Sumatra Utara, detiksatu.com || Penderitaan warga korban banjir bandang di wilayah Tapanuli Selatan ternyata belum berakhir. Kali ini, sorotan tertuju pada Desa Batuhoring, Kecamatan Batang Toru, di mana salah seorang warga mengaku sama sekali belum menerima bantuan apa pun sejak bencana melanda akhir November 2025 lalu.
15/04/2026.
Air Mata & Harapan yang Pudar
Dalam percakapan dengan tim media detiksatu.com, warga tersebut menceritakan betapa beratnya kehidupan yang mereka jalani saat ini. Rumah, harta benda, dan ladang tempat mereka mencari nafkah hancur tersapu banjir bandang dan material lumpur.
"Pak, kami sudah hampir 5 bulan menunggu. Semua barang-barang kami habis terbawa arus. Tapi sampai hari ini, kami tidak pernah menerima bantuan sama sekali, tidak sepeser pun, tidak makanan, tidak uang, tidak apa-apa," ujarnya dengan suara bergetar.
Ia pun mengaku sudah putus asa dan kini hanya menaruh harapan terakhir kepada Bapak Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
"Kami tahu Bapak Presiden sangat peduli dan sudah mengirimkan bantuan besar-besaran untuk kami. Tapi kenapa sampai ke tangan kami tidak ada yang sampai? Kami mohon sekali, tolong sampaikan keluhan kami kepada Bapak Presiden. Kami butuh uluran tangan-Nya untuk bisa bertahan hidup," tambahnya memohon.
Dimana Bantuan yang Seharusnya Sampai?
Kasus ini semakin menguatkan dugaan yang selama ini beredar luas di masyarakat, bahwa ada ketidakberesan dalam penyaluran bantuan bencana di wilayah Tapanuli Selatan.
Padahal, Presiden Prabowo Subianto sendiri pernah hadir langsung di lokasi bencana di Kecamatan Batang Toru pada akhir Desember 2025 lalu dan menjanjikan perhatian penuh serta pemulihan yang cepat bagi para korban.
Pertanyaan besar yang kini menggantung:
- Mengapa warga di Desa Batuhoring bisa "terlupakan" dan tidak mendapatkan apa-apa?
- Apakah ada kesalahan data, atau justru ada praktik penyimpangan dalam distribusi bantuan?
- Dimana tanggung jawab pihak terkait yang seharusnya memastikan bantuan sampai ke yang berhak?
Tuntutan Kepada Pemerintah:
1. CEK LANGSUNG KE LAPANGAN! Jangan hanya mengandalkan laporan dari bawah. Datang dan temui langsung warga di Desa Batuhoring.
2. PASTIKAN SEMUA KORBAN DAPAT! Tidak boleh ada yang tertinggal, apalagi yang "dihilangkan" dari daftar penerima.
3. USUT TUNTAS! Jika terbukti ada oknum yang menahan atau menyalahgunakan bantuan rakyat, harus diproses hukum dengan tegas.
Catatan Redaksi
Redaksi detiksatu.com sangat prihatin mendengar keluhan pedih warga Desa Batuhoring. Kami berharap suara mereka bisa didengar oleh pihak yang berwenang, terutama Bapak Presiden Prabowo Subianto, agar segera ada tindakan nyata dan bantuan yang nyata sampai ke tangan mereka yang benar-benar membutuhkan.
Keadilan harus ditegakkan, dan rakyat tidak boleh dibiarkan menderita sendirian!
"Rakyat menanti kebenaran dan keadilan, tolong kami Pak Presiden Prabowo Subianto!"
Sumber :
1. Pengakuan Langsung Warga Korban Banjir Desa Batuhoring
2. Hasil Investigasi Lapangan