Sumatra Utara detiksatu.com II Nasib pilu dialami oleh seorang kakek lansia berusia 78 tahun, warga Dusun Sibulu Tolang, Kelurahan Sihitang, Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara, Kota Padangsidimpuan.
Hingga saat ini, kakek yang sudah renta tersebut mengaku belum pernah menerima satu rupiah pun bantuan sosial maupun bantuan bencana yang seharusnya disalurkan oleh Pemerintah Daerah (Pemda).
Padahal, kondisi rumah dan kehidupannya sangat memprihatinkan dan sangat membutuhkan uluran tangan dari pemerintah.
"SAYA MINTA TOLONG BAPAK PRESIDEN PRABOWO, LIHAT NASIB SAYA"
Dalam percakapan dengan awak media, dengan suara bergetar dan mata berkaca-kaca, kakek tersebut menyampaikan keluh kesahnya.
"Pak, umur saya sudah 78 tahun. Badan sudah tidak kuat bekerja. Rumah juga sudah reyot. Selama ini saya dengar-dengar ada bantuan dari pemerintah, ada bantuan dari pusat, tapi sampai sekarang tangan saya belum pernah memegang uang bantuan itu sama sekali," keluhnya dengan nada sedih.
"Saya tidak tahu kenapa nama saya tidak pernah masuk dalam daftar penerima. Padahal tetangga yang lain ada yang dapat. Saya hanya bisa berdoa dan memohon kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto, tolong lihat nasib kami yang tertinggal ini. Tolong turunkan tanganmu Bapak Presiden, kami sangat menderita di sini," tambahnya memelas.
DIDUGA TERJADI KETIDAKADILAN PENYALURAN
Kasus ini kembali menimbulkan tanda tanya besar di tengah masyarakat. Mengapa warga lansia yang jelas-jelas masuk kategori sangat membutuhkan, justru terabaikan?
Banyak pihak menduga bahwa terjadi ketidakadilan atau kesalahan data dalam penyaluran bantuan di tingkat daerah, sehingga hak rakyat kecil terutama para lansia justru tidak tersentuh.
Masyarakat berharap agar Pemerintah Pusat melalui Kementerian Sosial atau tim khusus dapat turun tangan mengecek data di lapangan, agar bantuan yang sudah dianggarkan benar-benar sampai ke tangan yang berhak, bukan hilang atau disalahgunakan.
TUNTUTAN MASYARAKAT
Warga sekitar juga membenarkan pernyataan kakek tersebut. Mereka menuntut agar Dinas Sosial dan pihak terkait segera melakukan verifikasi ulang data penerima manfaat.
"Kasihan Pak, sudah tua, sakit-sakitan, tidak dapat apa-apa. Ini kan hak dia sebagai rakyat. Kami minta Pemda jangan pilih-pilih kasih, tolong adil dalam menyalurkan bantuan," ujar salah satu warga setempat.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak Pemerintah Kota Padangsidimpuan terkait keluhan warga lansia ini.

