kolaborasi ini juga membuka peluang bagi pengusaha Indonesia untuk memperluas jaringan distribusi, menjajaki kerja sama investasi, dan mengembangkan produk agar memenuhi kebutuhan industri di pasar regional.

Dengan dukungan jaringan akademisi, praktisi, dan pelaku industri di Indonesia maupun Malaysia, INAMA optimistis kerja sama dengan HIPMIKINDO dapat berkembang menjadi platform kolaborasi yang menghasilkan manfaat ekonomi nyata.

Penandatanganan MoU ini sekaligus menegaskan komitmen kedua organisasi untuk memperkuat hubungan antara dunia pendidikan, industri, dan investasi.

Ke depan, keberhasilan kerja sama tersebut akan ditentukan oleh implementasi program, terbentuknya kemitraan bisnis, serta terbukanya akses pasar yang lebih luas bagi pelaku usaha Indonesia.

Melalui sinergi ini, INAMA dan HIPMIKINDO berharap UMKM Indonesia tidak hanya mampu bertahan di pasar domestik, tetapi juga semakin kompetitif dan memiliki kesempatan lebih besar untuk berkembang di Malaysia serta pasar ASEAN.
(Nina)
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • INAMA Gandeng HIPMIKINDO, Buka Peluang UMKM Indonesia Tembus Pasar Malaysia dan ASEAN

Trending Now