Iklan

Plt Kadis Pendidikan Nduga Tegaskan Disiplin Guru dan Prioritaskan Kemajuan Pendidikan

Redaksi
Minggu, 10 Mei 2026 | Minggu, Mei 10, 2026 WIB Last Updated 2026-05-10T10:11:58Z
Kabupaten Nduga, detiksatu.com ||  Papua Pegunungan — Pemerintah Kabupaten Nduga melalui Dinas Pendidikan, Kebudayaan dan Pariwisata menegaskan komitmennya dalam membenahi sektor pendidikan di wilayah Kabupaten Nduga.

Hal itu disampaikan langsung oleh Plt Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Nduga, Otonomi Gwijangge, saat memberikan arahan pendidikan di SMA Negeri 1 Kenyam.

Dalam penyampaiannya, Otonomi menegaskan bahwa pendidikan merupakan prioritas utama yang harus dibangun secara serius dan disiplin karena kondisi pendidikan di Kabupaten Nduga dinilai masih tertinggal dan membutuhkan percepatan pembangunan.

“Pendidikan Kabupaten Nduga harus menjadi perhatian serius dan prioritas bersama.

Kita tidak boleh main-main lagi dengan pendidikan,” tegasnya.
Ia juga meminta seluruh kepala sekolah untuk bersikap tegas terhadap guru yang tidak disiplin menjalankan tugas mengajar.

“Kalau ada guru yang malas datang mengajar dan hanya hadir satu atau dua minggu saja, lebih baik tidak usah mengajar,” ujar Otonomi.

Selain itu, pihaknya menegaskan bahwa pembayaran insentif guru akan disesuaikan dengan kehadiran dan kedisiplinan di tempat tugas.

“Bulan ini terakhir kami bayar insentif penuh. Bulan berikutnya dan seterusnya, guru yang tidak berada di tempat tugas tidak akan menerima insentif,” katanya.

Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut dari surat edaran Bupati yang akan diteruskan ke seluruh jenjang pendidikan mulai dari PAUD, SD, SMP hingga SMA/SMK di Kabupaten Nduga.

Plt Kadis Pendidikan juga menegaskan bahwa guru yang tidak siap bekerja disiplin di Nduga dipersilakan mengajukan pindah tugas ke daerah lain.

Ia memastikan akan melakukan pengecekan kehadiran guru secara langsung hingga ke distrik-distrik seperti Mbua, Wosak dan wilayah sekitarnya.
Dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan, Dinas Pendidikan juga akan menerapkan kurikulum dan pengaturan jam belajar yang lebih maksimal agar siswa mendapat pembelajaran yang cukup.

“Anak-anak harus benar-benar diajar, dilatih dan dibina dengan baik. Pendidikan kita sudah tertinggal sehingga harus dikejar dengan kerja keras, semangat dan disiplin,” ujarnya.

Otonomi juga meminta para orang tua untuk mendukung pendidikan anak dengan memastikan anak tetap bersekolah dan tidak dilibatkan dalam pekerjaan rumah maupun kebun pada jam belajar.

Selain fokus pada kedisiplinan, ia mengaku akan terus berupaya memperbaiki infrastruktur pendidikan meski dengan keterbatasan fasilitas yang ada.

“Kita bisa mulai dari hal sederhana. Kalau belum ada gedung yang memadai, pakai tenda pun tidak masalah, yang penting proses belajar mengajar tetap berjalan,” katanya.

Dalam pidatonya, Otonomi mengungkapkan dirinya telah 18 tahun mengabdi di Kabupaten Nduga sehingga memahami berbagai persoalan pendidikan di daerah tersebut.

Ia mengajak seluruh guru dan masyarakat untuk bersama-sama membangun pendidikan yang berkualitas demi masa depan generasi Nduga yang lebih baik.

“Kita ingin anak-anak kita ke depan lebih hebat dari kita.
Mereka harus mampu membangun sekolah-sekolah yang lebih maju dan berkualitas,” tuturnya.

Di akhir penyampaiannya, Otonomi juga mengungkapkan rencana Pemerintah Kabupaten Nduga untuk menjalin kerja sama dengan sejumlah universitas besar di Indonesia, terutama di bidang penerbangan, kedokteran, kesehatan dan bidang strategis lainnya guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Nduga.( Dani Helucha)
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Plt Kadis Pendidikan Nduga Tegaskan Disiplin Guru dan Prioritaskan Kemajuan Pendidikan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Trending Now