Kelurahan Matras menggelar pertemuan dengan tokoh masyarakat dan pembina Panitia Penerimaan dan Pembongkaran Pasir Timah Kapal Isap Produksi (KIP) di. IUP PT,Timahdi wilayah Laut Matras, yang berlangsung di Kantor Kelurahan Matras, Selasa, 12 Mei 2026 .
Pertemuan ini sebagai tindak lanjut pernyataan sikap warga Matras yang menolak atau tidak menyetujui pengurus lama Penerimaan dan Pembongkaran Pasir Timah Kapal Isap Produksi (KIP) IUP PT. Timah Tbk.
"Kita di sini hanya memfasilitasi saja bahwa ada tuntutan dari warga yang tidak menyetujui pengurusan lama penerimaan dan pembongkaran pasir timah KIP. Hasil pertemuan ini setelah menampung saran dari para pembina yang hadir maka akan dilakukan mediasi kembali antara kedua belah pihak," kata Lurah Matras, Hari Rusman.
Hari melanjutkan, dalam pertemuan yang akan datang seluruh pengurus dan warga yang menolak kepengurusan diharapkan hadir. Sehingga ditemukan solusi terbaik yang tidak hanya menguntungkan salah satu pihak.
"Kita ingin tidak ada masalah lagi di waktu mendatang, kita cari solusi terbaik seperti apa, makanya kita minta semua pihak hadir, sembari seluruh warga menjaga kondusifitas lingkungan kita," ujarnya.
Sementara itu R salah satu perwakilan warga yang menolak kepengurusan KIP diperairan matras saat ini menegaskan jika warga menginginkan dibentuknya pengurus baru untuk Panitia Penerimaan dan Pembongkaran Pasir Timah Kapal Isap Produksi (KIP) IUP PT,Timah diwilayah Laut Matras,
Dikarenakan panitia dibawah ketua Fitri tidak transparan dan minim informasi kepada warga lingkungan matras seperti perpanjangan SK kepengurusan yang mana telah berakhir ditahun 2023 lalu,dan tanpa sepengetahuan kepanitiaan lainnya diperpanjang hingga tahun 2033 dapat perpanjangan sepuluh tahun dan diketahui oleh Tejo lurah matras saat itu,ini aturan dari mana imbunya.
"Intinya warga ingin ada transparansi pengelolaan kegiatan dan informasi kepada warga. Lalu harus ada kejelasan pembagian kompensasi yang terakhir kali diterima masyarakat di tahun 2023 silam. Jadi kita minta pergantian pengurus yang lebih transparan, adil, dan akuntabel,"
ujar R selaku salah satu perwakilan warga
Ditempat yang sama sekcam Sungailiat Farid Anshari meminta kepada masyarakat lingkungan matras agar menjaga stabilitas keamanan jangan sampai terjadi yang tidak kita inginkan
hadir dalam pertemuan tersebut perwakilan dari polres Bangka,perwakilan dari lanal Babel,Danramil Sungailiat,perwakilan dari toko agama dan toko masyarakat matras.
Sementara, Ketua Panitia Penerimaan dan Pembongkaran Pasir Timah Kapal Isap Produksi (KIP) IUP PT, di wilayah Laut Matras, Fitri yang biasa disapa pit hingga berita ini diturunkan dalam upaya konfirmasi.(Ry)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar