Benarkah Perang Amerika-Israel VS Iran Untuk Membatasi Uranium?

Redaksi
April 04, 2026 | April 04, 2026 WIB Last Updated 2026-04-04T15:39:17Z
Papua,detiksatu.com || sejak awal sebelum perang AS-isreal VS Iran meletus, saya sudah punya kesimpulan bahwa motivasi Trump Dan Netanyahu menyerang Iran bukan soal pengayaan uranium Iran yang katanya diperkaya hingga mencapai 60%. Artinya 40% lagi sudah jadi senjata nuklir. tidak! 

Terbukti satu bulan Sebelum Donald Trump menyerang Iran, Donald Trump mengambil kebijakan kontraversial Dengan menculik persiden Venezuela Nicolas moduro tanpa alasan yang jelas. 

Kebijakan Trump tersebut telah Melanggar kedaulatan negara lain tanpa memandang hukum internasional atau piagam perserikatan bangsa-bangsa (PBB) 

Nicolas moduro yang selama ini dikenal memiliki hubungan dekat dengan Rusia, China, Korea Utara, Iran, telah dituduh oleh Trump terlibat dalam penyeludupan narkoba ke Amerika serikat. 

Narasi keterlibatan Nicolas moduro dalam penyeludupan narkoba ke Amerika dibangun terus menerus oleh Amerika serikat untuk menjadikan sbg alasan memperlancar aksi penculikan terhadap moduro.

Venezuela selama ini memang dikenal karena kaya akan minyak dan gas alam. Salah satu negara Amerika latin yang selama puluhan tahun dipimpin oleh pimpinan berpaham sosialis. 

Kini, Setelah persiden Venezuela ditangkap dan diadili di Amerika, Delcy Rodríguez resmi menjabat sebagai presiden interim atau pemimpin transisi Venezuela. Salah satu orang kepercayaan Trump atau antek Amerika.

Tujuan perubahan rezim Venezuela jelas untuk mempermudah akses masuk bagi Trump Untuk menguasai minyak dan gas alam yang ada di negara Venezuela. 

Selain Venezuela, Trump juga berambisi menguasai Greenland, sebuah wilayah otonomi yg kaya akan minyak dan gas alam yg ada di bawah naungan Kerajaan Denmark Eropa.

Trump meyakinkan kepada negara-negara Eropa (NATO) bahwa pulau tersebut berada dibawah ancaman Rusia. Sebuah asumsi liar tak berdasar yang dibangun oleh Trump hanya karena ingin menguasai minyak dan gas alam di Greenland. 

Namun, ambisi Trump tersebut telah ditolak mentah-mentah oleh sekutu-sekutunya sendiri. 

Kini, selain Iran, Venezuela dan Greenland, perhatian Trump juga tertuju pada Kuba. Salah satu negara komunis di Amerika latin yang kaya akan minyak dan gas alam. 

dibawah pimpinan Miguel Díaz-Canel sejak tahun 2018, Kuba berada dibawah tekanan Amerika serikat dan Akses ekonominya terus diblokade melalui berbagai macam sanksi.

Tujuan Trump beralih ke Kuba selain menggulingkan pemerintahan komunis Kuba karena menganggapnya sebagai negara yg gagal, Trump juga bertujuan untuk mengambil alih minyak dan gas alam yg ada di negara Kuba. 

Disisi lain, Trump ingin menanamkan pengaruh AS di Negara-negara Amerika latin. 


Sumber: F. Chuan

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Benarkah Perang Amerika-Israel VS Iran Untuk Membatasi Uranium?

Trending Now