Presiden Prabowo dan (Mendagri) Tito Karnavian, Rayakan Idul Fitri Bersama Warga Aceh Tamiang, Tegaskan Komitmen Pemulihan Pascabencana

Maret 21, 2026 | Maret 21, 2026 WIB Last Updated 2026-03-21T08:09:52Z
Aceh, detiksatu.com || Momen hangat penuh kebersamaan mewarnai perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di Kabupaten Aceh Tamiang. Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bersama Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian hadir langsung merayakan Lebaran bersama masyarakat setempat pada  (21/3/2026).

Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian agenda kerja Presiden di wilayah Sumatera, sekaligus bentuk nyata kehadiran pemerintah pusat di tengah masyarakat, terutama bagi warga yang tengah menghadapi masa pemulihan pascabencana.

Setibanya di Aceh Tamiang, Presiden Prabowo disambut oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Mendagri Tito Karnavian dan Gubernur Aceh Muzakir Manaf.

Antusiasme masyarakat terlihat jelas sejak kedatangan rombongan, dengan warga yang memadati area penyambutan untuk menyaksikan langsung kehadiran kepala negara.

Agenda utama kunjungan tersebut adalah pelaksanaan salat Idul Fitri berjamaah di Masjid Darussalam. Sekitar 1.300 jemaah hadir dalam kesempatan tersebut, termasuk masyarakat umum dan warga yang saat ini tinggal di hunian sementara akibat terdampak bencana.

Suasana haru dan hangat begitu terasa saat Presiden dan para menteri berbaur langsung dengan masyarakat. Tidak ada sekat antara pemimpin dan rakyat; semua larut dalam kebersamaan khas Lebaran. Presiden Prabowo bahkan terlihat menyapa warga satu per satu, berbincang ringan, serta mendengarkan langsung aspirasi mereka.

Bagi masyarakat, kehadiran Presiden dan jajaran kabinet menjadi suntikan semangat baru. Di tengah kondisi pemulihan yang masih berlangsung, perhatian langsung dari pemerintah pusat dinilai mampu menumbuhkan optimisme untuk bangkit kembali.

“Ini bukan sekadar kunjungan, tapi bukti bahwa kami tidak sendiri,” ungkap salah satu warga yang hadir dalam salat Id berjamaah tersebut.

Selain merayakan Lebaran bersama, pemerintah juga menyalurkan berbagai bantuan strategis untuk mendukung pemulihan daerah. Salah satu bantuan utama adalah dana sebesar Rp72,75 miliar yang dialokasikan untuk mendukung tradisi Meugang di Aceh.

Dana tersebut didistribusikan ke ribuan desa dan ditujukan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan menjelang dan saat Lebaran. 

Tradisi Meugang sendiri merupakan budaya khas Aceh yang identik dengan pembelian dan pengolahan daging sebagai simbol kebersamaan keluarga.

Mendagri Tito Karnavian menjelaskan bahwa bantuan ini tidak hanya bersifat sosial, tetapi juga memiliki dampak ekonomi yang signifikan.
“Bantuan ini dirancang untuk meningkatkan daya beli masyarakat, sekaligus menggerakkan roda ekonomi lokal, khususnya pelaku usaha kecil dan pedagang,” ujarnya.

Kehadiran Presiden Prabowo di Aceh Tamiang menegaskan komitmen pemerintah dalam mempercepat pemulihan wilayah terdampak bencana. Selain bantuan ekonomi, pemerintah juga terus mendorong pembangunan infrastruktur, perbaikan hunian, serta pemulihan sosial masyarakat.

Momentum Idul Fitri dimanfaatkan sebagai sarana mempererat hubungan antara pemerintah dan rakyat. Dalam suasana penuh kemenangan dan kebersamaan, pesan solidaritas dan gotong royong kembali ditekankan sebagai fondasi utama dalam membangun kembali daerah.

Kunjungan ini diharapkan menjadi titik awal percepatan pemulihan Aceh Tamiang. Dengan dukungan penuh dari pemerintah pusat dan semangat masyarakat yang terus terjaga, optimisme untuk bangkit semakin menguat.

Lebaran tahun ini bukan hanya menjadi perayaan kemenangan spiritual, tetapi juga simbol kebangkitan bersama. Kehadiran Presiden Prabowo Subianto dan jajaran kabinet menjadi bukti bahwa negara hadir, mendampingi, dan memastikan masyarakat tetap kuat menghadapi setiap tantangan.

Red-Ervinna
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Presiden Prabowo dan (Mendagri) Tito Karnavian, Rayakan Idul Fitri Bersama Warga Aceh Tamiang, Tegaskan Komitmen Pemulihan Pascabencana

Trending Now