Iklan

DPRK Yahukimo Meminta Konflik Horizontal Antara Suku Lani dan Hubla Menahan Diri

Redaksi
Sabtu, 16 Mei 2026 | Sabtu, Mei 16, 2026 WIB Last Updated 2026-05-16T10:23:46Z
Yahukimo, Detiksatu.com || Dewan perwakilan Rakyat kabupaten (DPRK) Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan meminta kepada seluruh masyarakat Suku Lani dan Hubla yang berperang di ibu kota Kabupaten Jayawijaya agar segera dihentikan atau dihimbau agar Kedua bela pihak menahan diri serta berdamai.


Himbauan itu disampaikan pimpinan DPRK dan anggota DPRK Yahukimo setelah mengikuti dan melihat situasi yang terjadi di ibu kota Provinsi Papua pegunungan itu. Yang mana sejauh ini sulit dikendalikan. Karena terjadinya saling serang dan korban jiwa baik pihak suku Hubla Yahukimo dan pihak suku lani Lani jaya.

"Kami Pimpinan DPRK dan sebagai wakil rakyat himbau kepada seluruh masyarakat 51 distrik kabupaten Yahukimo yang berdomisili di provinsi Papua Pegunungan, Kami mengajak untuk kami Menahan diri dalam Perang suku yang terjadi di Wamena," kata Minggituk Kobak, S.Si, Wakil Ketua I DPRK Yahukimo kepada Media Jubi, Sabtu (16/05/2026), di kota Dekai, Yahukimo.


Himbauan dan desakan itu disampaikan anggota DPRK lantaran sejauh ini masih perang dan berlanjut sampai hari ini Jumat 16 Mei 2026 hingga mengalami korban jiwa dan harta benda.

Bahkan Pimpinam dan anggota DPRK kabupaten Yahukimo menhimbau agar peristiwa pertikain perang suku antara Suku Hubla Yahukimo dan Suku Lani Lanijaya tidak merambat ke kabupaten-kabupaten yang lain di Tanah Papua.

"Persoalan yang terjadi di Wamena tidak Berimbas ke kabupaten-kabupaten lain di Papua termasuk di kabupaten Yahukimo. Untuk itu kita sama-sama menjaga Damai Sejahtera yang telah didirikan dari pendiri kabupaten ini kita jaga sama-sama, dan tidak terprovokasi dengan isu-isu Hoax atau tidak benar yang dimunculkan melalui Media Sosial. Dan harus dipastikan situasi yang terjadi, sampaikan kepada keluarga. Sehingga keluarga tidak panik dengan situasi yang terjadi."

Pimpipinan DPRK Yahukimo mengajak menahan diri karena Pembalasan adalah Hak Tuhan.

"Pimpinan lembaga DPRD Kabupaten Yahukimo mengajak kepada seluruh Masyarakat kabupaten Yahukimo untuk menahan diri dan serahkan sepenuhnya Kepada Tuhan yang Maha Kuasa karena pembalasan adalah berasal dari Pada Tuhan," harap Wakil Ketua I DPRK Yahukimo.

Sementara itu Ketua Fraksi Nasdem dan juga ketua Komisi B DPRK Yahukimo Yafet Saram tegas mengatakan bahwa situasi perang yang terjadi di Wamena tidak baik-baik saja. Sehingga perlunya ada keseriusan dari semua pihak untuk mengamankan dituasi. Karena situasi di kota Wamena kabupaten Jayawijaya semakin tidak terkontrol dan terkendali.

"Menyikapi situasi dan kondisi yang perang yang sedang berlangsung di Wamena dari Kemarin Lalu hingga pada hari kemarin kami mendengar begitu banyak korban nyawa, korban rumah dan banyak pengungsian yang terjadi di kota Wamena sebagai ketua Komisi C dan juga ketua Fraksi Nasdem kabupaten Yahukimo sangat menyayangkan," tegas Yafet Saram.

Menurut Saram, Situasi yang terjadi di ibu kota Provinsi Papua pegunungan pada umumnya itu seharusnya dirawat dan dijaga baik.
 Provinsi Papua pegunungan baru saja dimekarkan yang seharusnya pada fokusnya ada dalam perencanaan dalam proses pembangunan yang ada di provinsi Papua pegunungan tetapi kami awali dengan peperangan ini satu hal dan tradisi yang kita memulai dan hal yang paling buruk yang sedang kita awali di Provinsi Papua Pegunungan.

"Untuk itu kami bersama wakil Rakyat Yahukimo meminta kepada Masyarakat kabupaten Yahukimo yang ada di Papua pegunungan untuk kita tidak membalas segala kejahatan tetapi kami menerima dengan semua yang terjadi di Papua pegunungan. Karena Papua pegunungan hadir untuk kita ada dalam satu persatuan sebagai orang Papua. Satu persatuan sebagai orang Papua Pegunungan yang didalamnya ada 8 kabupaten yang hidup sebagai orang Kristen, sebagai Orang Papua, sebagai orang Papua Pegunungan ada dalam satu kasih sayang, Persaudaraan dan Bagimana kita Membangun kebersamaan untuk membangun Papua Pegunungan." Harap Saram Ketua Fraksi Nasdem Yahukimo.


Untuk itu DPRK Yahukimo menghimbau kepada orang Yahukimo dan Lani Jaya yang ada di Wamena untuk tetap Menahan diri. Dan tidak melakukan kejahatan-kejahatan. Saling menerima, saling memaafkan, karena itulah yang dikehendaki oleh Tuhan yang maha Kuasa.(Inggi kogoya)
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • DPRK Yahukimo Meminta Konflik Horizontal Antara Suku Lani dan Hubla Menahan Diri

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Trending Now