Kegiatan seminar dibuka Kepala MAN 6 Jakarta Timur, Retno, didampingi dosen pembimbing UHAMKA, Wulan. Seminar tersebut menjadi bagian dari program pengembangan peserta didik agar memiliki kemampuan adaptif, kreatif, dan mandiri dalam menghadapi tantangan ekonomi dan dunia kerja.
Dalam sambutannya, Retno menyampaikan bahwa pendidikan kewirausahaan penting diberikan kepada generasi muda sejak dini sebagai bekal membangun kemandirian ekonomi di masa depan.
“Madrasah harus mampu melahirkan generasi yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan dan akhlak, tetapi juga memiliki semangat kewirausahaan, kreativitas, dan keberanian menghadapi tantangan zaman,” ujar Retno.
Sementara itu, dosen pembimbing UHAMKA, Wulan, menyampaikan bahwa seminar tersebut merupakan bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung penguatan kapasitas generasi muda melalui edukasi kewirausahaan.
Ia menilai kolaborasi antara perguruan tinggi dan madrasah penting dilakukan untuk memperluas wawasan peserta didik mengenai dunia usaha dan peluang ekonomi kreatif.
Materi seminar disampaikan oleh narasumber Muhammad Sani yang membagikan pengalaman sebagai pelaku usaha kepada para peserta. Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya keberanian mencoba, kreativitas, dan sikap pantang menyerah dalam membangun usaha sejak usia muda.
“Sebagai anak muda, kita harus mulai mencoba dan jangan takut gagal. Dalam setiap kegagalan pasti ada jalan menuju keberhasilan,” ungkap Muhammad Sani.
Ia juga menjelaskan bahwa tantangan dunia usaha saat ini membutuhkan generasi muda yang adaptif, percaya diri, dan mampu menciptakan peluang secara mandiri.
Selama kegiatan berlangsung, para siswa tampak antusias mengikuti seminar dan aktif berdiskusi terkait strategi memulai usaha, membangun kepercayaan diri dalam berbisnis, hingga tantangan usaha di era digital.
Salah satu peserta seminar, Muhammad Erdinan, mengaku memperoleh motivasi baru setelah mengikuti kegiatan tersebut.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat karena kami mendapatkan pengalaman dan motivasi langsung dari pelaku usaha. Saya jadi lebih percaya diri untuk mulai belajar berwirausaha sejak sekarang,” ujar Erdinan.
Melalui seminar kewirausahaan tersebut, MAN 6 Jakarta Timur terus memperkuat komitmen menghadirkan pendidikan yang berdampak bagi peserta didik melalui penguatan literasi kewirausahaan dan pengembangan karakter mandiri.
Kegiatan kolaboratif bersama UHAMKA itu juga menjadi bagian dari upaya mendukung transformasi pendidikan madrasah yang adaptif terhadap perkembangan zaman serta mendorong lahirnya generasi produktif dan berdaya saing.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar