Perkumpulan konservasi keturunan ho segera berbadan hukum

Perkumpulan konservasi keturunan ho segera berbadan hukum

Oktober 01, 2026 | Oktober 01, 2026 WIB Last Updated 2026-10-01T05:27:53Z
Nias Lahemo,detiksatu.com || Perkumpulan Konservasi Cagar Budaya Keturunan HO segera memasuki tahap pembentukan badan hukum sebagai langkah untuk membangun pusat manajemen konservasi dan pengelolaan Cagar Budaya HO secara lebih terarah, profesional, modern, dan berkelanjutan. ( 01 Oktober 2026 )

Perkumpulan tersebut diproyeksikan menjadi organisasi pusat manajemen yang menangani berbagai aspek konservasi, pengembangan kawasan, edukasi sejarah dan budaya, serta pengelolaan program Cagar Budaya HO secara modern dan tersistematis.

Pembentukan badan hukum menjadi bagian dari upaya memperkuat kelembagaan, tata kelola, serta pembagian fungsi organisasi dalam menjalankan program konservasi dan pengembangan destinasi wisata sejarah di Lahemo, Kecamatan Gido, Kabupaten Nias, Provinsi Sumatera Utara.

Ke depan, pengelolaan Cagar Budaya HO diarahkan tidak hanya berorientasi pada pelestarian peninggalan sejarah dan budaya, tetapi juga membuka ruang bagi pengembangan edukasi, pariwisata, ekonomi kreatif, UMKM, kerajinan, kuliner khas Nias, dan kegiatan kebudayaan masyarakat.

Dengan kelembagaan yang lebih tertata, Perkumpulan Konservasi Cagar Budaya Keturunan HO diharapkan mampu membangun sistem manajemen yang transparan, profesional, dan berkelanjutan, sekaligus menjaga nilai sejarah, adat, budaya, serta warisan leluhur bagi generasi mendatang.

lokasi cagar budaya ho

Cagar Budaya HO berlokasi di:

Jl. Tuada HO Km. 7,5, Desa Lahemo, Kecamatan Gido, Kabupaten Nias, Provinsi Sumatera Utara, Indonesia.

Kawasan tersebut berada di wilayah daratan berbukit dengan panorama alam perbukitan dan memiliki potensi peninggalan sejarah serta megalitikum yang menjadi bagian penting dalam pengembangan kawasan wisata sejarah dan budaya.

Kehadiran Perkumpulan Konservasi Cagar Budaya Keturunan HO diharapkan menjadi fondasi kelembagaan untuk mengelola kawasan tersebut secara profesional, sekaligus memastikan nilai sejarah dan warisan budaya tetap terjaga dan dapat dikenalkan kepada masyarakat luas.


 (Setiaman Z)
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Perkumpulan konservasi keturunan ho segera berbadan hukum

Trending Now