Sigi, Detiksatu.com II Di tetapkannya Desa Binangga Kecamatan Marawola Kabupaten Sigi sebagai pilot project dalam penataan kawasan perkumuan menjadi angin segar bagi pemerintah desa. Sebab dari seluruh desa di Sulawesi Tengah lebih khusus di Sigi sejumlah 176 desa punya keinginan yang sama menerima program ini.
Moh. Ridwan Kepala desa Binangga saat di temui media ini di kediamannya ia katakan bahwa syukur Alhamdulillah desa Binangga menjadi pilot project tahun 2026 dan saya mewakili masyarakat berterima kasih kepada Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Gubernur Sulawesi Tengah dan Bupati Kabupaten Sigi. Ucapnya, Minggu, 12 April 2026
Sebab program Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menyediakan hunian layak dan terjangkau, meningkatkan kualitas rumah tidak layak huni (RTLH) bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dengan bantuan dana material dan tenaga kerja dan memperbaiki prasarana, sarana, dan utilitas umum di lingkungan permukiman kumuh ini seperti "kejatuhan durian runtuh" demikian kata kades dalam wawancara,
Lebih lanjut Kata Moh. Ridwan, kalau hanya mengharapkan Dana Desa tidak mungkin semua tertanggulangi ini membutuhkan anggaran yang besar. Anggaran Dana Desa saja sudah di plot plot peruntukannya tidak bisa sembarang mengeluarkan pembiayaan.
Dan Alhamdulillah desa Binangga mendapatkan program penataan kawasan kumuh berbasis pendampingan usaha ekonomi masyarakat makanya pemerintah desa Binangga berharap bisa memaksimalkan masyarakat yang mendapatkan bantuan berdasarkan data desil warga miskin. Tutupnya Moh. Ridwan
Program penataan permukiman adalah upaya sistematis dan partisipatif untuk meningkatkan kualitas fisik, lingkungan, dan sosial-ekonomi suatu hunian, khususnya dalam menanggulangi permukiman kumuh menjadi kawasan layak huni, sehat, dan produktif. Program ini berfokus pada perbaikan sarana prasarana dasar (seperti air bersih, sanitasi, jalan lingkungan) serta penataan struktur peruntukan lahan
Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) berfokus pada penataan perumahan melalui program utama 3 Juta Rumah, bedah rumah (BSPS), dan penataan kawasan kumuh. Program ini menekankan peningkatan kualitas hunian layak, subsidi pembiayaan bagi MBR, serta sinergi dengan Pemda dan pemanfaatan lahan strategis

