Terima Bantuan Presiden Rp8,72 Miliar, BPBD Tanjab Barat Percepat Penanganan Karhutla

Terima Bantuan Presiden Rp8,72 Miliar, BPBD Tanjab Barat Percepat Penanganan Karhutla

Oktober 13, 2026 | Oktober 13, 2026 WIB Last Updated 2026-10-13T11:17:42Z
Tanjab barat,detiksatu.com || Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi, memberikan penjelasan terkait ketersediaan anggaran untuk penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), termasuk bantuan Presiden untuk percepatan penanganan karhutla di wilayah tersebut (13/10/2026).

Kepala BPBD Tanjung Jabung Barat yang saat ini masih merangkap sebagai Pelaksana Tugas (Plt), Samsuhadi, S.E., menjelaskan bahwa anggaran untuk mendukung penanggulangan karhutla bersumber dari dua pos anggaran, yakni APBD murni sebesar Rp120.400.000 dan bantuan Presiden untuk percepatan penanganan karhutla sebesar Rp8.720.945.000.

Dengan demikian, total anggaran dari kedua sumber tersebut mencapai Rp8.841.345.000.

Menurut Samsuhadi, anggaran tersebut diperuntukkan bagi pemenuhan kebutuhan sarana dan prasarana serta operasional dalam upaya penanganan karhutla di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Untuk sarana dan prasarana, alokasi yang disebutkan meliputi tiga unit kendaraan roda empat (R4) jenis rantis, satu unit kendaraan roda tiga (R3) jenis rantis, serta delapan unit kendaraan roda dua (R2) jenis rantis. Kendaraan tersebut ditujukan untuk menunjang mobilitas petugas dalam menjalankan tugas penanggulangan karhutla.

Selain itu, anggaran juga diperuntukkan bagi operasional pemadaman yang melibatkan BPBD, TNI, Polri, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunak), serta operasional alat berat yang dibutuhkan dalam penanganan kebakaran.

Samsuhadi berharap dukungan anggaran dan sarana prasarana tersebut dapat memperkuat kesiapsiagaan serta meningkatkan efektivitas penanganan karhutla, khususnya ketika terjadi kebakaran di wilayah yang sulit dijangkau.

Ia menegaskan bahwa penanggulangan karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan petugas di lapangan, melainkan juga membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat yang berada di sekitar kawasan rawan kebakaran.

“Harapan kami, melalui dukungan anggaran dan sarana prasarana ini, upaya penanganan karhutla di Kabupaten Tanjung Jabung Barat dapat berjalan lebih optimal. Kami juga mengharapkan peran aktif masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan, meningkatkan kewaspadaan, serta segera melaporkan apabila menemukan titik api,” demikian harapan yang perlu dikonfirmasi kepada Samsuhadi sebelum diterbitkan sebagai kutipan langsung.

Ia juga berharap sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, instansi terkait, dunia usaha, dan masyarakat dapat terus diperkuat, baik dalam upaya pencegahan maupun penanganan kebakaran hutan dan lahan.

Menurutnya, masyarakat memiliki peran penting dalam mencegah pembukaan lahan dengan cara membakar, mengawasi kondisi lingkungan sekitar, serta memberikan informasi secara cepat apabila ditemukan indikasi kebakaran. Pelaporan sejak dini dapat membantu petugas melakukan penanganan sebelum api meluas.

Melalui dukungan anggaran, kesiapan sarana prasarana, koordinasi lintas sektor, dan partisipasi masyarakat, upaya pencegahan serta penanggulangan karhutla di Kabupaten Tanjung Jabung Barat diharapkan dapat berjalan lebih terpadu.(Hen)
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Terima Bantuan Presiden Rp8,72 Miliar, BPBD Tanjab Barat Percepat Penanganan Karhutla

Trending Now