BLORA,DETIKSATU.COM || Program Pra TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun 2026 yang dilaksanakan Kodim 0721/Blora mulai menunjukkan dampak nyata di tengah masyarakat. Salah satu sasaran prioritas yang dikerjakan adalah renovasi rumah tidak layak huni (RTLH) milik warga di Desa Sendangwungu, Kecamatan Banjarejo.
Dua rumah yang menjadi sasaran program tersebut masing-masing milik Isnadi, warga RT 04 RW 01 Dukuh Mboto, serta Jumi, warga RT 01 RW 01 dukuh setempat. Sejak Sabtu (11/4/2026), proses pembongkaran kedua rumah itu telah dimulai oleh personel Satgas Pra-TMMD bersama masyarakat.
Kegiatan ini merupakan bagian dari percepatan sasaran fisik menjelang pembukaan resmi TMMD. Sejak pagi, suasana kerja bakti tampak hidup dengan semangat kebersamaan. Personel TNI dan warga saling bahu-membahu, melepas atap dan dinding rumah, sekaligus memilah material lama yang masih dapat dimanfaatkan kembali.
Pembongkaran dipimpin oleh Bati Bhakti TNI Staf Teritorial, Peltu Jasmani. Ia mengatakan, kegiatan tersebut merupakan tahapan awal dari rangkaian program Pra-TMMD yang tengah berjalan di wilayah Kecamatan Banjarejo.
“Pembongkaran ini menjadi bagian dari tahapan Pra-TMMD yang saat ini dilaksanakan. Selanjutnya akan dilanjutkan dengan proses pembangunan secara bertahap,” ujarnya di sela kegiatan.
Menurut dia, pelaksanaan renovasi RTLH tidak hanya berfokus pada hasil akhir berupa bangunan yang lebih layak, tetapi juga mengedepankan semangat gotong royong. Keterlibatan masyarakat dinilai menjadi kunci dalam mempercepat pekerjaan sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan warga.
Kehangatan interaksi terlihat sepanjang kegiatan. Tanpa sekat, aparat dan masyarakat berbagi peran, mencerminkan sinergi yang kuat dalam membangun desa.
Program RTLH dalam TMMD Sengkuyung Tahap II ini diharapkan mampu menghadirkan hunian yang lebih aman, sehat, dan layak bagi penerima manfaat. Lebih dari itu, kegiatan ini juga menjadi ruang untuk menumbuhkan kembali nilai kebersamaan sebagai fondasi pembangunan desa yang berkelanjutan.
Melalui program ini, kehadiran TNI di tengah masyarakat kembali ditegaskan, bukan hanya sebagai penjaga kedaulatan, tetapi juga sebagai bagian dari solusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat.

