Menanti Secercah Harapan di Tanah Negara: Kisah Ibu Andi Rahma dan Asa Kartu Lansia Lutim

April 03, 2026 | April 03, 2026 WIB Last Updated 2026-04-03T03:50:55Z
Luwu Timur,detiksatu.com II Di senja usianya, Ibu Andi Rahma masih menyimpan satu harapan besar kepada Pemerintah Kabupaten Luwu Timur. Tinggal di atas lahan milik pemerintah tanpa rumah pribadi, ia berharap dapat terakomodir dalam Program Kartu Lansia gagasan Bupati Irwan Bachri Syam (Ibas). 

 
Bagi Andi Rahma, bantuan tunai Rp1 juta per bulan bukan sekadar angka, melainkan penyambung hidup yang sangat ia butuhkan. Kepedihan kian terasa saat ia mengenang almarhum suaminya, Syamsu Alam Andi Mangngile, yang hingga akhir hayatnya belum sempat mencicipi bantuan serupa. Kini, ia berharap verifikasi data melalui DTSEN (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial Daerah) dapat memihak pada kondisinya yang benar-benar membutuhkan. 

Bagi Andi Rahma, bantuan yang dijanjikan bukan sekadar angka atau administrasi, melainkan harapan untuk menghabiskan masa tua di bawah atap yang layak. Kini, bola berada di tangan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur untuk membuktikan bahwa janji politik bukan sekadar angin lalu, melainkan komitmen nyata bagi rakyat kecil di Bumi Batara Guru."

[ANDI MARWAN]
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Menanti Secercah Harapan di Tanah Negara: Kisah Ibu Andi Rahma dan Asa Kartu Lansia Lutim

Trending Now