Iklan

Pajak Hajoran "Terkunci" Macet :Angkot dan Becak Parkir Sembarangan, Keberadaan Petugas Dipertanyakan

Redaksi
Kamis, 14 Mei 2026 | Kamis, Mei 14, 2026 WIB Last Updated 2026-05-14T03:03:52Z
TAPANULI TENGAH,DETIKSATU.COM || Kemacetan horor melanda kawasan Pasar (Pajak) Hajoran, Kabupaten Tapanuli Tengah, pada Kamis pagi. Puluhan kendaraan terjebak dalam antrean panjang yang tak bergerak, memicu emosi warga dan pengguna jalan di bawah terik matahari.

Pantauan di lokasi tepat hari kamis pagi 14 Mei 2026 tumpukan kendaraan mengular hingga beberapa meter. Suara bising klakson bersahutan dari para pengemudi yang mulai kehilangan kesabaran. Kondisi ini diperparah dengan tidak terlihatnya satu pun personel Polisi Lalu Lintas (Polantas) maupun petugas Dinas Perhubungan di titik-titik krusial untuk mengurai arus.

Angkot dan Becak Jadi Biang Kerok


Menariknya, kemacetan ini bukan disebabkan oleh pedagang. Berbeda dengan asumsi umum, para pedagang di Pajak Hajoran justru terpantau tertib dan tidak ada yang menggelar lapak hingga memakan bahu jalan.


Biang kerok kesemrawutan justru datang dari perilaku oknum sopir angkutan kota (angkot) dan pengemudi becak. Banyak angkot nekat berhenti lama untuk bongkar muat barang belanjaan dan menaik-turunkan penumpang tepat di badan jalan.

Kondisi semakin diperparah dengan deretan becak yang parkir memakan hampir separuh badan jalan. Ironisnya, saat kemacetan mengunci, para pengemudi becak tersebut justru tidak terlihat di kendaraannya, sehingga becak-becak tersebut menjadi rintangan mati yang menghalangi laju kendaraan lain.

Keluhan Pedas Pengguna Jalan


Kekecewaan mendalam dirasakan oleh para pengguna jalan. Selain faktor cuaca yang panas, ketiadaan petugas yang menindak kendaraan "nakal" tersebut menjadi sorotan utama.

Seorang pengendara motor yang terjebak di tengah kemacetan mengungkapkan kekesalannya dengan nada tinggi. Pria yang enggan disebutkan namanya ini mengaku sangat terganggu karena memiliki urusan mendesak.

"Payah kalau begini terus! Saya mau cepat, buru-buru ada urusan, tapi jalanan macet. Lihat itu, angkot berhenti sesuka hatinya, becak-becak diparkir sampai ke tengah jalan tapi supirnya entah ke mana, nggak kelihatan batang hidungnya. Pengatur lalu lintas satu pun tidak ada yang turun. Kita seperti dibiarkan semrawut begini!" cetusnya dengan wajah memerah menahan gerah.

Situasi Semrawut Tanpa Petugas


Hingga berita ini diturunkan, arus lalu lintas di kawasan Pajak Hajoran masih terpantau. Kendaraan roda dua maupun roda empat saling mengunci di persimpangan akibat penyempitan jalur oleh parkir liar.


Warga mendesak pihak Satlantas Polres Tapanuli Tengah untuk segera turun ke lokasi, bukan hanya untuk mengatur arus, tetapi juga memberikan tindakan tegas terhadap angkutan umum dan becak yang parkir sembarangan. Jika pembiaran ini terus berlanjut, aktivitas ekonomi dan logistik masyarakat di Tapanuli Tengah dipastikan akan terus terganggu.(Jh)
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Pajak Hajoran "Terkunci" Macet :Angkot dan Becak Parkir Sembarangan, Keberadaan Petugas Dipertanyakan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Trending Now