Iklan

Bantahan Eggi Sudjana soal Tuduhan Mengakui Ijazah Jokowi Asli dan Minta Maaf

Redaksi
Sabtu, 16 Mei 2026 | Sabtu, Mei 16, 2026 WIB Last Updated 2026-05-16T02:53:20Z
Jakarta,detiksatu.com || Saya Eggi Sudjana, mantan Ketua TPUA (Tim Pembela Ulama dan Aktivis), menyampaikan klarifikasi terkait tuduhan yang menyebut saya pernah menyatakan ijazah SMA Jokowi asli dan meminta maaf.

1. Soal pengakuan ijazah asli*

Saya tegaskan untuk yang kesekian kali saya tidak pernah menyatakan ijazah Jokowi asli*. Pernyataan hoaks dari beberapa orang yang beredar publis adalah kontradiktif dengan apa yang pernah saya sampaikan:  
> "Ijazah SMA asli Jokowi belum pernah saya lihat."

Pernyataan ini sudah berulang saya pernah sampaikan secara konsisten serta empirik yakni dalam berbagai kesempatan diantaranya beberapa kali by podcast, bahwa:

- 3 kali persidangan gugatan terkait ijazah SMA Jokowi di PN Jakarta Pusat
- Saat menjadi kuasa hukum Bambang Tri di PN Solo 
- Saat TPUA menggugat ijazah S1 Jokowi di PN Jakarta Pusat tahun 2024
- Saat mendatangi kediaman Jokowi di Solo pada 8 Januari 2026

Alasan logika dan perspektif hukum, tidak mungkin saya dapat atau dibenarkan secara hukum menyatakan bahwa; " ijazah Jokowi asli jika objeknya sendiri realitas original tidak pernah diperlihatkan kepada saya?"

*2. Soal saksi dan publikasi*
 
Terkait substansi pernyataan tersebut yang sudah saya publikasikan beberapa kali, nyata nyata faktual kejadian dari pernyataan hukum ini juga memang disaksikan oleh pengunjung sidang dan pengacara lain, termasuk Damai Hari Lubis (DHL) yang saat itu menjabat Sekjen/Koordinator Advokat TPUA dan juga konseptor gugatan dan konseptor pelaporan di DUMAS MABES POLRI.

Poinnya: dalam sidang 2022, sidang pidana Bambang Tri dan Gus Nur 2023, serta gugatan S1 2024 di PN Jakpus, ijazah asli yang digugat tidak pernah diperlihatkan.

*3. Soal permintaan maaf*  

JELAS, TEGAS dan KERAS membantah pernah meminta maaf terkait masalah ijazah Jokowi. Baik pada saat ke rumah Jokowi pada 8 Januari 2026 bersama DHL dan beberapa orang diantarànya ada Pihak Penyidik dan *PROJO (JOKOWI LOVER)*, dan nyata kami saat itu juga tidak diperlihatkan ijazah SMA maupun S1, karena Saya dan DHL terkait khusus keseluruhan gugatan yang dilakukan oleh TPUA dibawah kempimpinan saya, bahkan termasuk terhadap laporan pidana oleh TPUA di DUMAS Mabes POLRI pada 9 Desember 2024 sekali lagi saya tidak menyampaikan permintaan maaf oleh sebab saya individu dan TPUA sebagai kelompok masyarakat bangsa Indonesia dilindungi oleh berbagai sistim hukum dan perundang-undangan khususnya tentang Peran Serta Masyarakat termasuk oleh Undang- Undang Advokat dan UU. LPSK.

*Intinya*: Saya Eggi menyatakan posisi hukumnya tetap bahwa saya tidak pernah melihat ijazah asli yang dipersoalkan, sehingga tidak pernah menyatakan ijazah itu asli maupun meminta maaf atas hal tersebut.
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Bantahan Eggi Sudjana soal Tuduhan Mengakui Ijazah Jokowi Asli dan Minta Maaf

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Trending Now