detiksatu.com

Iklan

Iklan

Bangun Generasi Berilmu dan Berakhlak, Penyuluh Agama Islam Isi Tausiah di MTsN 26 Kepulauan Seribu

Redaksi
Rabu, 20 Mei 2026 | Rabu, Mei 20, 2026 WIB Last Updated 2026-05-20T03:45:37Z
Jakarta,detiksatu.com || Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, Tatang ZM kembali melaksanakan kegiatan pembinaan keagamaan melalui partisipasinya dalam kegiatan rutin sholat dhuha berjamaah di MTs Negeri 26 Kepulauan Seribu Kampus C, Pulau Kelapa, Selasa pagi (19/5/2026).


Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut diikuti oleh para siswa kelas 7 dan 8 MTs Negeri 26 Kepulauan Seribu serta para guru yang hadir. Sholat dhuha berjamaah dipimpin oleh Abdulrahman selaku imam bersama para pengurus dan ustadz setempat. Suasana religius dan penuh semangat tampak menyelimuti kegiatan yang menjadi bagian dari pembinaan karakter keagamaan di lingkungan madrasah.


Usai pelaksanaan sholat dhuha berjamaah, Tatang ZM mendapat undangan langsung dari pihak madrasah untuk memberikan tausiah dan pencerahan keagamaan kepada para siswa atas nama Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Seribu. Tausiah tersebut disampaikan sebagai bentuk motivasi spiritual dan penyegaran rohani bagi para peserta didik.


Dalam tausiahnya, Tatang ZM mengangkat tema tentang pentingnya mencari ilmu dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Ia menegaskan bahwa menuntut ilmu merupakan kewajiban bagi setiap muslim, khususnya bagi generasi muda yang sedang menempuh pendidikan.


“Ilmu adalah cahaya kehidupan. Anak-anak harus semangat belajar karena orang yang mencari ilmu akan dimuliakan oleh Allah SWT. Namun ilmu yang didapat juga harus diamalkan agar menjadi ilmu yang bermanfaat dan membawa keberkahan,” ujarnya di hadapan para siswa.


Selain menekankan pentingnya ilmu, Tatang ZM juga mengingatkan bahwa keberkahan dalam belajar sangat erat kaitannya dengan sikap hormat kepada guru dan orang tua. Menurutnya, adab merupakan kunci utama agar ilmu yang dipelajari dapat membawa manfaat dan kemuliaan dalam kehidupan.


“Hormat kepada guru dan berbakti kepada orang tua adalah bagian dari keberkahan ilmu. Anak yang menjaga adab kepada gurunya akan lebih mudah menerima ilmu dan mendapatkan keberkahan dalam hidupnya,” tuturnya.


Ia juga mengajak para siswa untuk menjadikan sholat dhuha dan ibadah berjamaah sebagai kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, kegiatan keagamaan di sekolah tidak hanya membentuk kedisiplinan, tetapi juga memperkuat akhlak dan spiritual para siswa sejak dini.


Kegiatan tersebut mendapat sambutan antusias dari para siswa maupun pihak madrasah. Para peserta tampak serius menyimak materi tausiah yang disampaikan dan termotivasi untuk lebih giat belajar serta meningkatkan akhlak kepada guru dan orang tua.


Melalui kegiatan pembinaan dan tausiah keagamaan ini, diharapkan para siswa MTs Negeri 26 Kepulauan Seribu tidak hanya memiliki semangat dalam menuntut ilmu, tetapi juga mampu mengamalkan ilmu yang dimiliki dengan tetap menjunjung tinggi adab, akhlak, dan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Bangun Generasi Berilmu dan Berakhlak, Penyuluh Agama Islam Isi Tausiah di MTsN 26 Kepulauan Seribu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Trending Now