Tutup Acara Mubes ke-3 PDKS,Ini Pesan Yohanes Ontot

Oleh On September 28, 2020

 



Sanggau,Detiksatu.com

Dihari kedua kegiatan Mubes Pemuda Dayak Kabupaten Sanggau (PDKS),yang bertempat di Aula Hotel Grand Narita Sanggau, Senin (29/9/2020).

Beberapa agenda yang telah di lakukan,oleh Panita dalam acara kegiatan Mubes PDKS ke-3,diantaranya Ziarah Ke Makam Pendiri dan Penutupan Rangkaian Kegiatan,di lakukan oleh Wakil Bupati Sanggau Sekaligus Ketua DAD Kabupaten Sanggau Yohanes Ontot.

Dalam Sambutanya Yohanes Ontot Mengingatkan,Kepada Pemuda Dayak Kabupaten Sanggau Harus Mampu Bersinergi dengan jajran Pemerintah serta Organisasi Organisasi lain.

" harapan kita lembaga-lembaga ini harus mampu bersinergi artinya jangan yang satu ke hilir dan satu kehulu" Pangkasnya.

Yohanes Ontot juga menegaskan agar Pemuda Dayak Kabupaten Sanggau,Jangan Menjadi Exklusif dan Menutup diri, dan bagaimana harus berkembang dalam organisasi.

"Harapan kita juga bagaimana Organisasi ini dapat Berkembang dan bersaing dengan Organisasi lain,saya kira kita tidak kalah dibandingkan organisasi lain dan kita Harus Cerdas" tegasnya.

Menurut Ontot dalam organisasi juga harus cerdas dalam menghadapi masalah,di berbagai situasi,serta harusmampu berkontribusi dalam berbagai aspek,baik Alaspek ekonomi,politik,sosial dan budaya serta keamanan.

Turut hadir dalam kegiatan penutupan Mubes PDKS tersebut,Para Pendiri PDKS,DPP PDKS dan Tamu undagan lainya (Kornelis)

Terpilih Menjadi Ketua PDKS,Mono Sampaikan Terimakasih

Oleh On September 28, 2020



Sanggau,Detiksatu.com 

Musyawarah Besar (Mubes) Ke-3 PDKS tahun 2020 di Aula Hotel Grand Narita Sanggau, Senin (28/9/2020)


Yuvenalis Krismono terpilih sebagai Ketua DPP Pemuda Dayak Kabupaten Sanggau (PDKS) periode 2020-2025.

Pemilihan diikuti dua calon yakni Yuvenalis Krismono dan Yosep Heriyanto. Yuvenalis Krismono meraih 31 suara dan Yosep Heriyanto meraih 23 suara.

Kepada Awak media Yuvenalis Krismono, Menyampaikan terima kasih,atas kepercayaan Kawan-Kawan PDKS. 

"Terimakasih atas kepercayaan kawan-kawan yang telah mempercayakan saya sebagai Ketua DPP PDKS periode 2020-2025,"katanya, Senin (28/9/2020).

Yuvenalis Krismono menjelaskan bahwa kepercayaan ini adalah amanat dan tanggungjawab jawab untuk dapat membesarkan PDKS kedepanya.

"Tentu saya harap dukungan dari semua keluarga besar PDKS,"Tutur Mono Sapaan Akrabnya. (Kornelis)

Askiman Hadiri pelantikan Kepengurusan Dayak Linoh

Oleh On September 28, 2020

detiksatu,com.


 Sintang - Persatuan Dayak Linoh kabupaten sintang,mengadakan pelantikan kepengurusan pada hari minggu(27/09/20) di gedung kesenian Batu Linoh,yang juga merupakan sekretariat Persatuan Dayak Linoh kabupaten sintang,yang beralamat di Desa Nobal jl.sintang-nanga pinoh KM.36 Kecamatan Sungai Tebelian,Kabupaten Sintang.



Dalam acara tersebut Aksiman M.M selaku pembina Dewan Adat Dayak kabupaten Sintang,turut hadir serta menyampaikan sambutan

Dalam sambutannya Askiman menyampaikan"pada masa perkembangannya masyarakat Dayak, telah banyak sekali Organisasi yang bernuansa suku Dayak ini yang sudah bertumbuh dan sudah berkembang. untuk pada tingkat internasional kita sudah terbentuk internasional Dayak justice Consul. yaitu lembaga ke temanggungan Adat Dayak   internasional, itu sudah terbentuk." Jelas Askiman.
Lalu Askiman juga menambahkan organisasi internasional lainnya yang membentuk adalah Dayak Internasional Organisasi yang di ketuai Oleh Datok Jeffri Katingan Dari Sambas Yang Sekarang merupakan wakil menteri pariwisata.

Lanjut Askiman "Dengan Kekuatan Dua Organisasi ini, perlu kita sebagai masyarakat ketahui bahwa di dunia internasional di PBB Dayak sudah diakui sebagai anggota tetap PBB yang mewakili dari suku bangsa Dayak", Jelas Askiman.
Untuk Nasional Askiman Menambahkan Dewan Adat Dayak sudah lama berdiri, Dewan adat Dayak secara nasional yang disebut sebagai majelis adat Dayak nasional, cikal bakal nya bukanlah dari daerah lain, yaitu dari Kabupaten Sintang sendiri yang didirikan pada tahun 89, seiring berkembang nya waktu terbentuklah dewan Adat Dayak provinsi dan terus berkembang sehingga menjadi Dewan Adat Dayak Nasional, Namun Setelah dalam Masa perkembangannya Berubah lagi menjadi Majelis Hakim Adat Dayak Nasional yang tujuan nya adalah mempersatukan Masyarakat Adat Dayak Kabupaten Sintang berkembang ke tingkat provinsi dan Nasional Hingga Internasional.

"tingkat perkembangan dan pertumbuhannya disesuaikan dengan daripada maksud dan tujuan dari pendirinya adalah untuk mempersatukan masyarakat Dayak yang ada di Kabupaten Sintang dan sudah meningkat secara provinsi dan bahkan tingkat nasional mengimpor menginventarisasi adat istiadat Dayak, hak kepemilikan masyarakat Dayak, tanah tanah adat. adat istiadat dan kebudayaan Dayak pada masa itu." Jelas Askiman.

Askiman juga Mengatakan  bangga dengan masyarakat Dayak adat Linoh ini membentuk sebuah lembaga untuk mempersatukan diri.
"Saya yakin Pembentukan Organisasi seperti ini Bukanlah upaya untuk memecah Belah,Tetapi Justru kita memberikan Satu Roh Dan Semangat Yang Baru, untuk mempersatukan diri kita, menggali apa yang harus nya dan sebisanya kita perbuat untuk masyarakat Dayak itu sendiri, dan organisasi ini terbentuk tidak akan ada apa-apanya jika sumber daya manusianya para pelaku organisasi itu tidak membangunkan membangkitkan semangat yang tercantum di dalam satu kesepakatan bersama, Mau di kemanakan organisasi ini yang telah tertuang di dalam anggaran dasar dan anggaran rumah tangganya, dengan demikian kita perlu mengenal lembaga-lembaga adat Dayak yang sudah ada nama,Oleh sebab itu secara nasional untuk lembaga ke temanggungan dan untuk kita ketahui sampai hari ini belum kita lakukan pembenahan sampai pada tingkat pedesaan oleh karena kita sudah mulai terdaftar di Kemenkumham, tapi kita belum menerima rekomendasi keputusan sebagai sebuah lembaga yang secara nasional yang harus memiliki kekuatan legalitas formal yang akan kita lakukan, dan ternyata lembaga-lembaga adat Dayak yang ada di Indonesia ini juga tidak memiliki legalitas formal dari menkumham dan itu kiranya perlu menjadi sebuah perhatian kepedulian kita sehingga organisasi kita tidak dianggap sebagai organisasi yang liar," tegas askiman.

Askiman kembali menambahkan, nantinya akan terbentuk mahkamah Hakim adat Dayak nasional di setiap provinsi dan sekarang sudah mulai terbentuk dan pada tingkatannya akan terbentuk di kabupaten dan bahkan sampai pada tingkat pedesaan dalam rangka pembinaan dan penegakan supremasi hukum adat Dayak itu sendiri "karena kita tidak mau disebut Hakim adat Dayak temanggung atau sebutan apapun yang disebut sebagai Hakim liar" tegas Askiman.

Lanjut Askiman "hari ini Saya bangga organisasi persatuan orang Melayu hadir pada saat ini, ini sudah menunjukkan keberagaman kita di Kabupaten Sintang, dan menunjukkan bahwa kita mampu untuk mempersatukan diri pada saat ini dan saya berharap jangan kita sentuh persoalan identitas hukum, perbedaan itu adalah merupakan warna yang indah di dalam negeri kita dan kita yang memilikinya, Indonesia memiliki kekayaan itu hargai dan bangga kita sebagai setiap suku Oleh karena itu adalah identitas kita sebagai orang tua kita, ibu yang mengandung kita dan melahirkan kita terbentuklah identitas kita dalam bentuk suku.  yang berikutnya adalah persoalan agama dan kepercayaan itu jangan kita sentuh. berjalan di atas kebenaran pada diri kita sendiri sesuai dengan keyakinan kita masing-masing dan tidak kita lakukan dengan mempertaruhkan "agamamu yang tidak baik dan agamaku yang baik",  tetapi semua baik semua yang bermanfaat dan semuanya berguna.Begitu juga dengan Agama Dayak, jangan kita katakan agama Dayak itu Kafir, karena dia memiliki Tuhan, prosesi dan keyakinannya sendiri." Pinta Askiman.(LMB Grup)

Bupati Sanggau Buka Kegiatan Mubes Ke-3 Pemuda Dayak Kabupaten Sanggau

Oleh On September 28, 2020


Sanggau,Detiksatu.com 

Turut hadir di kegiatan Mubes Ke-3 Pemuda Dayak Kabupaten Sanggau (PDKS) tahun 2020 di Aula Hotel Grand Narita Sanggau,Bupati Sanggau turut Membuka Keigatan tersebut. 

Takhanya Bupati Sanggau Ketua DPRD Sanggau, Jumadi, Wakil Bupati Sanggau, Yohanes Ontot, Kajari Sanggau, Tengku Firdaus, Waka Polres Sanggau, Kompol Agus Dwi Cahyono, Pasi Intel Kodim 1204/Sanggau,juga tampak terlihat ,pada Senin (28/9/2020). 

Kemudian, Hadir juga beberapa Kepala OPD Sanggau, Ketua PDKS dan Penggurus periode sebelumnya serta pendiri PDKS dan panitia mubes dan undangan lainya.

Dalam sambutanya Bupati Sanggau mengakui sangat senag bisa hadir dan dan di samping itu juga mengapresiasi kepada panitia karena telah melaksanakan kegiatan sejauh ini dengan menerapkan protokol kesehatan.

"Hari ini saya membuka Mubes Ke-3 PDKS. Kepenggurusan sudah berjalan 5 tahun, Karena memang situasi Covid-19 akhirnya baru hari ini bisa dibuka. Saya senang karena mereka patuh dan ikut petunjuk juga dari tim gugus tugas supaya protokol kesehatan dilaksanakan,"kata Bupati Sanggau Paolus Hadi.

Untuk itulah, Ketua DPC PDI Perjuangan Sanggau itu berharap seperti penegasan mereka bahwa PDKS ini untuk membuat solid didalamnya dan sebagai pendukung betul Pancasila.

"Yang berikutnya tentu mereka harus evaluasi diri dan memulailah menjadi organisasi yang juga bisa lebih baik. Karena saya juga adalah Ketua Dewan Penasehatnya, PDKS ini yang pertama menggugah supaya ada organisasi pemuda dayak se-kalimantan. Boleh dicek, dulu tahun 2010 itu belum ada, Tapi kita sudah memulainya. Saya bilang mereka ayo semangat,"ujarnya.

Kepada seluruh pemuda dayak, PH sapaan akrabnya mengajak kembali kepada semangat rumah betang. "Tadi juga saya ungkapkan bahwa bagaimana orang tua dulu, mereka hidup dalam satu rumah dengan adat yang mereka kuat, kebersamaanya yang mereka punya, keterbukaannya,"katanya.

PH menegaskan bahwa semangat kebersamaan itu penting, Bukan hanya untuk orang dayak saja, Tetapi untuk semua krat. "Karena dulu komunitas memang dayak lah di rumah Betang itu. Tapi sekarang kita sudah di mana-mana, Nah saya bilang kita kembali juga. Jangan tidak semangat, karena kalau pemudanya saja terkotak-kotak, tidak ada strategi membangun kebersamaanya ya sulit. Itulah semangat rumah Betang menurut saya,"tegasnya.

PH juga menambahkan bahwa kepada siapapun nanti yang terpilih nantinya agar membangun koordinasi dengan jajaran Forkompimda dan para tokoh adat, tokoh agama dan organisasi kepemudaan termasuk media massa.

"Jadi jangan bingung setelah jadi Pengurus, Langkah pertama kalian laporan kesemuanya supaya kalian didukung dan bermartabat. Ini yang masih kurang saya lihat, Harus dibangun komunikasi dengan semuanya,"pungkasnya

Pelantikan Pengurus Persaruan Dayak Linoh Masa Bakti 2019 -2024.

Oleh On September 27, 2020

detiksatu, com.


Persatuan Dayak Linoh kabupaten sintang,mengadakan pelantikan kepengurusan pada hari minggu(27/09/20) di gedung kesenian Batu Linoh,yang juga merupakan sekretariat Persatuan Dayak Linoh kabupaten sintang,yang beralamat di Desa Nobal jl.sintang-nanga pinoh KM.36 Kecamatan Sungai Tebelian,Kabupaten Sintang.

Acara di buka dengan menyanyikan lagu  Indonesia Raya kemuadian di lanjutkan dengan lagu Dayak Linoh Bersatu; dalam kegiatan tersebut,tampak hadir tokoh adat,tokoh agama,beberapa anggota DPRD kabupaten Sintang,dan turut hadir beberapa orang perwakilan dari organisasi Orang Melayu Sintang serta masyarat sekitar; acara di laksanakan dengan tertib serta  mengutamakan protokol kesehatan.

Dalam sambutannya Ketua Harian Persatuan Dayak Linoh(Lengkiat S.Sos)menyampaikan,sebenarnya Dayak Linoh sebetulnya tidak ketinggalan dari dayak-dayak lainnya namun kita tidak nampak,karena kurangnya persatuan,namun dengan hadirnya Persatuan Dayak Linoh ini kita harapkan Dayak Linoh ini bisa menjadi bagian dari masyakarat yang lain untuk memberikan kontribusi,terutama berkaitan dengan pembangunan,budaya dan pendidikan,sedangkan asas Persatuan Dayak Linoh ini berasaskan Pancasila dan UUD 1945,dan visi kami adalah ingin mewujudkan kebersamaan,persaudaraan yang selama ini,Dayak Linoh masih berjalan sendiri-sendiri,dan ke depannya kita berharap Persatuan Dayak Linoh ini bisa menjadi wadah,di mana kita orang Linoh bisa menunjukan jati diri kita,budaya kita dan kedepannya juga kita bisa melakukan banyak hal baik itu politik,pembangunan dan lainnya melalui wadah kita di persatuan Dayak Linoh ini,tutur Lengkiat. 

Saat di wawancarai,kepada media Lengkiat menyampaikan "kita ingin mempersatukan Dayak Linoh yang selama ini kita anggap belum adanya persatuan,dengan adanya wadah PDL ini kedepannya bisa bersatu padu dan menjalin silahturahmi untuk semua Dayak Linoh khususnya,dan harapan kita kedepannya,karena menurut saya orang Dayak Linoh ini masih kurang ikut serta dalam kegiatan dan pembangunan di kabupaten Sintang,jadi saya berharap ke depannya,kita juga bisa terlibat menjadi bagian dari suku-suku lain yang bisa terlibat dalam dalam pembangunan khususnya orang Dayak Linoh dan lebih luasnya untuk kabupaten Sintang ini" ungkapnya.

Lengkiat juga menambahkan mengenai Program kedepannya,dalam waktu dekat ini kita akan melakukan rekonsiliasi kepengurusan,lalu kita akan melakukan umum anggota,rapat kerja,dan tentunya yang pertama-tama kita lakukan adalah mensosialisasikan bahwa Persatuan Dayak Linoh ini sudah ada,tupup Lengkiat.

Dalam kegiatan itu pula turut menyampaikan sambutan Jeffray Edward,wakil ketua DPRD kabupaten Sintang,yang saat ini juga menjabat sebagai Ketua Dewan Adat Dayak kabupaten Sintang,yang dalam kesempatan itu pula hadir melantik Pengurus Persatuan Dayak Linoh tersebut.

Dalam pidatonya Jeffay menyampaikan,mengingat ini masa pandemik,"saya berterimakasih dalam kegiatan ini panitia melakukan sesuai protokol kesehatan,saya juga menegaskan karena PDL ini bernaung di bawah DAD jadi kita harus tunduk pada anggaran dasar dan anggaran rumah tangga,baik itu MADN,DAD dan tentu kepada PDL,saya juga menegaskan karena ini bernaung di bawah DAD,tentunya segala sesuatunya bisa di kordinasikan dengan DAD kabupaten,meskipun ini organisasinya dalam lingkup Linoh,tapi tujuan kita tentunya untuk memajukan Dayak secara umumnya,jangan sampai adanya sub suku yang ada memecah belah kita,saya berharap PDL ini di bentuk sesuai tujuan,yaitu untuk memajukan masyarakat kita sendiri dan masyarakat kabupaten Sintang secara umumnya,intinya kita harus tetap bersatu untuk kemajuan bersama masyarakat kita"tutup Jeffay


(LMB Group)

Sudiyanto Hadiri Kegiatan Temenggung Dayak Desa

Oleh On September 27, 2020

WWW.DETIKSATU.COM


Bertempat di Desa Empaci diadakan acara Temengung Suku Desa Kabupaten Sintang, hadir dalam kegiatan tersebut tokoh adat Dayak Desa beserta masyarakat setempat yang hadir dalam acara musyawarah tokoh-tokoh adat Dayak Desa Kabupaten Sintang, Minggu 27 September 2020.

dalam kegiatan tersebut juga tampak hadir Calon Wakil Bupati Sintang Sudiyanto yakni Nomor urut 1. dalam kegiatan tersebut mulai dari memperkenalkan diri Sudiyanto menceritakan awalnya meniti karir, mulai dari Camat Sepauk, melangkah  ke Kabupaten Sintang menjabat sebagai Sekretaris KPU Kabupaten Sintang,dan di beri mandat oleh pemerintah  sebagai Staf Ahli, Asisten 3, Asisten 2, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Pertambangan, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Pertanian, dan terakhir menduduki jabatan sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

dikatakannya Udit Nama panggilan dari Calon Wakil Bupati Sintang yang akan dipilih dalam Pilkada 9 Desember 2020 ini, selanjutnya semenjak karir 2017, Sudiyanto menjadi pegawai Negeri sipil Kabupaten Sintang dan dipercaya kembali oleh pemerintah menjadi Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu,dan hinga akhirnya pensiun  pada tangal 1 Agustus 2020.

Dengan bekal 29 tahun di birokrasi pemerintahaan, sudah sangat banyak pengalaman yang didapat, itu lah alasan Sudiyanto berani dan yakin untuk mampu mendampingi Calon Bupati Sintang Jarot Sunarno sebagai wakil nya, ulasnya kepada tokoh adat dan masyarakat yang hadir dalam pertemuan musyawarah di atas.

Dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sintang Tahun 2020, Sudiyanto meminta dukungan serta doa yang penuh untuk memimpin Sintang kedepan,beliau juga menghimbau agar masyarakat memilih pemimpin tampa membeda-bedakan suku agama dan golongan,dan sebagai pemimpin pun harus mampu berdiri di atas itu semua, itu suatu syarat yang sangat baik dan menarik untuk membangun Sintang kedepan,ulasnya.

Menggali sisi kebudayaan Dayak Desa, mengurus adat budaya bukan hanya di sisi adat namun banyak sisi- sisi lain juga yang harus masyarakat Dayak Desa kembangkan, di sisi budayanya yang terutama memang harus di kembangkan untuk kedepan, misalnya contoh budaya lebang nado tuak pekejang, itu sangat penting,ulasnya.

Jika di beri mandat oleh masyarakat untuk kedepan memimpin Sintang mendampingi Calon Bupati Sintang Jarot Winarno, Sudiyanto mengajak masyarakat untuk perlu membahas bersama lagi tentang budaya, karna saat ini menurutnya masih kurang dalam hal-hal yang menyangkut adat dan budaya,ulasnya.

Calon Wakil Bupati Sintang Sudiyanto untuk tokoh adat dan masyarakat-masyarakat yang hadir dalam pertemuan musyawarah tokoh-tokoh adat Dayak Desa Kabupaten Sintang, Sudiyanto meminta doa restu untuk dapat memenangkan Pilkada Tahun 2020.(Alandri)















Pelaksanaan Mubes PDKS Ke-3 Akan Berlangsung Besok

Oleh On September 27, 2020


 

Sanggau,Detiksatu.com 

PDKS siap melaksanakan Mubes yang bakal digelar dari tanggal 28 sampai 29 September 2020 di Hotel Grand Narita, Kabupaten Sanggau, Kabar. Mubes akan dibuka Bupati Sanggau, Paolus Hadi.

Haltersebut di sampaikan oleh Wakil Ketua Musyawarah Besar (Mubes) Pemuda Dayak Kabupaten Sanggau (PDKS), Ignasius Yus,Kepada Awak media di depan Hotel Grand Narita Sanggau, Minggu (27/9/2020).

"Persiapan panita mencapai 95 persen, Harapan kita semua kegiatan harus berjalan dengan lancar,"katanya

Ditambahkan oleh Ignasius Yus bahwa dalam pelaksanaan kegiatan nantinya tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Yus menambahkan bahwa dalam Mubes akan dilaksanakan tiga kali sidang paripurna. Sidang paripurna I akan membahas dan mengesahkan jadwal acara, Tata tertib musyawarah dan pengesahan quorum serta pemilihan dan pengesahan pimpinan sidang definitif.

"Kemudian dilanjutkan ke sidang paripurna II. Dalam sidang paripurna II ini akan disi penyampaian laporan pertanggungjawaban DPP PDKS periode 2015-2020, revisi AD/ART PDKS dan program kerja periode 2020-2025" Papar Yus

Setelah itu, dilaksanakan pembentukan dan persidangan Komisi-komisi. Setelah itu dilanjutkan penyampaian pembahasan dan pengesahan hasil sidang komisi. 

“Komisi A urusan LPJ DPP PDKS Periode sebelumnya, Komisi B urusan revisi AD/ART dan Komisi C urusan program kerja DPP PDKS periode 2020-2025,”jelasnya.

Selanjutnya, Sidang paripurna III. di Sidang paripurna III ini mulai dari pencalonan, penetapan calon, pemilihan dan penetapan Ketua Umum PDKS periode 2020-2025.

"Hingga penetapan dan pengesahan Tim Formatur DPP PDKS periode 2020-2025,”tuturnya.

Pada acara penutupan nantinya akan dilaksanakan ziarah ke makam pendiri PDKS. “Rencananya Pak Wakil Bupati Sanggau yang menutup acara Mubes III tahun 2020,"Tandas Yus (red)

DPRD SINTANG SAMPAIKAN RANCANGAN PERUBAHAN APBD TAHUN 2020

Oleh On September 25, 2020

 detiksatu,com.

Sintang, Zonamedianews.com. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang kembali menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian pandangan  umum fraksi-fraksi DPRD terhadap rancangan keuangan perubahan APBD Kabupaten Sintang tahun 2020.

Rapat di Pimpin Ketua DPRD Sintang Florensius Rony dan didampingi Wakil Ketua Dua, Heri Jambri serta dihadiri oleh Bupati Sintang beserta jajaran Forkopimda Sintang, di ruang Sidang DPRD Sintang, Jumat sore (25/09/2020).

Ketua DPRD Sintang Florensius Rony mengatakan dengan telah dilaksanakan rapat paripurna ke 1 masa persidangan 3 dengan agenda penyampaian rancangan keuangan perubahan APBD Kabupaten Sintang 2020, maka sudah menjadi kewajiban DPRD sesuai norma hukum yang berlaku dan diatur dalam peraturan pemerintah nomor 12 tahun 2018 tentang pedoman penyusunan tata tertib DPRD Provinsi, Kabupaten/Kota, dan perturan DPRD Sintang nomor 1 tahun 2018 tentang tata tertib, dan telah diubah dalam peraturan DPRD Sintang nomor 1 tahun 2019 yang mengatakan bahwa pembahasan raperda tersebut dibahas badan anggaran bersama tim anggaran Pemerintah daerah.

“Maka sebelumnya DPRD akan terlebih dahulu menyampaikan pandangan umum fraksi-fraksi terhadap terhadap nota keuangan dan perubahan APBD tahun 2020 yang telah disampaikan oleh  Bupati Sintang dimaksud,” papar Rony.

Pandangan Umum Fraksi Nasdem disampaikan oleh juru bicara Zulherman, Fraksi PDPI Perjuangan juru bicara Herinius Laka, Fraksi Hanura juru bicara Zulkarnaem, Fraksi Grindra juru bicara Julian Sahri, Fraksi Golkar Melkianus, Fraksi PKB juru bicara Santosa, Fraksi Demokrat juru bicara Mainar Puspasari, dan Fraksi Amanat Persatuan (PAN) juru bicara Jhon Xipli. (.Alan)

KECERIAAN ANAK-ANAK NERSAMA ANGOTA SATGAS.

Oleh On September 25, 2020

detiksatu,com.


Sintang - Terlihat kegembiraan beberapa anak-anak bersama koordinator satgas TMMD 109, Kapten Inf W.Gurning, jum'at(25/09/2020)

Kapten Inf W.Gurning,  mengatakan bahwa anak-anak merupakan generasi penerus bangsa, yang harus di jaga dengan baik dan menanamkan kepada mereka jiwa disiplin sejak dini.

Menanamkan jiwa disiplin kepada anak-anak bisa di ajarkan dengan mengajak mereka bercerita, bersenda gurau, atau bermain bersama, walau hanya dengan permainan yang sederhana.(Alandri)



BUPATI SINTANG JAROT WINARNO LAUNCHING PERDANA LISTRIK DI DESA EMPAKA KUBU RAYA

Oleh On September 25, 2020

 detiksatu,com.

SINTANG. (25/09/2020). Bupati Sintang dr.H.Jarot Winarno melakukan Launching Perdana Listrik Desa. di Desa Empaka Kebiau Raya Kecamatan Binjai Hulu kabupaten Sintang.

Kedatangan Bupati Serta Rombongan Di sambut Antusias Warga Masyarakat Empaka. Untuk Kedua kalinya, Banyak Masyarakat mengaku penasaran ingin kembali melihat langsung Sosok Bupati Yang selama ini memimpin kabupaten Sintang, yang juga kembali mencalonkan diri pada Pemilu 2020 ini.

Dalam sambutannya Bupati dr.Jarot Menyampaikan Bersyukur karena Masyarakat di Tiga Desa baik Empaka kebiau Raya, Kebiau Baru Dan Ampar Bedang Bisa merasa Merdeka karena sudah dapat dipastikan Teraliri Listrik PLN , Bupati Juga Menjelaskan Dari Pengalamannya Berkunjung Ke Desa- Desa Di Kabupaten Sintang ada Dua Faktor Yang Menjadi Keluhan Masyarakat, yaitu Tidak ada sinyal Dan Tidak ada listrik Negara.

Bupati Juga Menjelaskan Meskipun Empaka Kebia Raya dan Ampar Bedang Ber-kecamatan Binjai, Tetapi letak geografis nya masih masuk pinggiran Kota sintang  "kota sintang terang menerang, tapi tempat kita masih gelap gulita, sehingga kita minta di prioritaskan bersama Desa Batu lalau, temawai jampong, tebing layar dan mungguk bantok yang merupakan beberapa desa pinggiran kota"jelas Jarot

Bupati Juga Berharap Dengan Masuknya Listrik Desa nantinya Dapat Mengurangi Beban Masyarakat yang selama ini menggunakan genset untuk penerangan dan juga dapat menumbuhkan Ekonomi Masyarakat desa.

Dalam wawancara usai Acara Bupati  menyampaikan perkembangan Desa-desa yang teraliri Listrik Sejak awal menjabat hingga akhir jabatan beliau.

 Bupati Yang akarap Di sapa Jarot mengatakan;

"sejak awal menjabat, desa yang teraliri listrik Baru 42%, Sekarang Ini Alhamdulillah Puji Tuhan Sudah Semakin Bertambah, kita setiap tahun selalu mendapat alokasi ekstensi pemanjangan dari kabel PLN yang ada, antara 20 sampai 30 Desa. Tahun lalu kita Dapat 21 Desa Termasuk Tiga Desa ini, tahun ini kita dapat lagi 24 Desa" Jelas Jarot.

Jarot juga menambahkan ini menambah persentase Desa Yang Teraliri Listrik, Jarot menegaskan untuk saat ini kira-kira 56% desa teraliri listrik dan masih ada kisaran 40% Desa yang belum teraliri Listrik.

Kembali Jarot Menambahkan Dengan Di resmikan Empaka Kebiau Raya terang hari ini dapat memacu Desa-desa lain supay tetap memperjuangkan Desa mereka. Bupati juga menegaskan; "kedepan kita harap Program Listrik Masuk Desa Dan Internet Desa Dapat menjadi Prioritasnya Kepala Daerah Kabupaten Sintang Kedepannya karena salah satu Sumber rasa kemerdekaan bagi masyarakat dapat mengakses dunia luar dengan lancar, "Selamat Untuk Desa empaka semoga Desa-desa lain segera menyusul" Tutup Jarot.

(Alandri).


Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *