Kandis,detiksatu.com || Sejumlah Tenaga Kerja Kesehatan, (Nakes, red), RSUD Kandis akhirnya menerima pembinaan secara internal setelah sebelumnya didapati melakukan berkaraoke ria dan berdendang yang disiarkan live melalui tiktok dengan akun Unisegeh.
Sejumlah foto, di screenshot dan di posting ulang oleh akun Facebook Senopati Kandis dengan kalimat, "Tenaga Kesehatan Kecamatan Kandis Diduga Habiskan Waktu Jam Kerja Dengan Giat Live Berdendang & Bergoyang Ria Di Tiktok," selasa, (19/05/26). Sontak postingan itu mendapatkan puluhan komentar dan diketahui dibaca setidaknya 86.000 pasang mata.
Prihal Nakes yang live berkaraoke ria di tiktok dengan menggunakan seragam kerja, dihari yang sama telah disampaikan pada Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Dr. Handri M,Km. Klimaksnya, pada Kamis, (21/05/26), pihak RSUD keluarkan pernyataan sebagai berikut,
"Terima kasih atas kritik dan kepeduliannya Bapak/Ibu.
Kami sudah menerima masukan terkait video rekan-rekan yang melakukan live dan bernyanyi bersama menggunakan baju dinas di luar jam kerja. Kami memahami bahwa hal tersebut menimbulkan kesan kurang pantas di mata masyarakat.
Perlu kami sampaikan, kegiatan tersebut dilakukan di luar jam dinas dan tidak mengganggu pelayanan.
Namun, kami sepakat bahwa penggunaan atribut dinas harus tetap dijaga marwahnya kapan pun dan di mana pun.
Kami sudah melakukan pembinaan internal kepada seluruh pegawai dan memberikan peringatan kepada yang bersangkutan, agar lebih bijak menggunakan atribut dinas dan penggunaan media sosial. Kritik ini sangat berharga untuk perbaikan kami ke depan.
Sekali lagi mohon maaf atas ketidaknyamanannya dan kami ucapkan terimakasih," tulis RSUD Kandis.
Walau tidak diketahui secara pasti pembinaan internal sebagaimana yang dimaksud, kiranya hal ini dapat dijadikan pembelajaran dan bilamana perlu dapat dijadikan bahan pertimbangan sewaktu perpanjangan SK P³K paruh waktu para Nakes. (Red)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar