SEBANYAK 50 ORANG PENGELOLA PROYEK PRIORITAS NASIONAL SE KABUPATEN SINTANG MENDAPATKAN PEMBEKALAN

Oleh On Juli 07, 2020


Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) Perwakilan Kalimantan Barat melaksanakan Kegiatan Peningkatan Kapasitas Bagi Pengelola Proyek Prioritas Nasional (Pro PN) di Kabupaten Sintang tahun 2020 di Gedung Pancasila pada Selasa, 7 Juli 2020.
Kegiatan di buka oleh Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Kalimantan Barat Tenny Calvenny Soriton.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Sintang Maryadi, dan Ketua Provincial Working Group (PWG) Provinsi Kalimantan Barat Aida Mochtar beserta 50 orang yang berasal dari berbagai organisasi dan lembaga yang mengelola proyek prioritas nasional di Kabupaten Sintang.
Kepala Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Sintang Maryadi mengatakan bahwa pihaknya sangat terbantu sekali akan adanya para penyuluh beserta para kader Keluarga Berencana yang ada di Kabupaten Sintang, tanpa mereka program keluarga berencana tidak akan berjalan dan mencapai target.
“saya yakin para kader dan penyuluh KB di Kabupaten Sintang  telah melaksanakan tugas dan fungsi  dengan baik, karena tidak hanya organ-organ dinas yang turut membantu dalam mengemban tugas-tugas ini, tetapi para penyuluh jugalah yang telah ambil bagian dalam menyambung lidah di masyarakat sehingga kami bisa lebih mudah menjalankan segala pekerjaan” jelas Maryadi.
“secara strukur kepegawaiannya para penyuluh KB ini adalah milik pemerintah pusat yang ditugaskan di setiap kecamatan maupun kabupaten, maka dari itu dinas pusatlah yang nantinya akan mengoptimalisasikan berbagai macam pemberdayaan dan fasilitasinya “ tambah Maryadi.
“saya juga berharap agar para pengurus kader dapat betul-betul menjalankan tugas dengan baik sesuai realitas yang ada di lapangan. Para penyuluh ini bersifat mandiri dan sangat memerlukan kreativitas serta inovasi yang sangat tinggi dikarenakan berhubungan langsung dan menghadapi masyarakat, baik imunisasi maupun pada saat acara-acara seperti penyuluhan KB di setiap desa” harap Maryadi.
Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Kalimantan Barat Tenny Calvenny Soriton mengharapkan agar supaya para penyuluh dapat segera menginformasikan terkait anak berkebutuhan khusus. “kalau bapak ibu menemukan ada anak-anak yang berkebutuhan khusus. Segera memberikan informasi kepada kami. Target Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) tahun ini juga sangat sedikit yaitu kurang dari jumlah yang diinginkan, masih ada waktu lima bulan pada tahun ini untuk kita agar memenuhi target yang belum tercapai pada tahun sebelumnya” terang Tenny Calvenny Soriton

ASISTEN I  SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN SINTANG  SY. YASSER ARAFAT  PIMPIN KEGIATAN SOSILISASI PERBUP NOMOR 18 TAHUN 2020 DI KECAMATAN kETUNGAU TENGAH

Oleh On Juli 07, 2020


Pemerintah Kabupaten Sintang  saat ini secara bergilir di seluruh Kecamatan melakukan  Sosialisasi  tentang peraturan Bupati Sintang nomor 18 tahun 2020 tentang tata  cara Pembukaan lahan bagi masyarakat di Kabupaten Sintang.  Seperti yang dilaksanakan pada  hari ini Selasa,07/07/2020, pagi  di Aula  Kantor Kecamatan  Ketungau Tengah  yang dipimpin  Asisten I Bidang Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang, Sy.Yasser Arafat, S. Sos.M.si, yang juga dihadiri Camat Ketungau Tengah,  Kapolsek, Danramil , para  Kepala Desa, BPD, Para Pimpinan Perusahaan, Tokoh Agama, Tokoh adat, Tokoh Masyarakat,  serta para Kepala Dusun,  dan  para undangan.

Dalam kata sambutannya Asisten I Bidang Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang, Sy.Yasser Arafat, S. Sos.M.si, mengatakan bahwa kegiatan Sosialisasi  tentang peraturan Bupati Sintang nomor 18 tahun 2020 yang dilaksanakan ini merupakan tindak lanjut kegiatan yang sudah dilaksanakan di Tingkat Kabupaten Sintang pada tanggal 11 Juni lalu yang dipimpin Bupati Sintang Jarot Winarno.

“dari hasil kesepakatan Sosialisasi  tentang peraturan Bupati Sintang nomor 18 tahun 2020 yang sudah dilaksanakan di Tingkat Kabupaten, bahwa  Sosialisasi Perbup nomor 18 Tahun 2020  ini juga  dilaksanakan di empat belas Kecamatan yang ada di Kabupaten Sintang, dan juga di tindak lanjuti ke seluruh masing-masing desa secara berjenjang” tegas Yaser Arafat

Dalam kesempatan tersebut  Asisten I Bidang Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang, Sy.Yasser Arafat, S. Sos.M.si, juga menjelaskan, bahwa  Perbup nomor 18 tahun 2020 ini , dalam rangka menjalankan  amanah peraturan Perundang-undangan , guna memberikan pengayoman dan perlindungan hukum kepada seluruh masyarakat Kabupaten Sintang yang akan membuka lahan”jadi ini  hakekatnya adalah memberikan  jaminan dan kepastian hukum, sekaligus perlindungan hukum kepada masyarakat kita, dan  dalam perbup ini juga tetap mengedepankan roh  kearipan lokal , sehingga pasal-pasalnya lebih fleksibel.

“Pemerintah Kabupaten Sintang  menyadari sepenuhnya , bahwa nilai-nilai  budaya , nilai-nilai kearipan lokal yang sudah hidup didalam masyarakat  yang secara turun menurun, akan terus tetap dilestarikan dengan Peraturan Bupati nomor 18 Tahun 2020 ini,  dan  Perbup Tentang Tata Cara Membuka Lahan ini juga sudah disepakati oleh Pemerintah Daerah, Unsur TNI dan Polri” kata  Yaser Arafat

Selain itu Asisten I Bidang Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang, Sy.Yasser Arafat, S. Sos.M.si, dalam penyampaian kata sambutannya mengatakan, bahwa  Sosialiasai perbup nomor 18 tahun 2020 ini. merupakan amanah/tindak lanjut dari ketentuan peraturan perudangan-undangan dan kebijakan yang lebih tinggi yang sudah di buat oleh pemerintah pusat. “Karena memang ada undang-undang tentang lingkungan hidup dan kebijakan-kebijakan lainnya yang sudah dibuat oleh pemerintah pusat, sehingga kita menindak lanjutinya melalui perbup”

Dalam Kegiatan Sosialisasi Peraturan Bupati  nomor.18 tahun.2020 tentang Cara Pembukaan Lahan Bagi Masyarakat Kabupaten Sintang pada hari ini Selasa,07/07/2020, pagi  di Aula  Kantor Kecamatan  Ketungau Tengah  yang dipimpin  Asisten I Bidang Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang, Sy.Yasser Arafat, S. Sos.M.si,  juga  dilakukan  diskusi dan tanya jawab.  Demikian Eko Prokopim Pemkab Sintang melaporkan.

Pemkab Sintang Teken Perubahan NPHD Dengan KPU dan Bawaslu

Oleh On Juli 07, 2020


Bupati Sintang yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang Syarief Yasser Arafat melakukan penandatangan perubahan  Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) dengan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Sintang dan Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Sintang di Ruang Kerja Asisten Pemerintahan Setda Sintang pada Jumat, 3 Juli 2020.
Penandatangan Perubahan NPHD tersebut dilakukan antara Bupati Sintang yang diwakili Asisten Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang Syarief Yasser Arafat dengan Ketua KPU Kabupaten Sintang Hazizah dan Ketua Bawaslu Kabupaten Sintang Fransiskus Ancis disaksikan anggota KPU Kabupaten Sintang, Anggota Bawaslu Kabupaten Sintang, dan Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Sintang Budi Harto.
Asisten Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang Syarief Yasser Arafat menjelaskan bahwa hari ini kita melaksanakan amanat Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 41 Tahun 2020 Perubahan Atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2019 Tentang Pendanaan Kegiatan Pemilihan Gubernur, Bupati, Dan Wali Kota Yang Bersumber Dari Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah.
“didalam Permendagri nomr 41 ini terdapat hal-hal yang krusial berubah dari NPHD yang sudah kita laksanakan di akhir 2019 lalu. Seperti tahapan pencairan sebelumnya harus tiga tahap, sekarang hanya dua tahap yakni 40 persen dan 60 persen. Dan 40 persen ini, 15 Juli 2020 harus sudah dicairkan. Hal lain yang krusial adalah harus merubah rincian anggaran menyesuaikan dengan protokol kesehatan karena masa pandemi covid-19” terang Syarief Yasser Arafat.
“kami sudah melakukan beberapa kali pertemuan, mulai dari memverifikasi rincian perubahan yang diajukan oleh KPU dan Bawaslu. Kami juga melibatkan Tim Inspektorat Kabupaten Sintang membimbing KPU dan Bawaslu Kabupaten Sintang melakukan perubahan rincian anggaran ini agar sesuai peraturan yang berlaku. Karena dana NPHD ini akan diperiksa oleh Tim Inspektorat. Setelah selesai diubah, barulah kita melakukan penandatangan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) dengan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Sintang dan Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Sintang. Dalam Permendagri Nomor 41 tersebut, seluruh daerah yang menyelenggarakan pilkada harus sudah melaksanakan penandatangan NPHD paling lambat 9 Juli 2020. Kami berharap dengan selesainya perubahan NPHD ini, seluruh tahapan pilkada Kabupaten Sintang sudah mulai berjalan sebagaimana diamanatkan dalam PKPU yang terbaru” tambah Syarief Yasser Arafat.
Ketua KPU Kabupaten Sintang Hazizah menjelaskan bahwa pihaknya menjalankan amanah Permendagri Nomor 41 Tahun 2020 yang mewajibkan KPU untuk melakukan perubahan rincian menyesuaikan dengan kondisi saat ini yakni pandemi covid-19. “kami sudah melakukan penyesuaian atas rincian penggunaan anggaran. Mekanisme dalam pencairan juga mengalami perubahan. Alat Pelindung Diri bukan dari dana hibah atau APBD melainkan dari APBN. Pemerintah sudah menyanggupi untuk itu” terang Hazizah
Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Sintang Fransiskus Ancis usai menandatangani perubahan NPHD menjelaskan perubahan mekanisme pencairan dan perubahan rincian yang diamanatkan oleh Kemendagri, harus kita ikuti dan laksanakan. “secara administrasi kita wajib menyempurnakan administrasi terdahulu dengan melakukan perubahan NPHD. Terlepas dari itu, kita menghadapi situasi covid-19, kami di Bawaslu wajib mengoptimalkan dana yang sudah ada dengan merubah beberapa item untuk menyesuaikan kebutuhan di masa pandemi covid-19 ini” terang Fransiskus Ancis

Sekjen DAD Kabupaten Sanggau dan Ketua DAD Kecamatan Kapuas Hadir Ritual pomang Nosu Minu Podi

Oleh On Juli 06, 2020


Sanggau,Detiksatu.com
Masih satu rangkaian dengan kegiatan di Rumah Betang Dori Empulor,Sekjen DAD Kabupaten Sanggau didampingi oleh ketua DAD Kecamatan Kapuas Andreas Sisen menghadiri acara pomang Nosu Minu Podi di Dusun Sanjan Desa Sungai Mawang, (Selasa, 7/7/2020) Pagi.

Pomang Nosu minu podi atau memanggil semagat padi ini dilakukan dalam rangka Gawai dayak Kabupaten Sanggau XVI.

Sekjen DAD Kabupaten Sanggau mengatakan bahwa kegiatan yang memang secara rutin di lakukan setiap tahun,kali ini di lakukan degan sanggat sederhana.

"Gawai Dayak Kabupaten Sanggau seyogiyanya kita lakukan setiap tahun pada tanggal 7-9 bulan Juli, namun karena susana Pandemi Covid-19 yang melanda Dunia termasuk Wilayah Kabupaten Sanggau, Sehingga pesta Gawai Dayak tahun 2020 ini kita tiadakan, ungkap Sekjen DAD Kabupaten Sanggau.

Ditambahkan juga oleh Urbanus bahwa Memang pesta Gawai dayak tahun ini tidak kita lakukan namun kegiatan ritual pomang mpokant Podagi dan pomang Nosu Minu Podi tetap kita lakukan dengan protokol kesehatan pemerintah.

Ditempat yang sama ketua DAD Kecamatan Kapuas Andreas Sisen sebagi tuan rumah kegiatan di tahun 2020 ini mengatakan bahwa pengambilan semengat padi tetap di lakukan .

"Kegiatan ritual manggil semangat padi ini kita lakukan di bawas ( bekas ladang) di Dusun Sanjan Desa Sungai Mawang, ini wajib kita lakukan setiap tahun, dan semangat padi yang kita ambil ini kita bawa ke jurong di rumah betang Dori' Mpulor" Uangkap ketua DAD Kecamatan Kapuas Andreas Sisen.

Halserupa juga di sampaikan oleh Tokoh Masyarakat Dusun Sanjan bahwa prosesi yang di lakukan merupakan semangat dengan acara ritual Sengiyang Semangat Padi atau roh padi untuk di bawa ke ke Jorong yang ada di rumah betang dori' Mpulor

"Manggil semangat padi ini atau Sengiyang semangat padi ( roh semangat padi) yaitu ngambil semangat padi ini wajib kita lakukan setiap tahun, ini merupakan ritual yang kita lakukan setiap tahun. Sengiyang Semangat Padi atau roh semngat padi ini sudah kita lakukan turun temurun dari jaman nenek moyang, dan semngat padi yang kita ambil atau kita pomang kita bawa ke Jorong yang ada di rumah betang dori' Mpulor serta kita simpan sampai tahun depan" Uangkap Petrus selaku Tokoh Masyarakat dusun Sanjan. (Tim)

KADISKES SINTANG UMUMKAN TAMBAHAN DUA KASUS KONFIRMASI POSITIF COVID-19

Oleh On Juli 06, 2020

SINTANG. Bupati Sintang melalui Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, dr. Harysinto Linoh, kembali mengumumkan tambahan dua kasus konfirmasi positif covid-19 berdasarkan hasil pemeriksaan swab pcr yang dikeluarkan dari Laboratorium RS Untan Pontianak pada tanggal   4 juli 2020.

Dalam keterangan persnya, di Dinas Kesehatan, Senin (6/7/2020), Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, Harysinto Linoh, menjelaskan dua kasus tambahan tersebut merupakan Orang Tanpa Gejala (OTG) yang sedang menjalani karantina mandiri, dari cluster OPD, yaitu OTG 181, laki- laki 56 tahun alamat Kecamatan Sintang, selanjutnya disebut konfirmasi 29. Di jelaskan Sinto, konfirmasi 29 sebelumnya sudah menjalankan rapid test pada tanggal 9 Mei 2020 di Dinas Kesehatan Sintang dengan hasil reaktif dan sejak hasil rapid test dinyatakan reaktif kemudian yang bersangkutan melaksanakan isolasi mandiri secara ketat dalam pengawasan dinas kesehatan. 

“konfirmasi 29 di ambil swab pertama tanggal 13 mei 2020 dan swab kedua pada tanggal 14 mei 2020, pada tanggal 4 juli sabtu kemarin hasi pcr konfirmasi positif selanjutnya yang bersangkutan dibawa ke ruang isolasi mandiri di RSUD Rujukan Ade M Djoen Sintang”jelas Sinto.

Kemudian lanjut Sinto, OTG 190, laki-laki, 42 tahun alamat Kecamatan Sintang, selanjutnya disebut konfirmasi 30. Yang bersangkutan sebelumnya sudah menjalankan rapid tes pada tanggal 12 mei 2020 di Dinas Kesehatan dengan hasil reaktif dan sejak hasil rapid test dinyatakan reaktif yang bersangkutan melaksanakan isolasi mandiri secara ketat dalam pengawasan Dinas Kesehatan.

“konfirmasi 30 di ambil swab pertama tanggal 13 mei 2020 dan swab kedua pada tanggal 14 mei 2020, pada tanggal 4 juli 2020 hasil pcr konfirmasi positif, selanjutnya yang bersangkutan dibawa ke ruang isolasi mandiri di RSUD Rujukan Ade M Djoen Sintang”jelas Sinto lagi.

Sinto mengajak masyarakat Kabupaten Sintang, dalam menghadapi masa transisi new normal dari 6 juli – 5 agustus 2020 ini, tetap menerapkan protokol kesehatan yang telah di tetapkan seperti menggunakan masker, cuci tangan sesering mungkin dan tetap jaga jarak sosial dimanapun berada.

“karena yang menjadi ujung tombak untuk menghentikan penyebaran covid-19 di kabupaten sintang ialah masyarakat, jadi tetap terapkan protokol kesehatan tersebut”pesan Sinto.

Dengan penambahan dua kasus konfirmasi positif covid-19 tersebut, total saat ini kasus positif covid-19 di Kabupaten Sintang berjumlah 30 kasus, dengan angka kesembuhan 21 orang, dan 9 orang masih menjalani isolasi mandiri ketat dan menjalani perawatan klinis penyembuhan.

SEKDA SINTANG AJAK SEMUA PIHAK BERGERAK TURUNKAN ANGKA STUNTING

Oleh On Juli 06, 2020


Bupati Sintang yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang Dra. Yosepha Hasnah, M. Si membuka kegiatan penguatan kemitraan dalam menurunkan angka stunting Kabupaten Sintang di Gedung Pancasila pada Senin, 6 Juli 2020. Kegiatan penguatan kemitraan dalam rangka pelaksanan proyek prioritas nasional yakni promosi pentingnya pola pengasuhan 1000 hari pertama kehidupan di Kabupaten Sintang Tahun 2020.

Hadir dalam pertemuan tersebut, Kepala Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Sintang Maryadi, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalbar Tenny Calvenny Soriton, Ketua Provincial Working Group (PWG) Provinsi Kalbar Aida Mochtar, Karttiyus Kepala Bappeda Kabupaten Sintang yang juga Duta Stunting Kabupaten Sintang sekaligus Ketua Tim Koordinasi Intervensi Penurunan Stunting Terintegrasi Kabupate Sintang. Hadir sebagai peserta lintas organisasi perangkat daerah yang terkait langsung dengan upaya penurunan angka stunting, Pengurus Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga Kabupaten Sintang serta mitra yang lainnya.

“anak-anak adalah generasi penerus bangsa terlebih lagi pada tahun 2045 disebut Indonesia Emas. Mereka adalah masa depan kita sehingga harus cerdas, sehat, kreatif dan produktif. Anak-anak harus lahir sehat dan tumbuh dengan baik didukung pendidikan yang berkualitas sehingga menjadi generasi yang menentukan kesuksesan pembangunan bangsa. Sebaliknya, jika anak-anak terlahir dan tumbuh dengan kekurangan gizi, mereka akan menjadi anak yang kerdil atau stunting” terang Yosepha Hasnah.

“anak yang stunting atau kerdil mencerminkan kondisi gagal tumbuh karena kurang gizi sehingga menjadi terlalu pendek untuk anak diusianya. Dengan demikian 1000 hari pertama kehidupan harus mendapat perhatian khusus dari orangtua karena menjadi penentu tingkat pertumbuhan fisik, kecerdasan dan produktivitas seseorang di masa depannya” tambah Yosepha Hasnah.

“dalam menurunkan angka stunting di Kabupaten Sintang, diperlukan koordinasi dan kerjasama banyak pihak seperti OPD terkait, dunia usaha, masyarakat umum dan pemangku kepentingan lainnya. Semua pihak harus konsisten dalam penanganan dan pencegahan stunting serta dijadikan prioritas kerja. Pemerintah Kabupaten Sintang menetapkan 25 desa sasaran lokus stunting dengan memperkuat program intervensi gizi sensitif dan gizi spesifik” tambah Yosepha Hasnah

Kepala Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Sintang Maryadi menjelaskan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan perhatian dan komiten banyak pihak dalam kampanye pentingnya 1000 hari pertama kehidupan (HPK), mengimplementasikan  program kependudukan keluarga berencana dan pembangunan keluarga, meningkatkan program keluarga balita, memberikan penyuluhan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam membina tumbuh kembang

Disbunak Sanggau Minta Dukungan Masyarakat Agar Hewan Peliharaannya Untuk di Vaksin

Oleh On Juli 06, 2020


Sanggau,Detiksatu.com 
Dinas Perkebunan dan peternakan Kabupaten Sanggau (Disbunak) Sanggau telah melakukan vaksin terhadap ribuan hewan peliharaan dan ternak di Kabupaten Sanggau. 

Vaksinnisasi tersebut  dilakukan selama satu bulan dan berakhir sampai akhir Juli 2020.

Dikatakan oleh Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunak) Kabupaten Sanggau, H Syafriansyah bahwa pihaknya telah melaksanakan Vaksinisasi tersebut kurang lebih satu bulan.

“Posisi sampai minggu (5/7/2020). Dari data yang sudah dilaporkan ke Sistem Informasi Kesehatan Hewan Nasional (iSIKHNAS), hewan yang sudah divaksin yakni anjing sebanyak 4934, kucing sebanyak 1489, Monyet 35 dan Musang 6.  Total yang sudah divaksin sebanyak 6464,”Ujar
H Syafriansyah,pada Senin (6/7/2020).

H.Syafriansyah juga menambahkan bahwa untuk target vaksin sesuai data yang ada, kurang lebih 30 ribu hewan penular rabies/HPR. Dengan jumlah petugas vaksinator terlatih sebanyak 150 orang yang tersebar di 15 Kecamatan di Kabupaten Sanggau.

Dirinya juga berharap peran aktif masyarakat untuk mendukung pihaknya dalam memberi vaksin kepada hewan peliharaan agar di bawa dan di beri vaksin


"Harapan kita masyarakat berperan aktif dengan sukarela membawa hewan peliharaannya untuk di vaksin. Karena peran serta masyarakat sangat menentukan keberhasilan kegiatan Sanggau Bebas Rabies tahun 2024 (SABER 24),”Harap Kepala Disbunnak Sanggau.

Disamping itu juga menghimbau kepada masyarakat selalu mewaspadai lalu lintas hewan dari luar daerah. “Pastikan hewan yang masuk kedaerah kita adalah hewan yang sehat  dan tidak menularkan penyakit,” Ujarnya. (Tim/jk)

Ngutil TV, Juru Perkir di Pontianak ,Diringkus Polsek Pontianak

Oleh On Juli 05, 2020


Pontianak, Kalbar,- Detiksatu.com
Seorang Pria berinisial "TM" alias T, 35 thn, warga jalan merdeka barat pontianak yang  berprofesi sebagai juru parkir telah di amankan oleh unit reskrim polsek pontianak kota karena di duga melakukan tindak pidana pencurian, Sabtu(04/07/2020).

"TM" alias T mengambil barang barang elektronik berupa satu unit TV LED Merk Toshiba,warna hitam, satu buah kipas angin merk regency, satu set alat pengukur tensi digital berserta tas tensi, dan satu buah kamera milik RENNY FITRIANI  yang terletak di Jalan Lembah Murai Gang Lembah Murai VI Pontianak Kota.

Kapolsek Pontianak Kota melalui Kasi Humas Polsek Pontianak Kota Aiptu MP Simanjuntak menjelaskan bahwa pelaku melakukan aksinya, Selasa (26/05/2020) sekitar jam 02.00 wib dengan cara merusak jendela samping rumah korban sewaktu rumah korban dalam keadaan kosong," Jelasnya.

"Setelah sore hari korban kembali ke rumahnya, sesampainya di rumahnya korban di beritahu oleh tetangga nya bahwa jendela samping rumah dalam keadaan terbuka, lalu korban masuk kedalam rumah dan melihat seisi rumah dalam keadaan porak poranda dan barang barang elektronik miliknya raib di ambil oleh pelaku,"Terang Simanjuntak.

Sehabis itu korban langsung membuat laporan ke Polsek Pontianak Kota, berdasarkan laporan tersebut unit Reskrim Polsek Pontianak Kota melakukan penyelidikan guna untuk mengungkap kasus tersebut," Pungkasnya.

Berdasarkan informasi dari warga masyarakat bahwa ada seseorang  yang hendak menjual kipas angin, selanjutnya unit reskrim langsung bergerak ke tempat pelaku bekerja sebagai juru parkir di salah satu rumah makan, kemudian menginterograsi pelaku dan pelaku mengakui semua perbuatanya mengambil barang elektronik milik korban,"Papar Simanjuntak.

Atas perbuatannya pelaku di jerat dengan pasal 363 KHUP dengan ancaman hukuman penjara selama 5 tahun,"Tutup Simanjuntak.

(Humas Polsek Pontianak Kota)

Sekjen DAD Kabupaten  Sanggau,Minta agar Foto Hoax Tentang Gawai Dayak 2020  Segera di Hapus

Oleh On Juli 05, 2020


Sanggau,Detiksatu.com 
Terkait dengan foto  yang Sempat  beredar beberapa hari ini yang di sebarkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab,ahirnya menuai kontroversi di kalangan DAD dan Masyarakat Kabupaten Sanggau, di mana Bener Tersebut mengajak masyarakat untuk datang Gawai Dayak di Rumah Betang Dori Empulor Sungai Mawang Kabupaten Sanggau.

Dikatakan Sekjen DAD Kabupaten Sanggau Urbanus,S.Sos Saat di temui Detiksatu.com,bahwa Foto yang beredar tersebut tidak benar. 

"Itu Foto yang beredar tidak benar dan itu Hoax,Dari DAD dan Panitia tidak pernah membuat bener dan Foto tersebut karena kita tau di masa Pandemi Covid-19 ini kita tidak ada melaksanakan Pesta Gawai Dayak,tetapi Acara Ritual Adat kita lakukan namun dengan Protokol Kesehatan mengenai Penaganan dan pencegahan Covid-19 dengan tidak mengumpulkan masa atau orang banyak" Ujar Urbanus. 

Mantan anggota Dewan Tiga Periode Kabupaten Sanggau ini juga menegaskan bahwa kepada siapapun yang mengedit dan mengedarkan Foto tersebut untuk segera menghapus agar tidak menjadi berita bohong di masyarakat. 

"Saya selaku Sekjen DAD Kabupaten Sanggau meminta kepada siapa pun yang menyebarkan dan mengedarkan foto tersebut agar segera menghapus dari media sosial karena itu Berita Hoax,karna hal tersebut melanggar hukum,dan kepada yang sudah mendapatkannya jangan diedarkan kembali "tegas Urbanus. (Jk)

Update Terkini Covid-19, Senin 6 Juli 2020 di Kabupaten Sanggau

Oleh On Juli 05, 2020


Sanggau,Detiksatu.com 
Update terkini khasus Covid-19 di kabupaten sanggau,pada Senin 6 Juli 2020 pukul 08.00 Wib.

Secara umum kasus di kabupaten Sanggau,berdarasrakan data dinas kesehatan kabupaten Sanggau sebagi berikut :
1. OTG (Orang Tampa Gejala) 12 Orang 
2. PDP (Pasien dalam Pengawasan) Terkomfirmasi 0 
3. PDP (Pasien dalam Pengawasan) Menuggu Hasil 2 Orang Meninggal 2 Orang.
4. Terkomfirmasi Covid-19 total 19 Orang dan yang sembuh 7 Orang.
5. Orang Dalam Penamtauan 138 dan telah selsai pemantauan 5381.

Sumber Data : Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau 





Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *