detiksatu.com

detiksatu.com

Iklan

Dana BOS SD Negeri 4 Blangkejeren Dipertanyakan, APH Diminta Bongkar Transparansi Penggunaan Anggaran

Redaksi
Selasa, 19 Mei 2026 | Selasa, Mei 19, 2026 WIB Last Updated 2026-05-19T05:56:23Z
Gayo Lues.Detiksatu.com || Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SD Negeri 4 Blangkejeren mulai menjadi sorotan publik.Sekolah negeri yang dipimpin berinisial RW itu tercatat menerima ratusan juta rupiah Dana BOS dalam dua tahun terakhir, namun sejumlah item penggunaan anggaran dinilai perlu dibuka secara transparan kepada masyarakat.

Berdasarkan data yang beredar, pada tahun 2025 sekolah tersebut menerima Dana BOS sebesar Rp160.650.000 yang dicairkan dalam dua tahap. Sementara pada tahun 2024, total anggaran yang diterima mencapai Rp117.600.000.Dari rincian penggunaan anggaran, publik menyoroti besarnya alokasi dana pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah. Pada BOS 2025 tahap pertama tercatat sebesar Rp24.943.000 dan tahap kedua Rp17.780.000. Total anggaran pemeliharaan dalam satu tahun mencapai lebih dari Rp42 juta.

Besarnya angka itu memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat.Sejumlah warga meminta pihak sekolah menjelaskan secara rinci bentuk pekerjaan yang telah dilakukan serta kondisi fisik sarana yang diperbaiki menggunakan dana negara tersebut.Kalau memang ada pemeliharaan dengan anggaran puluhan juta rupiah, publik tentu ingin tahu bentuk pekerjaannya apa saja. Karena dana BOS itu uang rakyat,ujar seorang warga kepada awak media.Selasa ( 19/05/2026 )

Selain itu, pembayaran honor juga ikut menjadi perhatian. Pada tahun 2025, anggaran honor tercatat sebesar Rp15.600.000 per tahap. Sedangkan tahun 2024 mencapai Rp21.300.000 per tahap. Publik meminta adanya keterbukaan mengenai jumlah tenaga honor penerima serta dasar pembayaran yang dilakukan pihak sekolah.Tidak hanya itu,masyarakat juga menyoroti minimnya anggaran pengembangan perpustakaan pada beberapa tahap pencairan. Bahkan pada BOS tahap pertama tahun 2025, pengembangan perpustakaan tercatat nihil anggaran.

Kondisi tersebut dinilai kontras dengan kebutuhan peningkatan literasi siswa yang seharusnya menjadi prioritas dalam dunia pendidikan.Pengamat pendidikan menilai keterbukaan informasi publik dalam pengelolaan Dana BOS merupakan kewajiban yang harus dijalankan oleh setiap lembaga pendidikan.Sebab, penggunaan dana negara harus dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka kepada masyarakat.

Publik kini mendesak Aparat Penegak Hukum (APH), inspektorat, serta Dinas Pendidikan Kabupaten Gayo Lues untuk melakukan pengawasan menyeluruh terhadap pengelolaan Dana BOS di sekolah tersebut.Masyarakat berharap pengawasan dilakukan bukan untuk mencari kesalahan, melainkan memastikan anggaran pendidikan benar-benar digunakan sesuai peruntukan demi kepentingan siswa dan peningkatan mutu pendidikan.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak sekolah belum memberikan keterangan resmi meski upaya konfirmasi telah dilakukan. Redaksi tetap membuka ruang klarifikasi dan hak jawab guna menjaga prinsip keberimbangan serta keterbukaan informasi kepada publik.

Reporter : Dir
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Dana BOS SD Negeri 4 Blangkejeren Dipertanyakan, APH Diminta Bongkar Transparansi Penggunaan Anggaran

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Trending Now