Harga Pokok Ekonomi Tidak Stabil di Kabupaten Jayawijaya, provinsi Papua Pegunungan: Tantangan dan Dampaknya

Redaksi
Maret 25, 2026 | Maret 25, 2026 WIB Last Updated 2026-03-25T13:36:08Z
foto:Ketua Umum Pemuda Bulan Bintang Papua Pegunungan, Abinus Kuwan (narasumber)

Wamena, detiksatu.com || Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, menghadapi tantangan serius terkait ketidakstabilan harga pokok ekonomi. Fluktuasi harga bahan pokok seperti beras, sayur, daging sapi, ayam dan lainNya telah mempengaruhi kehidupan masyarakat lokal.

Harga yang tidak stabil ini disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk kesulitan akses transportasi, kurangnya infrastruktur, dan perubahan musim. Masyarakat Jayawijaya sangat bergantung pada impor bahan pokok dari luar daerah, sehingga rentan terhadap perubahan harga.

Dampaknya, masyarakat Jayawijaya kesulitan dan mengalami krisis ekonomi memenuhi kebutuhan dasar, terutama mereka yang berpendapatan rendah. Pemerintah daerah perlu mengambil langkah strategis untuk menstabilkan harga pokok dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 


Saya melihat dalam satu hari pengimporan barang dan jasa melalui jalan darat 10 sampai 20 truk yang masuk di Wamena namun harga ekonominya masih belum stabil 
Makan itu pemerintah Jayawijaya perlu mengambil tegas untuk meninjau harga pokok di setiap toko yang ada di Jayawijaya
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Harga Pokok Ekonomi Tidak Stabil di Kabupaten Jayawijaya, provinsi Papua Pegunungan: Tantangan dan Dampaknya

Trending Now